Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

DESA · 29 Mei 2023 15:24 WIB ·

Minahasa Tenggara Genjot Penginputan Data Indeks Desa Membangun


					Data IDM kabupaten Minahasa Tenggara per tanggal 29 Mei 2023. Perbesar

Data IDM kabupaten Minahasa Tenggara per tanggal 29 Mei 2023.

Minahasa Tenggara [DESA MERDEKA] – Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara tengah gencar mendorong percepatan penginputan data Indeks Desa Membangun (IDM) di seluruh desa. Data IDM ini sangat penting untuk menentukan status perkembangan desa dan sebagai dasar dalam perencanaan pembangunan desa ke depan.

“Kami terus berupaya mendorong pemerintah desa untuk segera menyelesaikan proses penginputan data IDM,” tegas Ir. Denny Sandag, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Minahasa Tenggara.

Berdasarkan data terbaru, hingga saat ini baru 31,1% desa di Minahasa Tenggara yang telah menyelesaikan penginputan data IDM. “Tiga kecamatan yang sudah tuntas 100% adalah Tombatu, Tombatu Utara, dan Touluaan Selatan. Namun, masih banyak desa lain yang belum memulai atau baru menyelesaikan sebagian kecil saja,” jelas Denny.

Drh. Mokhamad Joko Purnomo, PIC untuk IDM di Minahasa Tenggara, menambahkan bahwa kecamatan seperti Ratahan Timur dan Ratatotok sudah mulai aktif dalam proses penginputan. Namun, masih ada beberapa kecamatan lain yang belum sama sekali memulai proses ini.

“Kami berharap semua desa dapat segera menyelesaikan penginputan data IDM. Data ini sangat penting untuk mengakses berbagai program pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” ujar Joko.

Ir.Denny Sandag, Koordinator P3MD Kabupaten Minahasa Tenggara
Pentingnya Data IDM

Data IDM digunakan untuk mengukur tingkat perkembangan suatu desa berdasarkan berbagai indikator, seperti infrastruktur, perekonomian, sosial budaya, dan tata kelola pemerintahan. Dengan adanya data IDM, pemerintah dapat mengidentifikasi desa-desa yang membutuhkan perhatian khusus dan merancang program pembangunan yang tepat sasaran.

“Desa-desa yang telah berhasil meningkatkan nilai IDM-nya akan berpeluang mendapatkan akses yang lebih besar terhadap berbagai program pembangunan,” tambah Denny.

drh.Mokhamad Joko Purnomo, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Minahasa Tenggara
Target Desa Mandiri

Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara menargetkan peningkatan jumlah desa mandiri. Saat ini, sudah ada 26 desa di Minahasa Tenggara yang berstatus mandiri, meningkat dari 18 desa pada tahun sebelumnya.

“Kami mengapresiasi desa-desa yang telah berhasil mencapai status mandiri. Ini menunjukkan komitmen mereka dalam membangun desa,” ujar Joko.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 117 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Siltap Minim, Perangkat Desa Banyuwangi Pilih Jadi Kuli Bangunan

21 Januari 2026 - 09:29 WIB

Merti Desa Baledono: Wayang Kulit hingga Digitalisasi Ekonomi Kreatif

21 Januari 2026 - 06:17 WIB

Wajah Baru Desa Pojok: Membangun Manusia Bukan Sekadar Semen

21 Januari 2026 - 04:19 WIB

Siasat Desa Cimenteng Jaya Lawan Pemangkasan Anggaran Lewat Musrenbangdes

21 Januari 2026 - 04:05 WIB

Dana Desa Kotim Dipangkas, Saatnya Desa Berhenti Bergantung Pusat

21 Januari 2026 - 03:38 WIB

Dana Desa Disunat, Desa di Purbalingga Dipaksa Mandiri

21 Januari 2026 - 03:24 WIB

Trending di DESA