Menu

Mode Gelap
Pj Bupati Banyuasin Koordinasi Langkah Strategis Penguatan Implementasi SAKIP Untuk Peningkatan Nilai AKIP Perangkat Desa Sulut Meninggal Dunia, BPJAMSOSTEK Serahkan Santunan Program Jaksa Garda Desa, Jadikan Gampong Sukaraja Contoh Pengelolaan Dana Desa Rp 7,5 Miliar Tambahan DD Untuk 65 Desa di Konawe Selatan Muhammadiyah Purbalingga :Kolaborasi Multipihak Wujudkan Zero Waste

SOSBUD · 11 Mei 2023 08:10 WIB ·

Tari Lajur Caping Kalo, Kesenian Dari Desa Gulang, Kudus


 Tari Lajur Caping Kalo, Kesenian Dari Desa Gulang, Kudus Perbesar

Kudus (DESA MERDEKA) – Sembilan penari Tari Lajur Caping Kalo, berhasil memukau hadirin yang berada di lapangan Desa Gulang Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Rabu (10/5/2023) pagi, dalam rangkaian acara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-116 TA 2023.

”Kami harap upaya pelestarian Caping Kalo mampu membawa banyak manfaat untuk masyarakat Kudus kedepannya. Kami juga berharap dengan adanya penampilan tarian Lajur Caping Kalo dalam acara pembukaan TMMD tahun ini dapat menginspirasi generasi muda untuk mampu mengembangkan budaya Caping Kalo. Hingga dapat dikenal dan diterima masyarakat luas nantinya,” ungkap Aris Subkhan, Kepala Desa Gulang.

Tarian dengan koreografer Kinanti Sekar Rahina itu merupakan persembahan dari Yayasan Karya Bakti Nojorono (YKBN) bekerjasama dengan Balai Budaya Rejosari, Pemdes Gulang dan SMAN 1 Mejobo.

Caping Kalo yang digunakan sebagai pakaian adat Kudus, menurut Aris, merupakan salah satu pusaka dan warisan luar biasa. Beruntungnya, Desa Gulang sudah semenjak dulu, memiliki banyak warga yang konsisten menjadi pengrajin Caping Kalo.

“Saat ini, hanya tinggal Kamto dan Rudipah, generasi pembuat caping kalo, melanjutkan pekerjaan yang telah diwariskan orangtuanya,” papar Aris.

Untuk proses pembuatan Caping Kalo, sebagaimana dituturkan Aris, sarat dengan nilai-nilai, yang dimulai dari pemilihan bahan bambu yang diperoleh dengan tidak asal tebang. Anyam- anyaman bambu juga disusun secara halus, sehingga serasa selembut sifon furing. Secara makna, Caping Kalo memiliki makna ketelatenan, sukacita dan syukur, kekuatan perempuan, semangat kebersamaan dalam masyarakat, dan persatuan yang kuat. Proses inilah yang dipilih menjadi lajur, yakni proses perjalanan kemenjadian sebuah Caping Kalo.

Diketahui, Karya tari “Lajur Caping Kalo” lahir dan tumbuh untuk mensyukuri segala karya yang telah diwariskan turun-temurun dan menjadi pusaka bagi hidup kita semua, Lajur Caping Kalo ditampilkan untuk pertama kalinya pada 14 Oktober 2022, di Kudus, Jawa Tengah.

Sementara itu, Bupati Kudus Hartopo mengapresiasi penampilan tari “Lajur Caping Kalo” yang telah diciptakan sebagai bagian dari nguri-uri budaya Kudus.

“Saya Apresiasi dan sangat bagus, karena selain tari kretek yang sudah dulu, ini ada lagi kreasi tari yang menambah hasanah tarian khas Kudus,” tutur Hartopo usai membuka TMMD kepada wartawan.

Adanya Pembukaan TMMD, lanjut Hartopo, diharapkan ada Percepatan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat. Berbagai sasaran seperti betonisasi jalan dan pembinaan UMKM berdampak dalam menggerakkan perekonomian

Terlebih, pihaknya menilai Kecamatan Mejobo punya banyak potensi UMKM. Mulai dari pembuatan caping kalo, wayang kulit, batik, dan lain-lain. Diharapkan, nantinya produk UMKM lokal dapat menembus pasar nasional dan internasional.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Akibat Perubahan Iklim, Tantangan Petani Dalam Berbudidaya Rumput Laut

15 Mei 2024 - 19:20 WIB

Aktifitas Cabor Karate Vakum Karena Kinerja Buruk Pengprov FORKI Malut, M. Said Hanafi Didesak Mundur dari Jabatan Ketua

29 Maret 2024 - 14:45 WIB

Dusun Biringere Desa Pattaneteang, Menjadi pilot Proyek Kampung Zakat, 33 Orang Mustahiq Mendapatkan Sentuhan Baznas

25 Januari 2024 - 19:58 WIB

Kapolres Banyuasin Pimpin Langsung Binrohtal Personel Polres

11 Januari 2024 - 13:34 WIB

7.000 Warga Purbalingga Lakukan Longmarch Dan Galang Dana Sebagai Wujud Solidaritas Untuk Palestina Untuk Palestina

3 November 2023 - 22:00 WIB

Karang Taruna Naragere Adobala Gelar Aneka Kegiatan Mengisi Bulan Bahasa dan Songsong Hari Sumpah Pemuda 2023

23 Oktober 2023 - 21:31 WIB

Trending di SOSBUD