Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

RAGAM · 26 Feb 2025 01:40 WIB ·

Racikan Mie Ayam dan Sastra Berkelas Dunia Mas Har


					Racikan Mie Ayam dan Sastra Berkelas Dunia Mas Har Perbesar

Pekalongan, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Siapa sangka, di balik kepulan uap rombong mie ayam di Pekalongan, lahir narasi-narasi sastra yang menggetarkan panggung nasional. Aveus Har, atau yang akrab disapa Mas Har, membuktikan bahwa sekat antara profesi kasar dan dunia intelektual hanyalah mitos. Penjual mie ayam ini sukses menyabet penghargaan bergengsi sebagai penulis Cerpen Terbaik Kompas 2023.

Kisah inspiratif ini terungkap saat Mas Har menerima kunjungan safari literasi dari Taman Baca Masyarakat (TBM) Hidup Punya Cerita pada Selasa (25/2/2025). Pertemuan tersebut bukan sekadar ramah tamah, melainkan sebuah simposium kecil yang merayakan kemerdekaan berkarya tanpa memandang kasta sosial.

“Menulis memberi saya kebebasan untuk berbagi gagasan. Saya ingin menunjukkan bahwa siapa pun bisa berkarya, tidak peduli apa profesinya,” ujar Mas Har di sela-sela diskusi hangat mengenai dunia kepenulisan.

Relawan TBM Hidup Punya Cerita Foto bersama Mas Har ( Aveus Har )

Menulis Sebagai Katarsis Spiritual
Bagi Mas Har, aktivitas menulis bukan sekadar hobi sampingan saat warung sepi, melainkan jembatan spiritualitas. Hal ini dibuktikannya lewat novel Forgulos yang berhasil meraih Juara 1 ajang Basa Basi. Novel tersebut menjadi sangat personal bagi Mas Har karena menggali kedalaman hubungan antara manusia dengan Sang Pencipta.

Melalui karya-karyanya, ia mengajak pembaca merenungkan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuannya menyeimbangkan antara kesibukan mengolah bumbu mie dengan mengolah diksi menjadi daya tarik utama bagi para pegiat literasi yang hadir.

Literasi Tanpa Sekat Akademis
Safari literasi yang digelar TBM Hidup Punya Cerita ini membawa misi penting: mendobrak stigma bahwa literasi adalah aktivitas eksklusif kaum akademisi. Mas Har menjadi bukti hidup bahwa jurnalisme warga dan sastra bisa tumbuh subur di tangan siapa saja, termasuk pelaku usaha kecil.

Keberhasilan Mas Har meruntuhkan batasan antara “dapur” dan “buku” diharapkan mampu memicu semangat membaca dan menulis di kalangan pekerja sektor informal. Literasi, pada akhirnya, adalah hak asasi bagi setiap orang yang ingin suaranya didengar oleh dunia.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 161 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Abdurrahman Ad Dakhil Lubis Peraih Juara 1 Hafiz Indonesia 2026 Mendapat Apresiasi Khusus dari Gubernur Sumbar

29 Maret 2026 - 21:11 WIB

Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar Ajak OPD Olahraga Bersama, Perkuat Kebersamaan dan Kedekatan dengan Masyarakat

29 Maret 2026 - 20:56 WIB

Alasan Mengejutkan! Sekda Jombang Ungkap Kenapa Pelantikan PJTP Tidak Biasa

28 Maret 2026 - 17:48 WIB

Tiga Tahun Menanti Setetes Air: Sidopo Krisis, Pemda Halsel Jangan ‘Tuli’ terhadap Jeritan Rakyat

28 Maret 2026 - 09:14 WIB

Denyut Nadi di Dermaga Bonerate: Perpisahan di Bawah Terik dan Harapan di Arus Balik 2026

27 Maret 2026 - 23:34 WIB

Misteri Ikan Mujair: Imigran Afrika yang Disangka Asli Blitar

25 Maret 2026 - 21:48 WIB

Trending di RAGAM