Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

EKONOMI BISNIS · 6 Mar 2026 11:55 WIB ·

KAI Purwokerto Siapkan Frontliner Jago Bahasa Isyarat Lebaran


					KAI Purwokerto Siapkan Frontliner Jago Bahasa Isyarat Lebaran Perbesar

Purwokerto, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, PT KAI Daop 5 Purwokerto melakukan terobosan layanan yang lebih manusiawi. Sebanyak 70 petugas garda terdepan (frontliner) kini dibekali kemampuan khusus berkomunikasi dengan penyandang disabilitas, termasuk penguasaan Bahasa Isyarat Indonesia (SIBI). Pelatihan ini bertujuan memastikan pemudik difabel mendapatkan pengalaman perjalanan yang setara, aman, dan tanpa hambatan komunikasi.

Para petugas yang terdiri dari kondektur, pramugara/pramugari, hingga customer service dilatih secara intensif oleh instruktur dari Yayasan Kesejahteraan Usaha Tama (Yakut). Fokus utamanya adalah memahami perbedaan antara tuli berat (deaf) dan gangguan pendengaran (hard of hearing), serta mempraktikkan percakapan dasar kereta api menggunakan isyarat tangan.

Lebih dari Sekadar Angkutan Lebaran
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menegaskan bahwa pelatihan ini adalah bentuk nyata transformasi layanan yang inklusif. Mengingat lonjakan penumpang saat Lebaran biasanya sangat tinggi, petugas dituntut lebih peka terhadap kebutuhan khusus pelanggan.

“Petugas kami adalah wajah perusahaan. Sangat penting bagi mereka untuk tidak hanya ramah, tapi juga mampu berinteraksi dengan pelanggan disabilitas secara optimal, mulai dari proses check-in hingga pendampingan naik-turun gerbong,” jelas As’ad, Kamis (5/3/2026).

Fasilitas Ramah Difabel di Stasiun
Selain peningkatan kapasitas SDM, KAI Daop 5 juga telah memperkuat infrastruktur fisik di stasiun-stasiun wilayah Purwokerto. Hal ini dilakukan untuk mendukung kemandirian penumpang berkebutuhan khusus selama berada di area stasiun.

Fasilitas Inklusif Fungsi & Kegunaan
Guiding Block Ubin pandu bertekstur untuk penyandang tunanetra
Ramp & Lift Prioritas Jalur landai untuk pengguna kursi roda dan lansia
Toilet & Kursi Prioritas Desain khusus dengan aksesibilitas luas di ruang tunggu

Komitmen Transportasi untuk Semua
Melalui pelatihan alfabet A-Z hingga angka dalam bahasa isyarat, KAI ingin menghapus sekat komunikasi di atas kereta api. Langkah ini menjadi standar baru dalam menyambut Angkutan Lebaran 2026, di mana kereta api diharapkan benar-benar menjadi moda transportasi yang bisa diakses dengan mudah dan nyaman oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 64 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KUB PMPL Desak KPPU Usut Jerat Utang PT PCP di Kaltara

16 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Data BPS Diabaikan, Pelatihan UMKM Sumbar Terjebak Rutinitas Seremonial

13 Oktober 2026 - 06:15 WIB

Mengubah Layanan UMKM Sumbar Menjadi Produk Laris Manis

9 Oktober 2026 - 21:36 WIB

Stimulan Rp115 Miliar Sumbar: Proyek Mubazir Tanpa Pembeli Siaga?

3 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Membedah “Karpet Merah” Ekosistem Kendaraan Listrik di Ranah Minang

2 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Paramadina Dorong Pemuda Cerdas Finansial dan Amankan Data

3 September 2026 - 06:03 WIB

Trending di EKONOMI BISNIS