Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PENDIDIKAN · 22 Sep 2023 21:28 WIB ·

Plafon Kelas Runtuh di Karawang, Siswa Selamat Saat Istirahat


					Plafon Kelas Runtuh di Karawang, Siswa Selamat Saat Istirahat Perbesar

Karawang [DESA MERDEKA] – Kehebohan melanda Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tambaksari 2, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang, pagi tadi sekitar pukul 09.30 WIB. Sebagian plafon ruang kelas 5 tiba-tiba ambruk, menimbulkan kepanikan di lingkungan sekolah. Beruntungnya, insiden ini terjadi saat jam istirahat sehingga tidak ada satu pun siswa yang mengalami luka-luka.

“Saat kejadian, anak-anak sedang berada di luar kelas untuk istirahat. Tiba-tiba kami mendengar suara gemuruh yang keras, dan seketika plafon ruang kelas 5 langsung runtuh,” ungkap Asep Hikmat, S.Pd., salah seorang guru di SDN Tambaksari 2, menggambarkan situasi mencekam tersebut. Runtuhan plafon menimpa meja, kursi, serta berbagai peralatan sekolah yang berada di dalam ruangan.

Akibat insiden ini, kegiatan belajar mengajar di ruang kelas 5 terpaksa dihentikan untuk sementara waktu. Puing-puing material plafon yang berserakan di seluruh ruangan menjadikan kelas tersebut tidak aman dan tidak layak untuk digunakan hingga proses pembersihan dan perbaikan selesai.

Kepala Sekolah SDN Tambaksari 2, Bu Eni, menjelaskan bahwa bangunan sekolah tersebut terakhir kali mendapatkan renovasi pada tahun 2019. “Kami cukup terkejut karena baru empat tahun direnovasi, sebagian plafon sudah runtuh. Kami menduga ada permasalahan pada kualitas bahan bangunan yang digunakan saat renovasi,” tuturnya dengan nada prihatin.

Pihak sekolah telah segera melaporkan kejadian ini kepada Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan (Korwilcambidik) Kecamatan Tirtajaya untuk diteruskan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang. Mereka berharap agar pihak terkait dapat segera mengambil tindakan cepat untuk melakukan perbaikan sehingga kegiatan belajar mengajar di SDN Tambaksari 2 dapat kembali berjalan normal seperti sedia kala.

Dampak dari insiden runtuhnya plafon ini tidak hanya mengganggu kelancaran proses belajar mengajar. Pihak sekolah juga mengalami kerugian materiil yang diperkirakan mencapai sekitar Rp 15 juta. Kerugian ini meliputi kerusakan berbagai peralatan sekolah yang tertimpa reruntuhan dan kebutuhan untuk mengganti plafon yang ambruk.

Masyarakat di sekitar lingkungan sekolah turut menyampaikan keprihatinan mereka atas kejadian ini. Mereka berharap agar pemerintah daerah segera mengambil langkah-langkah konkret untuk memperbaiki kondisi bangunan sekolah. “Anak-anak kita membutuhkan lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Kejadian ini tentu membuat kami khawatir,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Insiden di SDN Tambaksari 2 ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak mengenai krusialnya perawatan dan pemeliharaan bangunan sekolah secara berkala. Bangunan sekolah yang layak dan terawat dengan baik akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga sekolah, sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung secara optimal.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 68 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sinergi Gotong Royong Wali Murid Warnai Kelulusan SDN Bantarjaya 05 Bekasi

24 Juni 2026 - 13:14 WIB

DPRD Sumbar Rancang Pendidikan Desa Berstandar Global

17 Juni 2026 - 15:24 WIB

Membangun SDM Desa, Investasi Lebih Berharga dari Beton

12 Juni 2026 - 10:35 WIB

Peran Guru Desa Jaga Kesehatan Mental Siswa

12 Juni 2026 - 10:25 WIB

Evaluasi Makan Bergizi Gratis di Malaka: Tantangan dan Harapan

9 Juni 2026 - 13:59 WIB

Jombang Pastikan Program Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

9 Juni 2026 - 00:02 WIB

Trending di PENDIDIKAN