Menu

Mode Gelap
Pj Bupati Banyuasin Koordinasi Langkah Strategis Penguatan Implementasi SAKIP Untuk Peningkatan Nilai AKIP Perangkat Desa Sulut Meninggal Dunia, BPJAMSOSTEK Serahkan Santunan Program Jaksa Garda Desa, Jadikan Gampong Sukaraja Contoh Pengelolaan Dana Desa Rp 7,5 Miliar Tambahan DD Untuk 65 Desa di Konawe Selatan Muhammadiyah Purbalingga :Kolaborasi Multipihak Wujudkan Zero Waste

IPTEK · 14 Jul 2023 21:10 WIB ·

Luncurkan Aplikasi “SAMAWAKI”, Bantaeng Digitalkan Pencatatan Pernikahan


 Luncurkan Aplikasi “SAMAWAKI”, Bantaeng Digitalkan Pencatatan Pernikahan Perbesar

Bantaeng (DESA MERDEKA) : Disdukcapil Kabupaten Bantaeng meluncurkan aplikasi SAMAWAKI (Sistem Aplikasi Menikah Bawa Pulang Kartu Keluarga, KTP dan Buku nikah). Kabupaten Bantaeng yang di nakhodai Dr. Ilham Azikin ini, dikenal sebagai daerah yang kaya akan inovasi. Sebelumnya Pemkab Bantaeng meluncurkan beberapa inovasi yang menorehkan berbagai penghargaan baik tingkat provinsi maupun tingkat pusat. Diantaranya di bidang kesehatan ada, terminal darah, Bendera saskia (Satu sasaran Kesehatan Ibu dan Anak) relawan dikte TBC, Kusta dan lain-lain yang membawa Bantaeng menyabet sekian penghargaan berkat inovasinya.

Disdukcapil Bantaeng yang dipimpin Drs. M. Ali Imran, MM, memunculkan aplikasi samawaki sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan perkawinan yang belum tercatat pada aplikasi sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK).

Aplikasi Samawaki ini di sepakati bersama antara pemerintah Kabupaten Bantaeng dengan Pengadilan Agama serta kementerian Agama dengan nomor kesepakatan masing-masing, 460/19/KB/VIII/2021, W20-A19/739/HM.01.1/VIII/2021, B.2112/KK.21.01/6/TW.01/8/2021. dan di tanda tangani masing-masing pihak.

Melalui sambungan telepon seluler, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil Kabupaten Bantaeng M. ali Imran mengisahkan perjalannya.  Pencetus kelahiran aplikasi Samawaki tersebut menjelaskan kepada awak media, bahwa tingginya angka status kawin tidak tercatat pada kartu keluarga dalam sistem informasi administrasi kependudukan atau SIAK , di sebabkan masih rendahnya tingkat kesadaran masyarakat terkait tertib administrasi kependudukan. 

Inovasi Samawaki merupakan solusi yang menawarkan kemudahan pelayanan yang terintegrasi.

Dengan melihat dua aspek yakni proses yang menggunakan sistem OSS (One Stop service) yang di lakukan di KUA dengan persyaratan yang di butuhkan untuk pencatatan Nikah melalui update Status Data Kependudukan secara online. Kedua aspek output di mana pasangan suami istri yang telah melaksanakan akad nikah maka kedua orang tua mempelai akan menerima dokumen adminduk secara bersamaan berupa tujuh macam dokumen yaitu, Buku nikah suami, buku nikah istri, KK pengantin baru, KTP suami, KTP istri, KK orang tua dan KK mertua yang secara otomatis terupdate sebelum dilakukan penyerahan ke masing-masing yang bersangkutan, Urai Ali Imran mengakhiri penjelasannya. 

 

Artikel ini telah dibaca 107 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Endang Irianti, Anak Petani Yang mengharumkan Nama Sorong lewat Aplikasi SI MANISO

10 September 2023 - 02:25 WIB

Desa Digital Bakal Tingkatkan Ekonomi dan Percepat Pembangunan Desa

24 Agustus 2023 - 08:49 WIB

Gus Halim: Desa Harus Mampu Beradaptasi dengan Digitalisasi

24 Agustus 2023 - 06:48 WIB

Purbalingga Terus Perjuangkan Bengkel Motor Listrik Bertaraf Nasional

7 Juli 2023 - 14:07 WIB

H. Rofik Hananto Gandeng Balai Diklat Industri Yogyakarta Gelar Pelatihan Digital Marketing di Purbalingga

11 Juni 2023 - 13:53 WIB

Teknologi Masuk Desa, Warga Desa Harus Diuntungkan

21 Mei 2023 - 17:46 WIB

Trending di IPTEK