Menu

Mode Gelap
Banjir dan Tanah Longsor Telan 33 Penambang Emas Ilegal Suwawa Layanan Jantung Intervensi RSUD M. Natsir Di Solok Diresmikan DPRD Kalteng Dorong Pengembangan Ekonomi Desa Melalui Sektor Pertanian Kompleks dan Kerajinan Tangan Minyak Atsiri Sumbar Melangkah Maju: Putra Daerah Dirikan PT Alam Anugerah Esensi (Arsens) Tingkatkan Nilai AKIP, Pemkab Banyuasin Konsultasi dengan Kementerian PANRB

LINGKUNGAN · 20 Okt 2023 06:33 WIB ·

Perhutani KPH Malang Beri Kelonggaran LMDH Manfaatkan Lahan Dibawah Tegakan


 Perhutani KPH Malang Beri Kelonggaran LMDH Manfaatkan Lahan Dibawah Tegakan Perbesar

Malang (DESA MERDEKA) – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Malang memberikan kelonggaran kepada Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) untuk memanfaatkan lahan di bawah tegakan tanaman jati dan di sekitar tanaman jati baby dengan tanaman yang tidak mengganggu pertumbuhan tanaman pokok.

Sosialisasi terkait kerjasama ini dilakukan di kawasan RPH Sumber Kembang BKPH Sumbermanjing pada hari Kamis (19/10/2023). Mewakili Administratur KPH Malang, Bpk Dedy Cahyadi menyampaikan bahwa pihaknya memberikan ruang kepada masyarakat desa sekitar hutan untuk memanfaatkan lahan di bawah tegakan dalam rangka mendukung program pemerintah melalui ketahanan pangan nasional.

Mewakili Administratur KPH Malang, Bapak Dedy Cahyadi menjelaskan bahwa pihaknya memberikan ruang kepada masyarakat pesanggem untuk memanfaatkan lahan di bawah tegakan dalam upaya mendukung program pemerintah melalui ketahanan pangan nasional.

Senada dengan Bapak Dedy, Asper BKPH Sumbermanjing, Bapak Amir Hamzah, menambahkan bahwa Perhutani memberikan kelonggaran terkait pemanfaatan lahan di bawah tegakan kayu jati dengan mendasari Pola Kemitraan Kehutanan dengan pembuatan Perjanjian Kerjasama Agroforestry (PKS Agroforestry).

“Lahan tersebut akan ditanami tanaman komoditi yang bertujuan meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat desa sekitar hutan, termasuk mendukung program pemerintah melalui ketahanan pangan nasional menuju swasembada pangan dalam 5 tahun kedepan,” papar Bapak Amir Hamzah.

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa secara teknis tata pola tanam diatur sedemikian rupa agar tanaman pokok dan tanaman pertanian dapat tumbuh secara maksimal.

Sosialisasi ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Bpk Pujianto Kasi PSDH KPH Malang, Bpk Totok Tamat Kss, Kemitraan, KPH Malang, Bpk Suliono Kaur TK Sumber Manjing, KRPH Sumber Kembang Bpk Adi Pujianto beserta jajaran, Ketua LMDH Bpk Sukoco, perangkat desa Tambakasri, tokoh masyarakat, dan para pesanggem.

Salah satu tokoh masyarakat, Bapak H Mahrus Ali, menyampaikan rasa gembira dan terima kasih kepada Perhutani atas kerjasama ini. “Dengan terjalinnya kerjasama ini diharapkan pendapatan masyarakat menjadi meningkat sehingga kebutuhan ekonomi Masyarakat sekitar hutan dapat tercukupi dan program ketahanan pangan nasional tercapai,” ujarnya.

Diharapkan dengan adanya kerjasama ini, program ketahanan pangan nasional dapat tercapai dan kesejahteraan masyarakat desa sekitar hutan dapat meningkat.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 107 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Banjir dan Tanah Longsor Telan 33 Penambang Emas Ilegal Suwawa

8 Juli 2024 - 16:29 WIB

Cagar Alam Desa Kubung Terancam Punah Akibat Pertambangan Liar, Potensi Wisata Air Panas Terbengkalai

4 Juli 2024 - 22:28 WIB

PAC Pemuda Pancasila Pebayuran Bagikan Takjil

29 Maret 2024 - 18:38 WIB

Peduli Pelestarian Alam Ansor Banser Gajah Tanam 500 Pohon Pule

9 Maret 2024 - 18:48 WIB

Komitmen Selamatkan 20.000 Jiwa, Polres Banyuasin Musnahkan Barang Narkotika

16 Januari 2024 - 13:44 WIB

Di Sitiarjo, DLH Kabupaten Malang Bagikan Tempat Sampah, Jaga Kelestarian Lingkungan

10 Januari 2024 - 14:06 WIB

Trending di LINGKUNGAN