Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMERINTAHAN · 7 Mar 2025 08:15 WIB ·

Suntikan Rp350 Triliun Ubah Desa Jadi Raksasa Ekonomi Baru


					Suntikan Rp350 Triliun Ubah Desa Jadi Raksasa Ekonomi Baru Perbesar

Jakarta [DESA MERDEKA] Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan langkah “berani” untuk memompa perputaran ekonomi langsung dari akar rumput. Tidak tanggung-tanggung, anggaran jumbo sebesar Rp210 triliun hingga Rp350 triliun disiapkan sebagai modal awal pembentukan Koperasi Desa Merah Putih yang akan tersebar di 70.000 desa di seluruh Indonesia.

Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, mengungkapkan bahwa setiap desa bakal mendapatkan guyuran modal antara Rp3 miliar hingga Rp5 miliar. Angka ini bukan sekadar bantuan cuma-cuma, melainkan modal kerja strategis untuk memutus dominasi tengkulak dan rantai distribusi yang selama ini mencekik petani serta konsumen di desa.

“Pemerintah sudah menghitung kebutuhan per desa, namun realisasinya akan disesuaikan dengan hasil asesmen atau kesiapan infrastruktur di masing-masing daerah,” ujar Budi Arie dalam konferensi pers, Kamis (6/3).

Pendanaan Kolaboratif dan Skema Pinjaman
Berbeda dengan skema bantuan sosial, modal awal ini bersifat pinjaman produktif yang bersumber dari kolaborasi APBN, APBD, Dana Desa, hingga optimalisasi BUMDes. Harapannya, setelah koperasi berjalan secara mandiri, modal tersebut dapat dikembalikan untuk memperkuat ketahanan fiskal negara.

Memutus Rantai Distribusi yang “Zalim”
Sudut pandang menarik dari program ini adalah fungsinya sebagai game changer logistik. Koperasi Desa Merah Putih tidak hanya sekadar papan nama, melainkan pengelola unit usaha vital seperti:

  • Gerai Sembako & Apotek Desa: Memastikan harga kebutuhan pokok dan obat-obatan tetap terjangkau.
  • Cold Storage & Distribusi: Menjaga kualitas hasil tani agar tetap segar hingga ke tangan konsumen tanpa melalui banyak perantara.
  • Layanan Kesehatan & Finansial: Klinik desa dan unit simpan pinjam untuk memutus ketergantungan warga pada rentenir.

Tiga Jalur Transformasi Desa
Pemerintah akan menggunakan tiga pendekatan sekaligus: membangun koperasi baru dari nol, merevitalisasi koperasi yang lama “mati suri”, hingga meningkatkan kelas kelompok tani menjadi badan usaha formal.

Melalui Koperasi Desa Merah Putih, desa tidak lagi hanya menjadi penonton dalam pertumbuhan ekonomi nasional, melainkan menjadi subjek utama dalam pengentasan kemiskinan ekstrem. Dengan rantai logistik yang lebih pendek, produsen (petani/nelayan) mendapatkan harga jual yang layak, sementara konsumen di kota mendapatkan harga beli yang jauh lebih murah.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 228 kali

badge-check

Jurnalis

2 tanggapan untuk “Suntikan Rp350 Triliun Ubah Desa Jadi Raksasa Ekonomi Baru”

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menakar Masa Depan Ekonomi Desa di Balik Sensus 2026

11 Juni 2026 - 14:46 WIB

Dana Desa Tahap I di Atambua Tembus 94 Persen

10 Juni 2026 - 15:33 WIB

Menteri LH Ditantang Tuntaskan Proyek PSEL Padang Raya

27 Mei 2026 - 08:15 WIB

Menbud Fadli Zon Dorong Pembangunan Museum Desa Masif

20 Mei 2026 - 17:38 WIB

Program TEKAD Sulap Potensi 1.110 Desa Demi Makan Gratis

19 Mei 2026 - 10:19 WIB

Target 59 Negara: Saatnya Produk Desa Sulsel Mendunia

15 Mei 2026 - 07:17 WIB

Trending di PEMERINTAHAN