Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

POLITIK · 12 Okt 2025 21:48 WIB ·

Wakil Ketua DPRD Padang Berang: Warga Kelok Kuranji Terisolir!


					Wakil Ketua DPRD Padang Berang: Warga Kelok Kuranji Terisolir! Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Osman Ayub, menunjukkan reaksi keras saat meninjau pemasangan tiang listrik di Kelok Kuranji, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, pada Sabtu (11/10/2025). Peninjauan ini dipicu oleh laporan warga mengenai kondisi kampung yang sudah puluhan tahun terisolasi, tanpa aliran listrik resmi dan akses jalan yang layak.

Kondisi miris ini membuat Osman Ayub berang. Ia menemukan bahwa sebagian warga terpaksa merentang kabel listrik sepanjang 600 meter melintasi sawah dan ladang menggunakan tiang penyangga dari bambu. Selain masalah penerangan, akses jalan di Kelok Kuranji masih berupa tanah, padahal masyarakat telah menghibahkan tanah mereka untuk pembangunan jalan.

“Masa iya, masih ada di pusat kota Padang masyarakatnya belum menikmati penerangan listrik dan jalan yang mulus? Kan tidak bagus,” ujar Osman Ayub dengan nada tegas dan wajah memerah.

Secara politis, Ayub menegaskan bahwa dirinya tidak memandang wilayah Dapil (Daerah Pemilihan) dalam menjalankan tugas. Ia menekankan bahwa uang yang ada di APBD Kota Padang adalah uang rakyat yang wajib dikembalikan kepada rakyat, tanpa memandang batas administrasi politik.

“Secara politik tidak berbicara hal yang demikian ini dapil si anu, bagi saya tidak mau tahu yang penting Kota Padang ini bebas dari terisolir,” tegasnya.

Politisi ini melihat potensi besar di kawasan tersebut. Ia menyebutkan bahwa jika jalan dari Kelok Kuranji menuju Pasalalang dibenahi, manfaatnya akan sangat besar, bahkan berpotensi menjadi objek wisata alam dan area olahraga. Hal ini juga akan mempermudah masyarakat dalam membawa hasil pertanian mereka.

Tidak menunggu lama, Osman Ayub langsung melakukan intervensi cepat. Ia seketika menghubungi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang melalui telepon seluler untuk segera membenahi akses jalan tersebut.

Di lokasi, tokoh masyarakat setempat, ninik mamak Kamarudin (Mak Angah) dan Muis dari RT08, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam. Mak Angah mengungkapkan rasa harunya melihat penantian panjang mereka akhirnya terwujud.

“Alhamdulillah, penantian yang sangat panjang itu sudah terwujud berkat bantuan Wali Kota Padang Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Padang Buya Maigus Nasir, ditandai dengan pemasangan tiang listrik,” ucap Mak Angah dengan mata berkaca-kaca penuh haru.

Mak Angah menambahkan bahwa kondisi terisolasi ini terungkap setelah seorang warga, Anto Pusaka (Anto Naga), secara tak sengaja mendengar keluhan warga dan langsung meninjau lokasi. Kejadian ini akhirnya memicu perhatian dari anggota DPRD yang berujung pada tindakan nyata Pemerintah Kota Padang.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 67 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menembus Tembok Parlemen: Ikhtiar Politik Perempuan Minang

15 Oktober 2026 - 20:52 WIB

Mengapa Plh Kades Dukuh Subang Tebar Peringatan Netralitas?

8 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Gelombang Gen Z Guncang Benteng Petahana Desa Tamansari

20 September 2026 - 18:26 WIB

Peta Senyap di Karanghaur: Menakar Realitas Politik Panggung Desa

16 September 2026 - 16:15 WIB

Fraksi PDI Perjuangan-PKB Sampaikan Pandangan Umum terhadap Ranperda Perubahan APBD Sumbar 2026

15 September 2026 - 19:48 WIB

Saat Sirene Pemilu Padam, Advokasi Kaum Akar Rumput Menyala

30 Juli 2026 - 22:23 WIB

Trending di POLITIK