Purbalingga [DESA MERDEKA] – Kabar gembira datang dari Purbalingga! SMK Negeri 1 Kaligondang dinilai mumpuni menjadi pusat konversi kendaraan listrik se-Jawa Tengah. Sekolah kejuruan ini terpilih sebagai lokasi pelatihan program konversi sepeda motor berbahan bakar minyak (BBM) menjadi bertenaga listrik.
Kepala Bagian Humas SMK Negeri Kaligondang, Suwardi, menjelaskan cakupan program ini. “Kendaraan dinas roda dua akan diubah menjadi motor listrik. Selain itu, penggantian legalitas seperti BPKB dan plat nomor dari merah ke biru juga termasuk. Bahkan, motor dari luar Purbalingga pun bisa datang untuk dikonversi,” ungkap Suwardi.
Terpilihnya SMK Negeri 1 Kaligondang bukan tanpa alasan. Sekolah ini menjadi satu-satunya sekolah negeri yang memiliki legalitas resmi untuk melakukan konversi motor BBM ke listrik. Pemilihan ini dilakukan setelah melalui serangkaian survei kelayakan yang ketat.
Program ini tidak hanya fokus pada perubahan mesin. Lebih dari itu, aspek ekosistem sepeda motor listrik juga menjadi perhatian. Pengurusan dokumen legalitas serta potensi produksi suku cadang motor listrik turut menjadi bagian penting dalam program ini.
Pelaksanaan program konversi ini akan dimulai dengan pelatihan teknis selama lima hari. SMK Negeri 1 Kaligondang akan menjadi tuan rumah pelatihan yang berlangsung dari tanggal 20 hingga 24 Mei 2023. Tim pelatih ahli didatangkan langsung dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Acara pembukaan pelatihan konversi dijadwalkan pada Sabtu, 20 Mei 2023.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Purbalingga, Johan Arifin, memberikan rincian peserta pelatihan. “Sebanyak 20 peserta akan mengikuti pelatihan ini. Sepuluh peserta berasal dari Purbalingga, sementara sepuluh lainnya datang dari berbagai daerah di luar Purbalingga,” jelas Johan.
Lebih lanjut, Johan Arifin menambahkan kriteria peserta. “Peserta pelatihan adalah para pelaku usaha bengkel motor yang memiliki potensi menjadi bengkel konversi bersertifikasi. Mereka telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), lokasi bengkel yang jelas, peralatan memadai, serta tenaga mekanik yang kompeten,” imbuhnya.
Terpilihnya SMK Negeri 1 Kaligondang sebagai mitra strategis program ini menunjukkan pengakuan atas fasilitas lengkap sekolah serta keahlian di bidang pendidikan teknis. Selain itu, program ini diharapkan mampu mendorong peningkatan penggunaan kendaraan listrik. Peluang bagi perkembangan industri sepeda motor listrik di Purbalingga dan Jawa Tengah secara luas pun terbuka lebar.
Konten Kreator Desa


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.