Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

RAGAM · 22 Agu 2024 07:41 WIB ·

Waspada! Penipu Catut Nama Gubernur Sumbar Via WA


					Waspada! Penipu Catut Nama Gubernur Sumbar Via WA Perbesar

Padang [DESA MERDEKA] – Masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penipuan daring. Baru-baru ini, beredar pesan mencurigakan melalui nomor WhatsApp (WA) 0857 4529 1354. Oknum tak bertanggung jawab itu mengaku sebagai Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, dan berusaha melakukan penipuan dengan modus penyaluran bantuan untuk panti asuhan.

Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Sumbar, Mursalim, menegaskan bahwa Gubernur Mahyeldi tidak pernah mengirimkan pesan terkait bantuan kepada masyarakat melalui WA maupun media sosial (medsos) pribadi. Penyaluran hibah atau bantuan sejenis di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar selalu mengikuti prosedur administrasi dan birokrasi resmi.

“Kami menerima laporan dari warga terkait nomor WA yang mengaku sebagai Gubernur,” ungkap Mursalim dalam keterangan resmi Biro Adpim Sumbar, Rabu (21/8/2024). Oknum tersebut berusaha meyakinkan warga akan menyalurkan bantuan dari Ibu Harneli Mahyeldi ke rekening penerima. Selanjutnya, pelaku meminta nomor rekening calon korban.

Setelah berhasil mendapatkan nomor rekening, pelaku mengirimkan bukti transfer palsu senilai Rp20 juta. Anehnya, pelaku kemudian meminta korban untuk mengirimkan kembali sebagian uang tersebut ke rekening lain yang diklaim sebagai rekening panti asuhan. Pelaku juga mendesak korban untuk segera mengirimkan bukti transfer pengiriman uang tersebut.

“Bukti transfer yang dikirimkan pelaku itu palsu. Uang tersebut tidak pernah masuk ke rekening warga,” jelas Mursalim. “Namun, warga itu justru diminta segera mentransfer kembali uang ke rekening yang katanya milik panti asuhan dan mengirimkan bukti transfernya. Penipuan semacam ini sangat meresahkan masyarakat.”

Oleh karena itu, Mursalim mengimbau kepada seluruh masyarakat yang menerima pesan dari nomor WA tersebut untuk tidak melayani atau membalasnya. Bahkan, ia menyarankan agar masyarakat segera melaporkan pesan mencurigakan itu kepada pihak berwajib. Pasalnya, pesan tersebut jelas merupakan upaya penipuan yang mencatut nama Gubernur Mahyeldi beserta keluarga.

“Bapak Gubernur tidak mungkin mengirimkan pesan-pesan seperti itu secara langsung kepada masyarakat,” tegas Mursalim. “Karena itu, kami meminta masyarakat untuk mengabaikan saja jika menerima pesan serupa, baik melalui WA maupun platform media sosial lainnya.”

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Cara Gubernur Babel Jinakkan Inflasi, Bagi-bagi 150 Ribu Bibit Cabai ke Dapur Warga

21 Januari 2026 - 19:22 WIB

Mr. Assaat: Menggugat Gelar Pahlawan untuk Presiden RI yang Terlupakan

21 Januari 2026 - 16:59 WIB

Dapur MBG Sukaresmi Dikritik, Pengiriman Pangan Pakai Bak Terbuka

21 Januari 2026 - 00:42 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 17: Konflik dan Rekonsiliasi

20 Januari 2026 - 21:08 WIB

Desa Jadi Juru Damai, Menteri Hukum Targetkan Posbankum Merata

20 Januari 2026 - 14:50 WIB

Era Baru Karate Malut: SK PB FORKI Terbit, Ahmad Assagaf Siap Bidik Prestasi Internasional

19 Januari 2026 - 19:31 WIB

Trending di RAGAM