Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Menghadapi tantangan alam yang tak terduga, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memilih langkah cepat untuk memastikan roda pembangunan tidak terhenti. Melalui Biro Administrasi Pembangunan (Adpem) Setdaprov Sumbar, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kini dikerahkan untuk melakukan rekalibrasi strategi melalui evaluasi semesteran dan Focus Group Discussion (FGD).
Langkah ini diambil setelah data kinerja Semester 1 Tahun 2024 menunjukkan adanya hambatan serius akibat rentetan bencana alam di beberapa wilayah Sumbar. Fenomena alam ini memaksa puluhan program kerja harus beradaptasi demi menjaga efektivitas anggaran negara.
Adaptasi Anggaran di Tengah Dinamika Alam
Kepala Biro Adpem Setdaprov Sumbar, Ria Wijayanty, mengungkapkan bahwa meskipun secara umum kinerja 51 OPD masih berada di jalur yang benar (on track), realitas di lapangan memaksa adanya pergeseran prioritas. Bencana alam bukan sekadar hambatan fisik, melainkan variabel yang mengubah peta alokasi anggaran secara langsung.
“Beberapa kegiatan OPD harus mengalami perubahan lokasi dan diusulkan kembali pada anggaran perubahan. Kami mengedepankan asas efisiensi dan ketepatan waktu agar manfaatnya tetap sampai ke masyarakat,” jelas Ria di Aula Kantor Gubernur Sumbar.
Optimisme Semester Kedua dan Mitigasi Rutin
Memasuki paruh kedua tahun ini, Pemprov Sumbar menunjukkan optimisme tinggi. Percepatan kini difokuskan pada proses pengadaan barang dan jasa yang telah dimulai sejak awal semester kedua. Sinergi antar-OPD menjadi kunci utama agar target pembangunan tidak hanya tercapai secara angka, tapi juga kualitas.
Sistem pengawasan ketat juga diberlakukan. Evaluasi kini tidak lagi sekadar formalitas tahunan, melainkan menjadi denyut nadi organisasi melalui pantauan berkala tiap bulan dan triwulan. Wadah FGD ini pun bertransformasi menjadi ruang pertukaran solusi antar-instansi, memastikan kolaborasi menjadi mesin utama penggerak ekonomi Sumatera Barat di tengah sisa tahun anggaran 2024.

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.