Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

KUMHANKAM · 22 Apr 2023 21:12 WIB ·

Waspada! Para Pejabat Target Pemerasan, Oknum ASN di Nisel Ini Diperas Modus VCS


					Waspada! Para Pejabat Target Pemerasan, Oknum ASN di Nisel Ini Diperas Modus VCS Perbesar

NIAS SELATAN (DESA MERDEKA) : Kejahatan pemerasan modus Video Call Seks (VCS) di Nias Selatan (Nisel) kini semakin bertambah, kali ini korbannya oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial HL, ia diancam akan disebar video call seksnya yang direkam pelaku jika tidak mengirimkan sejumlah uang yang diminta.

Dari pengakuan korban, pelaku mengajak korban untuk berkomunikasi melalui video call di aplikasi WhatsApp (WA) beberapa waktu yang lalu. Setelah komunikasi selesai, korban diperas dengan dimintai sejumlah uang jika tidak mau disebar video tersebut ke teman-teman Facebook korban.

“Pelakunya saya tidak kenal, dia menggunakan nomor yang sama namun saat saya diperas suaranya seorang pria” ucap HL kepada jurnalis MNC Portal Indonesia (MPI) dikutip, Sabtu (22/4/2023)

Akun WhatsApp pelaku bernama Issabela, dengan nomor 083132292863, setelah ditelusuri yang mempunyai akun tersebut merupakan seorang pria.

Kontak WhatsApp pelaku Pemerasan terhadap Okum ASN HL dengan Modus ajak korban video call seks (VCS)

“Pada saat saya dimintai sejumlah uang, saya langsung blokir nomornya, dia ancam akan menyebarkan ke teman-teman Facebook saya” tuturnya.

Hasil video rekaman layar yang dibuat pelaku itu pun dikirim ke beberapa teman-teman Facebook korban akibat tidak turuti permintaan pelaku.

HL merupakan salah seorang oknum pegawai ASN yang bertugas di salah satu Dinas di Nias Selatan.

Sebelumnya, kejadian yang serupa juga dialami seorang Kepala Desa (Kades) di Nias Selatan berinisial FT beberapa waktu yang lalu dan telah dilaporkan ke Polres Nias Selatan, Kades itu diperas hingga Rp25 Juta oleh orang yang tidak dikenal di WhatsApp dengan nama akun Issabela.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 361 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

1.602 Personel Siaga Kawal Lebaran di Bangka Belitung

13 Maret 2026 - 09:18 WIB

Ibu-Ibu Nagari Kasang Mengadu: Tanda Tangan Kami Disalahgunakan Tambang

10 Maret 2026 - 15:23 WIB

Desa Gondosuli Kini Punya “Kantor Hukum” Mandiri Tanpa Pengadilan

26 Februari 2026 - 09:51 WIB

Teror di Cluster Florence: Korban Tunjuk Pengacara Lawan Intimidasi

17 Februari 2026 - 13:43 WIB

Layanan Gratis 110: Polisi Kini Cuma Seujung Jari

13 Februari 2026 - 15:35 WIB

Saber Polresta Banyumas Jamin Meja Makan Aman Jelang Ramadhan

12 Februari 2026 - 16:53 WIB

Trending di KUMHANKAM