Menu

Mode Gelap
Pj Bupati Banyuasin Koordinasi Langkah Strategis Penguatan Implementasi SAKIP Untuk Peningkatan Nilai AKIP Perangkat Desa Sulut Meninggal Dunia, BPJAMSOSTEK Serahkan Santunan Program Jaksa Garda Desa, Jadikan Gampong Sukaraja Contoh Pengelolaan Dana Desa Rp 7,5 Miliar Tambahan DD Untuk 65 Desa di Konawe Selatan Muhammadiyah Purbalingga :Kolaborasi Multipihak Wujudkan Zero Waste

RAGAM · 26 Apr 2023 21:44 WIB ·

Peringati Hari Kartini, Desa Ensa Gelar Lomba Lingkungan Antar RT


 Peringati Hari Kartini, Desa Ensa Gelar Lomba Gapura dan Kebersihan Lingkungan Antar RT Perbesar

Peringati Hari Kartini, Desa Ensa Gelar Lomba Gapura dan Kebersihan Lingkungan Antar RT

Morowali Utara ( DESA MERDEKA ) – Peringatan Hari Kartini, 21 April 2023, dimeriahkan Panitia beserta tim penggerak PKK Desa Ensa, Kecamatan Mori Atas, Kabupaten Morowali Utara, (Morut), dengan menggelar perlombaan pembuatan gapura batas RT dan perlombaan kebersihan lingkungan antar RT.

“Tujuan dari perlombaan ini bukan hanya untuk memperebutkan juara atau hadiah semata, tetapi juga untuk mewujudkan dan memperkokoh persatuan dan kesatuan warga, khususnya masyarakat Desa Ensa,” papar Jeane Konduwe, Ketua TP-PKK Desa Ensa.

Sebanyak delapan RT berpartisipasi dalam perlombaan ini dan telah mempersiapkan diri dengan kreasi gapura batas RT terbaik dan kebersihan lingkungan secara maksimal. Adapun panitia, menyediakan piala dan hadiah uang tunai, dengan kategori juara yaitu Juara 1 sebesar Rp 1jt, Juara 2 sebesar Rp 750, Juara 3 sebesar Rp.600 dan Juara 4 sebesar Rp 8.250.

“Penilaian untuk perlombaan pembuatan gapura dan kebersihan lingkungan antar RT dimulai sejak tanggal 3 April 2023 dan berakhir pada tanggal 24 April 2023. Tim penilai berasal dari Pemerintah Desa Ensa, tim perwakilan PKK Kecamatan, dan tokoh masyarakat,” terang Jeane Konduwe.

Menurut Jeane, kebersihan lingkungan merupakan pangkal kesehatan. Oleh karena itu, menjaga kebersihan lingkungan, harus dimulai dari hal yang paling kecil, seperti membuang sampah pada tempatnya. Selain itu, setiap warga harus bisa memanfaatkan pekarangan rumah untuk peningkatan ekonomi keluarga.

Salah satu contohnya adalah dengan melakukan budidaya tanaman toga di setiap rumah serta menanam bunga di pinggir jalan untuk mendukung program pemerintah dalam mencegah dampak inflasi yang terjadi.

“Dengan begitu, maka akan tercipta keindahan dan keasrian di desa,” kata Jeane Konduwe.

Perlombaan yang dilaksanakan dalam rangkaian peringatan emansipasi wanita tersebut, diharapkan juga mampu menjadi media perekat warga, sekaligus sebagai upaya untuk tetap mempertahankan budaya bergotong-royong yang sudah turun temurun.

 

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Upaya Memperluas Cakrawa Artistik JLF 2024 Gelar Lengger Banyumasan

15 Juni 2024 - 10:01 WIB

Kapolres Metro Bekasi Gelar Olahraga Bersama Dan Berikan Doorprize Sambut HUT Bhayangkara ke -78

14 Juni 2024 - 17:55 WIB

INTERVENSI SERENTAK PENCEGAHAN STUNTING DI CIKULUR

12 Juni 2024 - 12:03 WIB

Terbukti Langgar AD/ART dan Kode Etik, FORKI Malut Beroleh SP-Satu Dari KONI Malut

10 Juni 2024 - 21:00 WIB

Ajak jaga Keamanan Lingkungan, Polres Metro Bekas Laksanakan Kunjungan Ke Wilayah Hukum Polres Metro Bekasii

9 Juni 2024 - 11:34 WIB

Dukung Kiayi Aep, Milenial di Lebak Inginkan Lebak Melesat Berkemajuan

4 Juni 2024 - 19:01 WIB

Trending di RAGAM