Menu

Mode Gelap
Banjir dan Tanah Longsor Telan 33 Penambang Emas Ilegal Suwawa Layanan Jantung Intervensi RSUD M. Natsir Di Solok Diresmikan DPRD Kalteng Dorong Pengembangan Ekonomi Desa Melalui Sektor Pertanian Kompleks dan Kerajinan Tangan Minyak Atsiri Sumbar Melangkah Maju: Putra Daerah Dirikan PT Alam Anugerah Esensi (Arsens) Tingkatkan Nilai AKIP, Pemkab Banyuasin Konsultasi dengan Kementerian PANRB

PEMERINTAHAN · 10 Jul 2024 21:13 WIB ·

Pemda Sultra Gelar Kegiatan Fasilitasi Pembentukan dan Pembangunan Kawasan Perdesaan


 Pembukaan Kegiatan Fasilitasi Pembentukan Kawasan Perdesaan Oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi. Perbesar

Pembukaan Kegiatan Fasilitasi Pembentukan Kawasan Perdesaan Oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi.

Kendari (DESA MERDEKA) – Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Kegiatan Fasilitasi Pembentukan dan Pembangunan Kawasan Perdesaan di Hotel Kuba 9 Kendari, dari tanggal 10 hingga 12 Juli 2024. Kegiatan ini dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Provinsi Sultra Bapak Drs. Laode Syaifuddin dan dihadiri oleh para pejabat penting terkait, di antaranya Kepala Dinas PMD Provinsi Sultra, Para Kepala Bappeda, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Perwakilan Camat Lokus Kawasan, dan Koordinator Tenaga Pendamping Profesional Provinsi dan Kabupaten.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyamakan persepsi tentang arah kebijakan pembangunan kawasan perdesaan tahun 2024 dan dalam upaya melakukan revitalisasi kawasan Perdesaan Prioritas Nasional di Provinsi Sultra.

Dalam sambutannya, Staf Ahli Gubernur, Syaifuddin, mengatakan bahwa kegiatan kawasan ini harus disambut dengan baik dalam rangka sinergitas pemerintah kabupaten dan Kecamatan.

“Kita memiliki banyak potensi yang harus ditingkatkan dan dirumuskan dalam perencanaan yg harus sejalan sesuai RT RW dan RPJM Kabupaten,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Syaifuddin menyampaikan bahwa para pemangku kepentingan bersama-sama melaksanakan evaluasi kawasan perdesaan di Sultra dan menyusun rencana kabupaten yang ada di Sulawesi Tenggara.

“Kawasan perdesaan harus disingkronkan sebagai wujud pembangunan  berkelanjutan, kawasan perdesaan yang ada di beberapa kabupaten di Sultra yang masuk lokus mesti mendapatkan perhatian serius agar pemerataan pembangunan di desa tercapai,” ujar Syaifuddin.

Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan bersama tentang arah kebijakan pembangunan  di Sultra, serta menghasilkan rencana tindak lanjut (RTL) untuk revitalisasi kawasan Perdesaan Prioritas Nasional di Sultra.

Kegiatan Fasilitasi Pembentukan dan Pembangunan Kawasan Perdesaan di Sultra merupakan sebuah strategi dan langkah penting untuk mewujudkan pembangunan  yang berkelanjutan dan berkeadilan di Provinsi Sultra. Dengan sinergitas dan komitmen dari semua pihak, diharapkan pembangunan kawasan perdesaan  dapat tercapai sehingga daerah lokus mencapai tujuan dan  membawa manfaat bagi masyarakat desa di Sultra.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 77 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dorong Kualitas Hidup Masyarakat, Gus Halim Ajak Pegiat Desa Tingkatkan SDM

6 Juli 2024 - 19:07 WIB

Gus Halim Ajak Bupati dan Ketua DPRD Malang Jadi Nasabah Pertama LKM Artha Desa

5 Juli 2024 - 23:08 WIB

Biro Adpem Setdaprov Sumbar Gelar Evaluasi dan FGD Percepatan Pembangunan

5 Juli 2024 - 10:43 WIB

Gus Halim Dukung Pembentukan PT LKM Artha Desa di Malang

5 Juli 2024 - 06:39 WIB

32 Desa di Sanggau Belum Miliki Batas Wilayah, Proses Verifikasi Masih Berlangsung

4 Juli 2024 - 22:10 WIB

Pemprov Sumbar Berupaya Raih Predikat A SAKIP 2024

3 Juli 2024 - 18:54 WIB

Trending di PEMERINTAHAN