Menu

Mode Gelap
Pj Bupati Banyuasin Koordinasi Langkah Strategis Penguatan Implementasi SAKIP Untuk Peningkatan Nilai AKIP Perangkat Desa Sulut Meninggal Dunia, BPJAMSOSTEK Serahkan Santunan Program Jaksa Garda Desa, Jadikan Gampong Sukaraja Contoh Pengelolaan Dana Desa Rp 7,5 Miliar Tambahan DD Untuk 65 Desa di Konawe Selatan Muhammadiyah Purbalingga :Kolaborasi Multipihak Wujudkan Zero Waste

IPTEK · 10 Apr 2023 19:33 WIB ·

Petani Desa Murung Asam, Gunakan Drone Basmi Putri Malu Raksasa


 Petani Desa Murung Asam, Gunakan Drone Basmi Putri Malu Raksasa Perbesar

Hulu Sungai Utara ( DESA MERDEKA) – Keberadaan gulma jenis ‘Putri Malu Raksasa’ di kawasan pertanian dan perikanan di Desa Murung Asam, Kecamatan Sungai Pandan, dimusnahkan para petani Desa Murung Asam, memanfaatkan teknologi drone untuk penyemprotan gulma.

“Harapan kami setelah penyemprotan ini, warga kita minimal bisa mencari ikan, karena susupan gunung putri malu raksasa sudah berkurang, jadi perahu masyarakat kembali bisa melintasi lahan rawa,” beber Fajeri, Kepala Desa Murung Asam, Minggu (9/4/2023).

Melalui dana APBDes, Pemdes telah menganggarkan untuk penyemprotan gulma seluas 21 hektare yang dapat dimanfaatkan untuk lahan tangkap ikan dan lahan pertanian. Tiga tahun terakhir warga tidak dapat melakukan tanam padi lantaran pengaruh iklim akibat lahan rawa tak kunjung kering. Warga berharap dapat memanfaatkan lahan pertanian menjadi kawasan tangkapan ikan warga, yang bermata pencaharian sebagai petani dan nelayan tangkap di lahan rawa lebak.

“Setelah kepala desa menganggarkan melalui ketahanan pangan, diharapkan setelah ini selesai, warga yang memiliki lahan tolong dijaga dan dipelihara, jangan sampai setelah kepala desa menganggarkan ratusan juta, lahannya malah tidak dijaga,” tegas Deby Yudiyanto, salah satu penyuluh pertanian yang ditugaskan Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Utara, untuk mengawasi kegiatan penyemprotan menggunakan drone.

Menurut penyuluh pertanian ini, penggunaan teknologi drone pertanian kali ini sangat bagus, efisien, serta lebih hemat biaya, lantaran mampu menyelesaikan penyemprotan lahan hingga 25 hektare hanya dalam satu hari.

“Sudah beberapa desa menggunakan pemanfaatan penyemprotan drone ini. Beberapa desa di Kabupaten HSU menunggu giliran penyemprotan serupa, hanya saja menunggu jadwal dan waktu yang tepat untuk pelaksanaan,” terang Deby.

Dinas Pertanin HSU berharap kesadaran untuk menjaga lingkungan secara bersama perlu ditimbuhkan kembali, mulai dari aparat desa dan seluruh warga. Agar pemanfaatan lahan rawa untuk pertanian dan area tangkap ikan dapat terus terjaga.

Warga desa bekerja sama dengan Dinas Pertanian HSU dibantu anggota Koramil 08/Sungai Pandan Kodim 1001/HSU-Balangan dalam penyemprotan dengan menggunakan teknologi drone dari jasa pihak swasta.

 

Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Endang Irianti, Anak Petani Yang mengharumkan Nama Sorong lewat Aplikasi SI MANISO

10 September 2023 - 02:25 WIB

Desa Digital Bakal Tingkatkan Ekonomi dan Percepat Pembangunan Desa

24 Agustus 2023 - 08:49 WIB

Gus Halim: Desa Harus Mampu Beradaptasi dengan Digitalisasi

24 Agustus 2023 - 06:48 WIB

Luncurkan Aplikasi “SAMAWAKI”, Bantaeng Digitalkan Pencatatan Pernikahan

14 Juli 2023 - 21:10 WIB

Purbalingga Terus Perjuangkan Bengkel Motor Listrik Bertaraf Nasional

7 Juli 2023 - 14:07 WIB

H. Rofik Hananto Gandeng Balai Diklat Industri Yogyakarta Gelar Pelatihan Digital Marketing di Purbalingga

11 Juni 2023 - 13:53 WIB

Trending di IPTEK