Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

RAGAM · 10 Jul 2024 13:12 WIB ·

WIES 2025: Gerbang Emas Industri Halal Sumatera Barat Mendunia!


					<em>Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, dalam agenda Road to WIES 2025.</em> Perbesar

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, dalam agenda Road to WIES 2025.

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Sumatera Barat sedang bersiap memantapkan posisinya sebagai kiblat ekonomi syariah global melalui gelaran World Islamic Entrepreneur Summit (WIES) 2025. Ajang internasional ini diproyeksikan menjadi “karpet merah” bagi produk halal lokal untuk menembus pasar mancanegara, sekaligus memperkuat fondasi fiskal daerah melalui sektor pariwisata.

Optimisme ini bukan tanpa alasan. Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, merujuk pada kesuksesan edisi 2023 yang berhasil mendatangkan 10 ribu peserta dari 20 negara. Selain popularitas, dampak instannya sangat nyata secara finansial: perputaran uang mencapai Rp146,8 miliar hanya dalam satu kali pelaksanaan.

“WIES terbukti menjadi mesin pertumbuhan ekonomi, tidak sekadar seremonial promosi,” ujar Mahyeldi dalam agenda Road to WIES 2025 bersama Menparekraf Sandiaga Uno.

Ambisi Menjadi Episentrum Halal Dunia
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, menegaskan bahwa WIES kini telah menjadi identitas atau “milik” Sumatera Barat. Platform ini dirancang untuk mempertemukan pengusaha muslim lintas negara guna menciptakan lapangan kerja dan memperluas wawasan usaha.

Sumatera Barat memiliki peluang emas untuk bertransformasi dari pemain lokal menjadi pusat industri dan pariwisata halal dunia. Strategi utamanya adalah menduplikasi keberhasilan daerah dengan kapasitas fiskal kuat seperti Bali dan NTB, namun dengan keunggulan spesifik pada sektor halal.

Inovasi dan Kolaborasi: Syarat Mutlak Bersaing
Untuk memenangkan pasar global, Mahyeldi menekankan bahwa pelaku industri halal di Sumbar tidak boleh terjebak dalam zona nyaman. Kualitas produk harus ditingkatkan melalui inovasi berkelanjutan agar mampu bersaing dengan standar internasional.

Dukungan penuh dari pemerintah provinsi akan difokuskan pada:

  • Peningkatan standar kualitas produk halal unggulan.
  • Penguatan ekosistem pariwisata ramah muslim.
  • Sinergi lintas pemangku kepentingan untuk mempermudah akses modal dan jaringan.

Dengan target partisipasi negara yang lebih luas pada tahun 2025, Sumatera Barat kini sedang membangun panggung bagi para pengusaha lokal untuk tampil sebagai pemain utama dalam ekonomi syariah global.

Optimasi Informasi SEO
Frasa Kunci Utama: Peluang Industri Halal Sumatera Barat WIES

 

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 107 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Wagub Vasko Puji Semangat Gen Z Makmurkan Masjid

5 Maret 2026 - 10:16 WIB

Gubernur Mahyeldi Kejutan Sahur di Rumah Triplek Sawahlunto

5 Maret 2026 - 10:07 WIB

Pajak Air Permukaan: Modal Baru Pembangunan Dharmasraya Berkelanjutan

5 Maret 2026 - 05:08 WIB

Satu Gampong Satu Tahfidz: Investasi Langit Baitul Mal

5 Maret 2026 - 04:51 WIB

Smart Mosque: Saat Adat Minang Bertemu Teknologi AI

4 Maret 2026 - 22:44 WIB

Duta Desa Gen Z: Ubah Kampung Halaman Jadi Ladang Cuan

4 Maret 2026 - 21:39 WIB

Trending di RAGAM