Padang [DESA MERDEKA] – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Provinsi Sumbar Tahun 2024. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan komitmen Pemprov Sumbar untuk terus meningkatkan kinerja. Target utama yang dicanangkan adalah meraih predikat A dalam penilaian SAKIP 2024 mendatang.
Saat ini, Provinsi Sumbar berhasil mempertahankan predikat BB (Sangat Baik) dalam penilaian SAKIP selama sembilan tahun berturut-turut. Meskipun demikian, Gubernur Mahyeldi menyatakan bahwa Pemprov Sumbar tidak akan berpuas diri dengan pencapaian tersebut. “Kita harapkan pada penilaian SAKIP 2024, kita bisa meraih predikat A,” ujarnya di hadapan Asisten Deputi Kementerian PAN RB.
Untuk mewujudkan target ambisius ini, Gubernur menekankan pentingnya kerja keras dan kolaborasi yang solid. Sinergi antara seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Sumbar serta pemerintah kabupaten/kota menjadi krusial. “Setiap OPD perlu bekerja dengan niat, pikiran, bicara, dan tindakan yang lebih baik,” jelasnya. Dengan demikian, hasil kinerja yang dicapai diharapkan akan semakin optimal.
Lebih lanjut, Gubernur Mahyeldi menjelaskan bahwa penilaian SAKIP berfungsi sebagai tolok ukur penting. Hasil penilaian ini akan menjadi dasar pemberian penghargaan (reward) maupun sanksi (punishment) kepada setiap OPD. Langkah ini sejalan dengan komitmen Pemprov Sumbar untuk mewujudkan pemerintahan yang efektif, efisien, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Dalam laporannya, Gubernur mengungkapkan bahwa hasil penilaian SAKIP untuk 51 OPD di lingkup Pemprov Sumbar telah diserahkan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 16 OPD berhasil meraih predikat A. Meskipun terjadi peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, Gubernur tetap memberikan dorongan kepada OPD yang masih meraih predikat Baik. “Kita juga memberi peringatan kepada 10 OPD yang masih meraih predikat Baik,” tegasnya. Ia berharap OPD tersebut dapat meningkatkan kinerja minimal hingga meraih predikat Sangat Baik.
Gubernur Mahyeldi kemudian memaparkan berbagai upaya konkret yang telah dan akan terus dilakukan Pemprov Sumbar. Upaya-upaya tersebut meliputi menindaklanjuti seluruh rekomendasi dari Kementerian PAN RB atas hasil penilaian SAKIP tahun 2023, melakukan peninjauan ulang dokumen SAKIP seluruh OPD, memverifikasi dokumen SAKIP 2024 melalui aplikasi e-SAKIP Reviu (ESR) Menpan RB, merevisi Peraturan Gubernur tentang SAKIP, mengembangkan aplikasi e-SAKIP Sumbar, merevisi perjanjian kinerja tahun 2024, mengubah target perjanjian kinerja Kepala Daerah tahun 2024, memublikasikan laporan kinerja perangkat daerah dan Pemprov Sumbar, memonitor tindak lanjut atas LHE Menpan dan LHE APIP tahun 2023, serta mengadakan lokakarya evaluasi SAKIP secara berkala.
“Rekomendasi Kementerian PAN RB menjadi acuan utama,” ujar Gubernur. “Kami meminta setiap Kepala OPD untuk menurunkannya ke setiap bidang dan bagian.” Ia menambahkan bahwa kolaborasi dan harmonisasi antar-OPD merupakan kunci utama kesuksesan organisasi. “Kami terus memantau harmonisasi di setiap OPD dan yakin bahwa kesuksesan organisasi tidak bisa dicapai sendirian,” pungkasnya. Dengan berbagai upaya yang terencana dan berkelanjutan, Pemprov Sumbar optimis dapat meraih predikat A SAKIP 2024 demi pemerintahan yang akuntabel dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat.

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.