Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

RAGAM · 16 Jul 2024 17:30 WIB ·

Sumbar Raih Penghargaan Nasional Pendukung Program Kota Waqaf


					Sumbar Raih Penghargaan Nasional Pendukung Program Kota Waqaf Perbesar

Jakarta [DESA MERDEKA] Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kembali mengukir prestasi di level nasional. Sumbar dinobatkan sebagai salah satu provinsi paling konsisten dalam mendukung pengembangan program Kota Waqaf. Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Agama RI, Saiful Rahmat Dasuki, kepada perwakilan Pemprov Sumbar di Jakarta pada Selasa (16/7/2024).

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian ini. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah daerah dalam menggarap potensi ekonomi syariah, terutama di sektor wakaf produktif.

“Ini adalah apresiasi atas komitmen kita bersama dalam memaksimalkan potensi ekonomi syariah. Pengembangan wakaf di Sumbar akan terus kita dorong agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat luas,” ujar Mahyeldi saat ditemui di sela kunjungan kerjanya di Bukittinggi.

Optimalisasi Potensi Wakaf Nasional
Program Kota Waqaf merupakan inisiasi Kementerian Agama RI yang bertujuan untuk menggali dan mengelola potensi wakaf secara profesional. Secara nasional, potensi wakaf di Indonesia diperkirakan mencapai angka Rp400 triliun. Sayangnya, realisasi saat ini baru menyentuh angka sekitar 10 persen.

Melalui Kota Waqaf, pemerintah berupaya mengedukasi masyarakat bahwa wakaf tidak melulu soal tanah atau bangunan makam, tetapi juga bisa berupa uang yang dikelola secara produktif. Dana yang terkumpul nantinya dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur sosial, mulai dari sarana ibadah, sekolah, fasilitas kesehatan, hingga modal pemberdayaan ekonomi umat.

Solusi Pengentasan Kemiskinan
Wakil Menteri Agama, Saiful Rahmat Dasuki, menjelaskan bahwa wakaf memiliki dampak yang sangat luas bagi kesejahteraan sosial. Jika dikelola dengan benar, dana wakaf dapat menjadi instrumen efektif untuk mengatasi masalah kemiskinan dan meningkatkan kualitas pendidikan serta kesehatan di daerah.

Sumatera Barat tidak sendirian dalam pencapaian ini. Beberapa daerah lain yang juga menerima penghargaan serupa antara lain Provinsi Aceh, Kota Padang, Kabupaten Aceh Tengah, Siak, Wajo, Gunung Kidul, dan Kota Tasikmalaya.

Keberhasilan Sumbar dan daerah lainnya ini menunjukkan tren positif pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan mampu menjadikan wakaf sebagai pilar baru dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di masa depan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Gebrakan Mudik Gratis Pemda Halsel 2026: Strategi Bassam-Helmi Urai Kemacetan dan Beban Ekonomi Warga

14 Maret 2026 - 21:24 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 23: Melestarikan Bahasa Daerah

13 Maret 2026 - 10:12 WIB

Misteri Pantai Laja’a: Ciri Fisik Akhiri Pencarian Panjang Djafar

13 Maret 2026 - 02:00 WIB

Privilese Raden Ardiwinata: Dobrak Birokrasi Kolonial di Usia 20

12 Maret 2026 - 21:57 WIB

Masjid Ereng-Ereng Kini Jadi Pusat Ekonomi Pemberdayaan Umat

12 Maret 2026 - 14:00 WIB

R.O. Ardiwinata: Bangsawan Sunda Pencetak Purwarupa Perikanan Indonesia

11 Maret 2026 - 20:04 WIB

Trending di RAGAM