Baturaja [DESA MERDEKA] – Aksi nyata jajaran Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu (Polres OKU) dalam menyalurkan Bantuan Sosial Kemanusiaan kepada masyarakat kurang mampu pada Kamis (13/04/2023) lalu, adalah cerminan positif kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat. Lebih dari sekadar rutinitas, kegiatan ini, yang menyasar warga Kelurahan Saung Naga, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten OKU, Sumatera Selatan, mengirimkan pesan kuat tentang empati dan kepedulian korps Bhayangkara, terutama di bulan suci Ramadan.
Paket sembako yang disalurkan, berisi kebutuhan pokok seperti beras, mi instan, gula, tepung terigu, dan minyak goreng, mungkin terlihat sederhana. Namun, seperti yang diungkapkan Waka Polres OKU Kompol Farida Aprillah, yang mewakili Kapolres OKU AKBP Arif Harsono, nilai bantuan ini terletak pada ketulusan niat untuk berbagi, bukan semata pada harga barang. Di bulan Ramadan yang penuh berkah, uluran tangan dari Polres OKU ini tentu menjadi oase bagi mereka yang membutuhkan.
Inisiatif Polres OKU ini jelas melampaui tugas pokok kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kegiatan ini adalah manifestasi dari komitmen Polri untuk hadir dan meringankan beban warganya, khususnya di momen-momen sulit seperti bulan puasa bagi sebagian masyarakat yang kurang beruntung secara ekonomi. Kehadiran Kasat Binmas Polres OKU AKP Indra Wilis dan Kapolsek Baturaja Barat Iptu Yusrizal, S.E., dalam kegiatan yang dipimpin langsung oleh Waka Polres, semakin menunjukkan keseriusan dan soliditas jajaran Polres OKU dalam menjalankan aksi kemanusiaan ini.

Sorayah (62), salah seorang penerima bantuan, dengan tulus menyampaikan rasa terima kasihnya. Ungkapan “bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami” adalah representasi dari harapan dan kebutuhan banyak keluarga prasejahtera. Di tengah himpitan ekonomi, bantuan sembako ini tentu memberikan kelegaan dan membantu mereka menjalankan ibadah puasa dengan lebih tenang.
Lebih dari sekadar memberikan bantuan materi, kegiatan ini juga memperlihatkan sisi humanis anggota Polri. Momen Waka Polres OKU menyempatkan diri menjenguk Pandi, seorang warga yang membutuhkan, di sela-sela penyaluran bantuan, adalah simbol kedekatan dan kepedulian Polri terhadap kondisi warganya. Tindakan ini membangun citra positif kepolisian sebagai pengayom dan pelindung masyarakat, bukan hanya penegak hukum semata.
Aksi Polres OKU ini patut diapresiasi dan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi instansi lain serta masyarakat luas untuk turut berbagi dan peduli terhadap sesama, terutama di bulan Ramadan. Kehadiran Polri dengan wajah humanis dan penuh empati seperti ini akan semakin mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat, menciptakan sinergi yang positif dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta membangun bangsa yang lebih peduli dan solider.
Disela Pembagian Bansos, Waka Polres OKU Kunjungi Bocah Yang Beberapa Waktu Yang Lalu Di Senggol Kereta Api Saat Bermain Layang Layang. Saat penyerahan bantuan sosial, Waka Polres Oku terlihat membesuk dan menanyakan kondisi Pandu (11) yang dalam kondisi kepala masih berbalut perban, akibat luka 20 Jahitan paska tersenggol tersenggol kereta api, pekan lalu.
kesempatan itu pun dijadikan sarana Waka Polres OKU, untuk memberikan semangat dan perhatian serta meminta Pandu (11) untuk tidak lagi bermain di area Rel Kereta Api.
Sebelumnya pada Jum’at ( 07/04/2023) sekira pukul. 14.15 Wib, korban Pandu (11) sedang bermain layang – layang di sekitar rel kereta api Kel. Saung Naga Kec. Baturaja Barat Kab. Oku.
Saat asyik bermain layang-layang, tanpa di sadari oleh korban bahwa adanya Kereta Api jenis Kuala stabas yang akan melintasi rel tersebut, setelah tersenggol korban langsung dibawa ke RSUD Ibnu Soetowo Baturaja dengan kondisi korban dalam keadaan sadar dan mengalami luka robek di kepala belakang dengan 20 jahitan. (Das)



















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.