Menu

Mode Gelap
Pj Bupati Banyuasin Koordinasi Langkah Strategis Penguatan Implementasi SAKIP Untuk Peningkatan Nilai AKIP Perangkat Desa Sulut Meninggal Dunia, BPJAMSOSTEK Serahkan Santunan Program Jaksa Garda Desa, Jadikan Gampong Sukaraja Contoh Pengelolaan Dana Desa Rp 7,5 Miliar Tambahan DD Untuk 65 Desa di Konawe Selatan Muhammadiyah Purbalingga :Kolaborasi Multipihak Wujudkan Zero Waste

PENDIDIKAN · 18 Mei 2023 07:37 WIB ·

Sah! SMKN Kaligondang Jadi Pusat Konversi Sepeda Motor Listrik di Jawa Tengah


 Sepede motor listrik buatan siswa SMK di Purbalingga dalam sebuah pameran (sumber : Dinperindag) Perbesar

Sepede motor listrik buatan siswa SMK di Purbalingga dalam sebuah pameran (sumber : Dinperindag)

Purbalingga (DESA MERDEKA) – Dinilai mampu menjadi pusat konversi listrik se-Jawa Tengah, SMK Negeri 1 Kaligondang terpilih menjadi tempat pelatihan untuk program konversi sepeda motor dari bahan bakar minyak (BBM) menjadi listrik.

“Kendaraan sepeda motor dinas akan dikonversi menjadi motor listrik, termasuk penggantian legalitas seperti BPKB dan plat nomor dari merah menjadi biru. Selain itu, motor-motor dari luar daerah juga bisa datang ke Purbalingga untuk diubah menjadi motor listrik,” ungkap Suwardi, Kepala Bagian Humas SMK Negeri Kaligondang.

Sebagai satu-satunya sekolah negeri yang memiliki legalitas untuk melakukan konversi sepeda motor BBM ke listrik, SMK Negeri 1 Kaligondang terpilih setelah melalui tahapan survei kelayakan.

Program ini tidak hanya berfokus pada konversi mesin dari BBM ke listrik, tetapi juga mencakup aspek ekosistem sepeda motor listrik, seperti pengurusan dokumen legalitas dan produksi suku cadang untuk sepeda motor listrik.

Pelaksanaan program konversi sepeda motor BBM ke listrik akan dimulai dengan lima hari pelatihan teknis di SMK Negeri 1 Kaligondang, mulai dari tanggal 20 hingga 24 Mei 2023, dengan tim pelatih dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Acara pembukaan pelatihan konversi akan dilaksanakan pada Sabtu, 20 Mei 2023.

Johan Arifin, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Purbalingga, menjelaskan bahwa peserta pelatihan akan berjumlah 20 orang, dengan 10 peserta berasal dari Purbalingga dan 10 lainnya dari luar daerah.

“Peserta pelatihan adalah para pelaku usaha yang telah memiliki bengkel motor dan memiliki potensi untuk menjadi bengkel konversi bersertifikasi. Mereka sudah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), lokasi bengkel, peralatan, dan tenaga mekanik,” tambah Johan.

Terpilihnya SMK Negeri 1 Kaligondang sebagai mitra strategis program konversi sepeda motor BBM ke listrik, menunjukkan pengakuan terhadap kelengkapan fasilitas sekolah dan keahlian di bidang pendidikan teknis. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat mendorong peninigkatan penggunaan kendaraan listrik dan membuka peluang bagi perkembangan industri sepeda motor listrik di Purbalingga dan wilayah Jawa Tengah secara luas.

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

PNP Kembangkan Destinasi Wisata Berkearifan Lokal

18 Mei 2024 - 00:28 WIB

Kekhalifahan dan Reformasi Bumi Prof. Dr. Nurcholish Madjid

15 Mei 2024 - 23:12 WIB

Praktik Baik Pemanfaatan Buku Bacaan Bermutu bagi Literasi Anak di Kota Batam

1 Maret 2024 - 22:59 WIB

Praktik baik prmanfaatan buku bagi literasi anak

Perjuangan Seorang Ayah Untuk Menjadikan Sarjana Anaknya Dengan Keluar Masuk Tempat Sampah

1 Maret 2024 - 07:48 WIB

Gol A Gong, Duta Baca Indonesia Bertandang Diskusi Dan Beri Apresiasi Warung Baca Pasinaon Ungaran

21 Februari 2024 - 23:28 WIB

Mengintip TBM “Rumah Sastra” sebagai Ruang belajar bagi Calon Penulis Handal

29 Januari 2024 - 13:23 WIB

Trending di PENDIDIKAN