Menu

Mode Gelap
Banjir dan Tanah Longsor Telan 33 Penambang Emas Ilegal Suwawa Layanan Jantung Intervensi RSUD M. Natsir Di Solok Diresmikan DPRD Kalteng Dorong Pengembangan Ekonomi Desa Melalui Sektor Pertanian Kompleks dan Kerajinan Tangan Minyak Atsiri Sumbar Melangkah Maju: Putra Daerah Dirikan PT Alam Anugerah Esensi (Arsens) Tingkatkan Nilai AKIP, Pemkab Banyuasin Konsultasi dengan Kementerian PANRB

RAGAM · 10 Jul 2024 11:39 WIB ·

Perbaikan Jalan Nasional Lembah Anai Dikebut, Ditargetkan Selesai Juli 2024


 Perbaikan Jalan Nasional Lembah Anai Dikebut, Ditargetkan Selesai Juli 2024 Perbesar

Tanah Datar (DESA MERDEKA) – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, meminta masyarakat untuk bersabar menunggu selesainya pembangunan kembali (rekonstruksi) permanen jalan nasional Lembah Anai. Saat ini, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) dan HKI terus bekerja keras 24 jam setiap hari, agar ruas jalan yang putus akibat banjir bandang tersebut bisa dilalui secara bertahap mulai Juli ini.

“Petugas dari Balai Jalan dan PT HKI bekerja 24 jam sehari semalam untuk mempercepat rekonstruksi jalan nasional ini. Kita ucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya. Oleh karena itu, kita harap masyarakat tetap bersabar menunggu proses pembangunannya selesai,” ujar Mahyeldi saat meninjau proses dan perkembangan rekonstruksi permanen jalan nasional Lembah Anai, Selasa (09/07/2024).

Gubernur Mahyeldi memastikan, Pemprov Sumbar juga terus berupaya membantu percepatan rekonstruksi jalan nasional tersebut, baik dalam bentuk peralatan, kendaraan alat berat, dan lain sebagainya.

Tiga Titik Pengerjaan Berat

Berdasarkan informasi dari BPJN Sumbar, Gubernur Mahyeldi menyebut bahwa dari 16 titik kerusakan jalan yang direkonstruksi secara permanen, terdapat tiga titik pengerjaan yang cukup berat dan membutuhkan tenaga ekstra. Oleh karena itu, Pemprov Sumbar memastikan kesiapan untuk membantu percepatan proses rekonstruksi pada titik-titik tersebut.

“Ada tiga titik yang pengerjaannya cukup berat. Kita di Pemprov Sumbar akan segera rapat untuk menurunkan peralatan dan kendaraan alat berat, yang bisa digunakan untuk membantu percepatan pengerjaan tersebut,” ungkap Gubernur Mahyeldi.

Jalur Alternatif dan Target Penyelesaian

Pemerintah sangat menyadari bahwa jalan nasional Lembah Anai yang putus sepanjang lebih kurang 6 kilometer itu sangat penting bagi masyarakat Sumbar, bahkan bagi masyarakat di provinsi tetangga. Sebab, ruas jalan itu selama ini menjadi jalur utama perlintasan orang dan barang. Oleh karena itu, percepatan rekonstruksi permanen terus diupayakan.

“Untuk sementara, kita minta masyarakat tetap bersabar, dan menggunakan jalur alternatif seperti Malalak dan Sitinjau Lauik secara bijak, sembari menunggu rekonstruksi jalan Lembah Anai selesai. Berdasarkan target sebelumnya, sekitar tanggal 20-an Juli ini jalan Lembah Anai sudah bisa dilalui secara bertahap, tetapi tetap akan ada pembatasan jenis kendaraan, dan masih sistem buka tutup hingga pengerjaan betul-betul rampung 100 persen,” pungkas Gubernur Mahyeldi.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Maninjau Bangun Masjid Ar-Rahim dan Asrama Putri untuk Generasi Qur’ani

10 Juli 2024 - 13:45 WIB

WIES 2025: Peluang Besar bagi Industri Halal Sumatera Barat Mendunia!

10 Juli 2024 - 13:12 WIB

Semarak Kemerdekaan di Ranah Minang: 40 Kegiatan Siap Digelar Pemprov Sumbar

9 Juli 2024 - 11:04 WIB

Dorong BUMDesa Ekspor Anggrek, Gus Halim Temui Menteri LHK Siti Nurbaya

8 Juli 2024 - 18:44 WIB

Festival Banjoemas Kota Lama Ditutup dengan Ruwat Sukerta

8 Juli 2024 - 01:35 WIB

Kandang/Tandang #2: Los Future Hadirkan Perpaduan Seni Elektronik, Diskusi, dan Pesta di Semarang

5 Juli 2024 - 22:16 WIB

Trending di RAGAM