Menu

Mode Gelap
Pj Bupati Banyuasin Koordinasi Langkah Strategis Penguatan Implementasi SAKIP Untuk Peningkatan Nilai AKIP Perangkat Desa Sulut Meninggal Dunia, BPJAMSOSTEK Serahkan Santunan Program Jaksa Garda Desa, Jadikan Gampong Sukaraja Contoh Pengelolaan Dana Desa Rp 7,5 Miliar Tambahan DD Untuk 65 Desa di Konawe Selatan Muhammadiyah Purbalingga :Kolaborasi Multipihak Wujudkan Zero Waste

DESA · 4 Jan 2024 22:53 WIB ·

Seminar Program KKNT Desa Wisata Unhas, Dispar Berharap Bersinergi Dengan Baik


 Seminar Program KKNT Desa Wisata Unhas, Dispar Berharap Bersinergi Dengan Baik Perbesar

DESA MERDEKA (Bantaeng) : Dinas Pariwisata Kabupaten Bantaeng yang di komandoi ibu Harmoni, S.Sos.,M.Si selaku Kepala Dinas terlihat sibuk dan berada di Desa berbeda setiap harinya. Hal ini di lakukan dalam rangka mengawal dan memastikan kegiatan coaching yang telah di sepakati bersama berjalan dengan lancar dan sukses dengan satu tekad menghadirkan pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan serta mengatasi pengangguran khususnya di Desa dengan mengembangkan Desa wisata berbasis masyarakat. Harapan ini di sampaikan pula oleh Dosen Pengampu KKN (DPK) Ir. Rusli Moh. Rukka. S.P.,M.Si di sela-sela sambutannya dalam sebuah seminar program KKNT Desa wisata wilayah tiga, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng pada rabu 3/1/2024 di aula antor kecamatan Tompobulu.

Dalam seminar yang di hadiri camat Tompobulu, kapolsek, babinsa, DPK, KKNT serta Kepala Desa dan Lurah yakni Desa Pattallassang, Desa Bonto-Bontoa dan Kelurahan Campaga yang di tempati untuk mengabdikan diri berjumlah 29 orang mahasiswa. Mereka diharapkan mampu melakukan pendataan dan pemetaan melalui sebuah observasi dan wawancara di wilayah kerja masing-masing untuk di lakukan pendalaman lewat sembilan indikator kunci dari Dinas Pariwisata yaitu Lingkungan Dan Fisik, Keaneka Ragaman Hayati, Atraksi Budaya meliputi (kesenian, kuliner, sistem pengobatan tradisional, situs, rumah ibadah dan sejenisnya), Infra struktur, Kelembagaan, SDM, Sikap dan tata Kehidupan Masyarakat, Keterjangkauan dan moda Transportasi serta Aktifitas Masyarakat.

Banyaknya potensi wisata yang berada di Desa dapat kita lihat dan saksikan di beberapa tempat di tanah air seperti Goa Pindul di Desa Beriharjo Yogyakarta, Kolam renang Umbul Ponggok di Klaten jawa tengah, Kebun kopi colol, air terjun, di lambaleda NTT dan lain-lain. Dari ketiga contoh Desa wisata tersebut terdapat desa yang dulunya sebelum di cetuskan di tahun 2009 di kutip dari Kontan.co.id Desa ponggok merupakan Desa yang sangat miskin dari 18 desa lainnya di kecamatan polanharjo Klaten. Namun saat ini Desa yang kaya akan mata air tersebut berubah drastis 180 derajat yang di gagas bersama UGM. berdasarkan data kementerian Desa pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dengan status sebagai Desa maju di tahun 2022 telah mendapatkan Pendapatan Asli Desa menembus di angka 1 milyar pertahun yang awalnya hanya 17 juta pertahun di tahun 2007. Diantara poin inilah menunjukkan sebuah fakta, sehingga pemerintah Daerah melalui Dispar tak henti-hentinya melakukan sosialisasi dan observasi di tiap desa di kabupaten Bantaeng dan berhasil menyaring 10 desa yang di anggap memenuhi syarat untuk lanjut di lakukan pendalaman.

Sebelumnya Kepala Dinas Pariwisata, ibu Harmoni di beberapa Desa tempatnya coaching menekankan agar pembangunan pariwisata berbasis masyarakat di pastikan tertera di dalam RPJMDes yang saat ini dalam proses perancangan untuk memudahkan pemerintah Desa melakukan kewenangannya dalam penganggaran. Potensi Desa kita dari sektor pariwisata sangat menjanjikan dan sangat beragam di antaranya ada wisata religi, air, alam, dan pemandangan yang apabila di kelolah dengan tepat akan menghasilkan pundi-pundi rupiah yang tidak sedikit yang poinnya akan berdampak pada lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi di desa, pangkasnya.

Dari banyak contoh Desa yang sukses mengalami pertumbuhan ekonomi dan mensejahterahkan warganya secara mandiri melebar ke persada negeri menjadi pemantik untuk mengelolah potensi Desa yang kita miliki.

Sehubungan dengan itu, kehadiran KKNT Unhas bekerjasama dengan Dinas Pariwisata berharap ada cendera mata yang tinggalkan selama 45 hari keberadaannya hingga mereka kembali kekampus, yaitu dalam rangka mengawal program pembangunan pariwisata berkelanjutan berbasis masyarakat yang saat ini sudah dalam tahap penjajakan untuk melakukan coaching di 10 desa sebagai lokasi pilot pengembangan desa wisata yg di idam-idamkan,  secara maksimal menggunakan waktu dan tempat untuk bisa menggali potensi yang di miliki di dua desa dan satu kelurahan yakni campaga yang salah satu ikon desanya telah masuk ADWI dan berada di 5 besar nasional yaitu air terjun simoko.

 

Artikel ini telah dibaca 107 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pemdes Pandansari Klarifikasi Pemberitaan Media Terkait Pembangunan Wisata Yang Tidak Sesuai Fakta

6 Juni 2024 - 11:21 WIB

Jalani UKK di DPP PKB, K.H Syaepudin Asy Syadizly Yakin Dapat Rekomendasi

30 Mei 2024 - 23:40 WIB

Kades Karang Jaya Serahkan Sertifikat Program PTSL Kepada Warga Secara Gratis

16 Mei 2024 - 09:06 WIB

Pengurusan Adminduk cukup liwat loket desa semua bisa beres kecuali rekam KTP dan cetak KIA

27 Maret 2024 - 22:18 WIB

Antrian warga yang rekam ikd

BUM DESA BERSAMA LKD KABUATEN LAMPUNG TIMUR, WUJUDKAN LAPORAN KEUANGAN SESUAI STANDAR

24 Februari 2024 - 16:56 WIB

PONDOK PESANTREN HASYIM ASY’ARI JEPARA JADI LOKUS PELATIHAN MUJAHID PEMBANGUNAN DESA

28 Januari 2024 - 12:45 WIB

Trending di DESA