Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

SOSBUD · 21 Des 2024 13:45 WIB ·

Sumbar Raih Predikat Perak Anugerah Kebudayaan Indonesia


					Sumbar Raih Predikat Perak Anugerah Kebudayaan Indonesia Perbesar

Padang [DESA MERDEKA] – Sumatera Barat kembali mengharumkan nama bangsa di kancah nasional. Pada ajang Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) 2024, Provinsi yang dikenal dengan kekayaan budayanya ini berhasil meraih predikat perak. Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, kepada Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada Rabu (18/12/2024).

Prestasi membanggakan ini merupakan buah dari komitmen seluruh masyarakat Sumbar dalam melestarikan dan mengembangkan warisan budaya. Gubernur Mahyeldi mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan ini dan menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kerja sama semua pihak, termasuk pemerintah, akademisi, budayawan, tokoh adat, dan masyarakat.

“Ini adalah bukti nyata bahwa budaya Sumbar memiliki tempat di hati masyarakatnya. Ke depannya, kita akan terus berupaya untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya ini,” ujar Mahyeldi.

Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2022 tentang Sumatera Barat menjadi angin segar bagi upaya pelestarian budaya di Ranah Minang. Undang-undang ini memberikan payung hukum yang kuat bagi pemerintah daerah dalam menjalankan program-program pelestarian budaya.

Apa yang membuat Sumbar layak mendapatkan penghargaan ini?

Beberapa faktor yang menjadi pertimbangan juri dalam memberikan penghargaan kepada Sumbar antara lain:

  • Keberagaman dan kekayaan budaya: Sumbar memiliki beragam suku, bahasa, dan adat istiadat yang unik.
  • Upaya pelestarian budaya yang sistematis: Pemerintah Sumbar telah menjalankan berbagai program untuk melestarikan budaya, seperti revitalisasi rumah gadang, pengembangan seni pertunjukan tradisional, dan pendokumentasian warisan budaya tak benda.
  • Keterlibatan masyarakat: Masyarakat Sumbar memiliki kesadaran yang tinggi akan pentingnya melestarikan budaya.

Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi daerah lain di Indonesia untuk lebih memperhatikan pelestarian budaya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jihad Data Kemiskinan: Akhiri Bansos Salah Sasaran di Bekasi

5 Maret 2026 - 08:38 WIB

Pantun Jenaka GOW Pangkalpinang Warnai Bakti Sosial Ramadan

4 Maret 2026 - 14:42 WIB

Evi Yandri: Jangan Biarkan Masjid Megah Tapi Sepi Jemaah

4 Maret 2026 - 10:13 WIB

Zakat Produktif Pangkalpinang: Ubah Mustahik Jadi Muzaki Mandiri

4 Maret 2026 - 04:49 WIB

Sisi Humanis Wagub Vasko: Bantuan Tak Ganti Rasa Kehilangan

3 Maret 2026 - 23:57 WIB

Strategi Baznas Bantaeng Ubah Zakat Jadi Mesin Kesejahteraan

19 Februari 2026 - 09:09 WIB

Trending di SOSBUD