Menu

Mode Gelap
Pertashop: Solusi Entaskan Kemiskinan dan Percepat Kesejahteraan Desa di Kalsel Banjir dan Tanah Longsor Telan 33 Penambang Emas Ilegal Suwawa Layanan Jantung Intervensi RSUD M. Natsir Di Solok Diresmikan DPRD Kalteng Dorong Pengembangan Ekonomi Desa Melalui Sektor Pertanian Kompleks dan Kerajinan Tangan Minyak Atsiri Sumbar Melangkah Maju: Putra Daerah Dirikan PT Alam Anugerah Esensi (Arsens)

RAGAM · 10 Agu 2023 06:37 WIB ·

Samsul Hidayat Tantang Pemdes Randupitu Soal Sampah


 Samsul Hidayat Tantang Pemdes Randupitu Soal Sampah Perbesar

Pasuruan (DESA MERDEKA) – Persoalan sampah yang seolah tiada habisnya mendapat perhatian dari Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat.

Saat hadir di Musrenbangdes di Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Rabu (9/8/2023), ia menantang Pemdes Randupitu untuk mengubah sampah menjadi destinasi wisata.

Dalam sambutannya, politisi dari PKB itu menginginkan sampah yang identik dengan bau dan kotor, bisa menjadi destinasi wisata yang ramah lingkungan.

“Kalau dilogika, sampah itu bau dan kotor. Bagaimana bisa menjadi destinasi wisata. Tetapi kembali lagi, ini lah yang harus bisa dijawab oleh Pemdes Randupitu,” urainya.

Lebih gamblang ia menjelaskan, sampah harus diolah terlebih dahulu untuk membuat wisatawan nyaman berkunjung.

Dari pengolahan itu, sambungnya, hasilnya bisa digunakan untuk berbagai sektor. Salah satu contohnya adalah pertanian dengan pupuk komposnya.

“Konsepnya wisata edukasi. Nanti sampah ini larinya kemana saja. Contohnya, bisa untuk kompos. Pengunjung diajak melihat hidroponik, misalnya. Bisa juga jadi bahan bakar alternatif dan lain-lainnya,” paparnya.

Pria berpanggilan akrab Samsul ini tak asal memberi tantangan. Informasi yang ia dapatkan, Pemdes Randupitu sudah punya persiapan matang dalam pengolahan sampah.

Sebagai wakil rakyat, ia juga sudah siap membantu sumbangsih pikiran dan memperjuangkan kebutuhan anggaran Pemdes Randupitu.

“Saya tahu di Randupitu ini punya mesin pengolah sampah sudah lama. Makanya, saya beri tantangan, biar jadi lebih besar dari sekadar pengolahan sampah biasa. Nanti pasti saya bantu. Pasti,” tuturnya.

Sementara itu, tantangan yang cukup unik ini ditanggapi senyuman oleh Kades Randupitu, Mochammad Fuad. Lajang berusia kepala tiga ini yakin bisa memenuhi tantangan Samsul.

Modal utama yang ia miliki berupa mesin pengolah sampah. Mesin itu, lanjut Fuad, telah berhasil membuat bahan bakar alternatif dari bahan baku sampah warga.

“Kami sudah punya mesinnya. Sudah berhasil membuat bahan bakar alternatif. Jadi untuk menjadikan destinasi wisata, tinggal kami tata sektor-sektor lainnya,”

Sayangnya, Kades berperawakan gemuk ini memilih menyimpan rapat-rapat informasi detail mesin tersebut. Saat ini ia lebih berfokus pada peningkatan pelayanan.

“Pengolahan sampah ini kalau dijabarkan detail bisa menunjang ke banyak sektor. Tapi nanti ya. Kalau sudah saatnya kami buka, pasti kami informasikan,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dunia Peternakan Gorontalo di Guncang Kewaspadaan Penyakit Anthraks Informasi Hoaks

18 Juli 2024 - 08:47 WIB

PCNU dan Muslimat NU Bone Bolango Peduli Bencana Banjir Monano

14 Juli 2024 - 07:03 WIB

PCNU Bone Bolango Salurkan Bantuan Korban Bencana Banjir dan Tanah Longsor

14 Juli 2024 - 06:50 WIB

Badan Ta’mirul Masjid Nidaa ul khairaat Kelurahan Pauwo Kecamatan Kabila Peduli Bencana.

13 Juli 2024 - 13:14 WIB

Maninjau Bangun Masjid Ar-Rahim dan Asrama Putri untuk Generasi Qur’ani

10 Juli 2024 - 13:45 WIB

WIES 2025: Peluang Besar bagi Industri Halal Sumatera Barat Mendunia!

10 Juli 2024 - 13:12 WIB

Trending di RAGAM