Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Purbalingga :Kolaborasi Multipihak Wujudkan Zero Waste Kunjungan di Klaten, Wamendes Paiman Ingatkan BUMDesa Maju Jika Inovatif dan Kreatif Wamendes Paiman : UMKM Desa Dapat Manfaatkan BUMDes Untuk Perluas Pasar Desa Digital Bakal Tingkatkan Ekonomi dan Percepat Pembangunan Desa BSKDN Kemendagri Dorong Perangkat Desa Fokus Gali Potensi Daerahnya

KORUPSI · 28 Mei 2023 18:55 WIB ·

Uang Dikembalikan, Kasus Dugaan Korupsi DD dan ADD di Desa Hatiwe Dibatalkan


 Uang Dikembalikan, Kasus Dugaan Korupsi DD dan ADD di Desa Hatiwe Dibatalkan Perbesar

Ambon (DESA MERDEKA) – Kasus dugaan korupsi Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (DD/ADD) Desa Hatiwe Besar yang kini dalam tahapan penyelidikan dihentikan dan dinyatakan berakhir.

“Untuk kasus ini ada kerugian negaranya sebesar Rp. 58.005.177.00 dan kerugian negara tersebut telah dikembalikan dan disetorkan ke kas negara oleh bendahara penerima Kejari Ambon. Pengembalian kerugian negara ini dilakukan ketika perkara ini dalam tahapan penyelidikan,” ungkap Eka Palapia, Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Ambon, dilansir dari Tribun Maluku.

Dari informasi yang berhasil didapat media ini Jumat (26/5/2023) menyebutkan.

Sebelumnya, dari hasil penyelidikan tim penyelidikan Kejaksaan Negeri Ambon, untuk kasus dugaan korupsi DD dan ADD Desa Hatiwe Besar ditemukan adanya kerugian negara sebesar Rp. 58.005.177.00. Namun demikian, kasus dugaan korupsi DD dan ADD Desa Hatiwe Besar yang seharusnya sudah masuk kepada tahapan penyelidikan tidak lagi ditingkatkan ke tahapan selanjutnya. Hal tersebut dikarenakan, kerugian negara sebesar Rp. 58.005.177.00 dalam kasus tersebut telah dikembalikan pada tanggal 23 Mei 2023 dan telah disetorkan ke kas negara sebesar nilai yang sama dengan kerugian negara tersebut.

Penyetoran kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi DD dan ADD Desa Hatiwe besar sebesar Rp. 58.005.177.00 ini dilakukan melalui bendahara penerima Kejaksaan Negeri Ambon. Lantaran kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi DD dan ADD Desa Hatiwe besar ini telah dikembalikan, maka perkara yang seharusnya masuk tahapan penyelidikan, dihentikan.

Terpisah Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Ambon, Eka Palapia yang dikonfirmasi melalui saluran telepon seluler, terkait hal tersebut mengakui bahwa untuk kasus dugaan korupsi DD dan ADD desa Hatiwe besar, besaran kerugian negaranya telah dikembalikan atau disetorkan kembali ke kas negara, melalui bendahara penerima Kejaksaan Negeri Ambon.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kades Ngulankulon Trenggalek Ditahan, Bupati Segera Terbitkan Surat Pemberhentian Sementara

10 September 2023 - 18:46 WIB

Kades Ngulankulon Trenggalek Tersangka Korupsi APBDes 2020 Akhirnya Ditahan

5 September 2023 - 18:47 WIB

Cegah Korupsi, Gus Halim Ajak Pendamping Desa Buat Gerakan Dari Rumah Ke Rumah

15 Agustus 2023 - 15:21 WIB

Dampingi Mahasiswa UNEJ, KPK Bangun Budaya Antikorupsi Dari Desa

27 Juli 2023 - 12:10 WIB

Gegara Korupsi Dana Internet Desa, 5 Kades di Flores Timur Diperiksa

26 Juli 2023 - 18:14 WIB

Biaya Kampanye Tinggi, Kades di Pacitan Korupsi Dana Desa Rp.516 Juta Lebih

3 Juni 2023 - 17:17 WIB

Trending di KORUPSI