Menu

Mode Gelap
Banjir dan Tanah Longsor Telan 33 Penambang Emas Ilegal Suwawa Layanan Jantung Intervensi RSUD M. Natsir Di Solok Diresmikan DPRD Kalteng Dorong Pengembangan Ekonomi Desa Melalui Sektor Pertanian Kompleks dan Kerajinan Tangan Minyak Atsiri Sumbar Melangkah Maju: Putra Daerah Dirikan PT Alam Anugerah Esensi (Arsens) Tingkatkan Nilai AKIP, Pemkab Banyuasin Konsultasi dengan Kementerian PANRB

RAGAM · 12 Jun 2024 12:03 WIB ·

Puskesmas Pamandegan Gelar Monev Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Posyandu Cikalahang


 Puskesmas Pamandegan Gelar Monev Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Posyandu Cikalahang Perbesar

Lebak (DESA MERDEKA) – Puskesmas Pamandegan, Kecamatan Cikulur, menggelar monitoring dan evaluasi (Monev) intervensi serentak pencegahan stunting di Posyandu Cikalahang, Desa Pasirgintung, pada hari Rabu, 12 Juni 2024. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk pendamping PKH Ahmad Humaedi, Kepala Desa Budi, penyuluh agama Agus Faiz, Camat Cikulur H. Sukmajaya, M.Pd., serta jajaran Puskesmas Pamandegan.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang stunting, intervensi masalah gizi dan kesehatan, pelayanan kesehatan ibu hamil dan calon pengantin, serta pengukuran berat badan, lingkar kepala, dan lingkar lengan balita. Ibu-ibu dan calon pengantin yang hadir mengikuti acara dengan penuh antusias dan menyimak edukasi dari berbagai narasumber yang kompeten.

Menurut Ibu Ponirah, salah satu warga Kampung Cikalahang yang hadir, “Kegiatan ini sangat berarti bagi kami karena masalah di keluarga masih kurang memahami pentingnya kesehatan bagi ibu hamil dan sekalian juga bisa memeriksakan kesehatan.”

Camat Cikulur, H. Sukmajaya, menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan kebijakan pusat dan daerah untuk mengedukasi masyarakat tentang stunting di tingkat bawah. “Walaupun Kecamatan Cikulur bukan lokus stunting yang sudah dilaksanakan oleh pj bupati Lebak pada beberapa waktu lalu, penting bagi masyarakat untuk mengetahui apa itu stunting dan dampaknya,” ujarnya.

Pendamping PKH, Ahmad Humaedi, menambahkan bahwa kegiatan ini selaras dengan program PKH. “Kami diinstruksikan untuk mengadakan P2K2, dan salah satu modul yang harus disampaikan kepada masyarakat, terutama peserta PKH, adalah modul kesehatan dan gizi, di dalamnya tercantum pencegahan stunting. Sehingga, kegiatan ini sangat bagus dalam mengedukasi masyarakat,” tuturnya.

Pada kesempatan ini, Kepala Desa Pasirgintung menekankan kepada para peserta yang hadir untuk menyerap dan mempraktikkan semua materi dari seluruh narasumber yang kompeten.

Monev intervensi serentak pencegahan stunting ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang stunting, serta mendorong mereka untuk menerapkan pola hidup sehat dan bergizi untuk mencegah terjadinya stunting pada anak-anak.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Maninjau Bangun Masjid Ar-Rahim dan Asrama Putri untuk Generasi Qur’ani

10 Juli 2024 - 13:45 WIB

WIES 2025: Peluang Besar bagi Industri Halal Sumatera Barat Mendunia!

10 Juli 2024 - 13:12 WIB

Perbaikan Jalan Nasional Lembah Anai Dikebut, Ditargetkan Selesai Juli 2024

10 Juli 2024 - 11:39 WIB

Semarak Kemerdekaan di Ranah Minang: 40 Kegiatan Siap Digelar Pemprov Sumbar

9 Juli 2024 - 11:04 WIB

Dorong BUMDesa Ekspor Anggrek, Gus Halim Temui Menteri LHK Siti Nurbaya

8 Juli 2024 - 18:44 WIB

Festival Banjoemas Kota Lama Ditutup dengan Ruwat Sukerta

8 Juli 2024 - 01:35 WIB

Trending di RAGAM