Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, resmi melantik Ir. Suprayitno, MA sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Payakumbuh di Auditorium Istana Gubernur Sumbar, Senin (27/5/2024). Suprayitno yang sebelumnya merupakan Direktur di Kemendagri hadir menggantikan Jasman yang telah purna tugas.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Mahyeldi juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri terkait perpanjangan masa jabatan Fernando Jongguran Simanjuntak sebagai Pj Bupati Kepulauan Mentawai. Langkah ini diambil untuk menjamin kesinambungan roda pemerintahan di kedua daerah strategis tersebut.
Fokus pada Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih
Dalam arahannya, Mahyeldi menekankan bahwa kepala daerah memiliki tanggung jawab moral untuk menerapkan prinsip good and clean governance. Ia meminta para pejabat yang baru dilantik untuk mengutamakan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
“Harmonisasi dalam kepemimpinan adalah kunci. Saya meminta kepala daerah untuk menjaga komunikasi yang efektif dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, hingga sektor swasta demi percepatan pembangunan,” ujar Mahyeldi.
Optimalisasi Potensi Daerah dan Pengentasan Kemiskinan
Gubernur juga menyoroti pentingnya kreativitas kepala daerah dalam menggali potensi wilayah masing-masing. Menurutnya, Kota Payakumbuh dan Kepulauan Mentawai memiliki karakteristik unik yang jika dikelola dengan maksimal akan berdampak langsung pada kesejahteraan ekonomi masyarakat.
Target utama yang ditekankan adalah pengentasan kemiskinan ekstrem dan peningkatan taraf hidup warga. Mahyeldi mengingatkan bahwa jabatan ini bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah untuk menghadirkan solusi nyata di tengah masyarakat.
“Kinerja kepala daerah akan terus kami evaluasi secara berkala. Fokuslah pada program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat agar kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya,” tambahnya.
Sinergi Lintas Sektor
Sebagai Pj Wali Kota, Suprayitno diharapkan membawa pengalaman birokrasinya dari Kementerian Dalam Negeri untuk memperkuat sinkronisasi kebijakan antara pusat dan daerah. Sementara itu, Fernando Jongguran Simanjuntak diharapkan mampu mengintegrasikan keahliannya di sektor perikanan untuk memajukan potensi maritim Kepulauan Mentawai yang selama ini menjadi tulang punggung daerah tersebut.
Pelantikan ini menandai babak baru bagi Payakumbuh dan kelanjutan stabilitas bagi Mentawai dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.