Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

RAGAM · 30 Mei 2025 16:06 WIB ·

Gapura Megah, Semangat Membara di Bungurmekar


					Gapura megah yang menjadi penanda Desa Bungurmekar, simbol kemajuan dan semangat gotong royong warga. Perbesar

Gapura megah yang menjadi penanda Desa Bungurmekar, simbol kemajuan dan semangat gotong royong warga.

Lebak [DESA MERDEKA]Sebuah inisiatif pembangunan desa di Lebak tengah menjadi sorotan. Pembangunan gapura di Desa Bungurmekar, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten, yang menelan anggaran hingga Rp100 juta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2025, menuai perhatian. Meskipun terkesan sederhana, proyek ini menjadi simbol apresiasi terhadap kemajuan desa dan semangat gotong royong warga.

Gapura yang berdiri kokoh ini tidak hanya berfungsi sebagai penanda batas desa, tetapi juga merepresentasikan identitas baru Desa Bungurmekar. Anggaran Rp100 juta yang dialokasikan menunjukkan komitmen pemerintah desa untuk menghadirkan fasilitas yang representatif dan membanggakan bagi warganya. Desain yang sederhana namun bermakna diyakini mampu memancarkan semangat kebersamaan dan kemandirian desa.

Zaenudin, seorang aktivis LSM, turut menyoroti pembangunan ini. Dalam keterangannya, Zaenudin mengungkapkan harapannya agar setiap dana yang dialokasikan untuk pembangunan desa dapat dipertanggungjawabkan secara transparan. “Masyarakat Bungurmekar dan warga Kabupaten Lebak berhak tahu bagaimana uang negara digunakan,” ujarnya, 30 Mei 2025. Harapan ini selaras dengan semangat akuntabilitas publik yang terus didorong dalam pengelolaan dana desa.

Transparansi dan Apresiasi: Pondasi Kemajuan Desa

Kepala Desa Bungurmekar, Usup, menyambut baik perhatian yang diberikan terhadap proyek ini. Ia menegaskan bahwa pihaknya siap untuk diaudit dan memastikan semua tahapan pembangunan telah sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan. “Kami siap diperiksa. Semuanya sudah sesuai dengan RAB yang kami buat. Kami tidak takut terhadap laporan aktivis LSM. Proyek itu dikerjakan sesuai aturan,” ujar Usup. Pernyataan ini menunjukkan komitmen pemerintah desa terhadap transparansi anggaran dan pelaksanaan proyek yang akuntabel.

Pembangunan gapura ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi masyarakat desa untuk terus berinovasi dan berkarya, demi kemajuan Desa Bungurmekar. Apresiasi terhadap pembangunan desa yang berkelanjutan merupakan kunci untuk menciptakan lingkungan yang sejahtera dan mandiri. Proyek ini tidak hanya sebatas bangunan fisik, melainkan sebuah simbol harapan dan kebanggaan bersama yang akan terus dikenang oleh generasi mendatang.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 61 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kaka Menagement & Tabuliti The Aromans Sukses Memeriahkan Hiburan Hari Raya Ketupat

29 Maret 2026 - 12:40 WIB

Gubernur Mahyeldi Buka Pacu Kuda Padang Pariaman 2026, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Daerah

29 Maret 2026 - 09:12 WIB

Jelang Paskah 2026, Tujuh Lingkungan Paroki Kristus Raja Kamanasa Gotong Royong Bersihkan Gereja

29 Maret 2026 - 07:04 WIB

Alasan Mengejutkan! Sekda Jombang Ungkap Kenapa Pelantikan PJTP Tidak Biasa

28 Maret 2026 - 17:48 WIB

Wako dan Wawako Lepas Kepulangan Pemudik Asal Pangkalpinang Menggunakan KRI Semarang-594 

28 Maret 2026 - 17:11 WIB

Tiga Tahun Menanti Setetes Air: Sidopo Krisis, Pemda Halsel Jangan ‘Tuli’ terhadap Jeritan Rakyat

28 Maret 2026 - 09:14 WIB

Trending di RAGAM