Menu

Mode Gelap
Banjir dan Tanah Longsor Telan 33 Penambang Emas Ilegal Suwawa Layanan Jantung Intervensi RSUD M. Natsir Di Solok Diresmikan DPRD Kalteng Dorong Pengembangan Ekonomi Desa Melalui Sektor Pertanian Kompleks dan Kerajinan Tangan Minyak Atsiri Sumbar Melangkah Maju: Putra Daerah Dirikan PT Alam Anugerah Esensi (Arsens) Tingkatkan Nilai AKIP, Pemkab Banyuasin Konsultasi dengan Kementerian PANRB

RAGAM · 5 Jul 2024 09:02 WIB ·

Masjid Raya Sumatera Barat Akan Berganti Nama Menjadi Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi


 Masjid Raya Sumatera Barat Akan Berganti Nama Menjadi Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi Perbesar

Padang (DESA MERDEKA) – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah meninjau persiapan acara peresmian penambahan nama Masjid Raya Sumatera Barat menjadi Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Kamis (4/7/2024). Peresmian tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 7 Juli 2024 yang bertepatan dengan 1 Muharram 1446 H.

“InsyaAllah tanggal 7 Juli 2024 mendatang, bertepatan dengan 1 Muharram 1446 H, kita akan meresmikan penambahan nama Masjid Raya Sumatera Barat menjadi Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi Sumatera Barat,” kata Gubernur Mahyeldi, didampingi oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar, Endrizal, Kepala Biro Kesra, Al Amin; dan Kepala Biro Umum, Edi Dharma.

Gubernur menjelaskan bahwa penambahan nama ini telah mendapat restu dan sambutan positif dari keluarga besar keturunan Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi. Peresmian tersebut nantinya juga akan dihadiri oleh tidak kurang dari 60 orang keturunan ulama besar asal Sumbar yang pernah menjadi Imam Besar Masjidil Haram tersebut.

“Kehadiran keturunan Syekh Ahmad Khatib di Sumbar nantinya juga untuk menghadiri seminar di berbagai perguruan tinggi di Sumbar. Rombongan keturunan beliau yang datang ini dari berbagai latar belakang, mulai dari dokter spesialis, ulama, pengusaha, dan pejabat pemerintahan. Semoga dengan adanya seminar ini, perguruan tinggi di Sumbar juga bisa bekerja sama dengan Arab Saudi,” ujar Gubernur Mahyeldi.

Lebih lanjut, Gubernur Mahyeldi menceritakan tentang peluang beasiswa di Arab Saudi yang sangat banyak, mulai dari jenjang S1, S2, dan S3 untuk berbagai bidang keilmuan, baik syariah maupun sains secara umum. Beasiswa ini ia temukan saat kunjungannya ke Kedutaan Besar Arab Saudi beberapa bulan lalu.

“Untuk itu, kita harapkan momentum kepulangan keluarga besar keturunan Syekh Ahmad Khatib ini bisa menjadi momen untuk menjalin sinergi dan pengembangan potensi ranah dan rantau, untuk kemajuan dan kebangkitan Sumbar ke depan, baik untuk bidang pendidikan, pariwisata, investasi dan lain sebagainya,” ucap Gubernur Mahyeldi penuh harap.

Penambahan nama Masjid Raya Sumatera Barat ini merupakan wujud penghormatan terhadap Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, ulama besar asal Sumbar yang telah berjasa dalam menyebarkan agama Islam di berbagai penjuru dunia.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Maninjau Bangun Masjid Ar-Rahim dan Asrama Putri untuk Generasi Qur’ani

10 Juli 2024 - 13:45 WIB

WIES 2025: Peluang Besar bagi Industri Halal Sumatera Barat Mendunia!

10 Juli 2024 - 13:12 WIB

Perbaikan Jalan Nasional Lembah Anai Dikebut, Ditargetkan Selesai Juli 2024

10 Juli 2024 - 11:39 WIB

Semarak Kemerdekaan di Ranah Minang: 40 Kegiatan Siap Digelar Pemprov Sumbar

9 Juli 2024 - 11:04 WIB

Dorong BUMDesa Ekspor Anggrek, Gus Halim Temui Menteri LHK Siti Nurbaya

8 Juli 2024 - 18:44 WIB

Festival Banjoemas Kota Lama Ditutup dengan Ruwat Sukerta

8 Juli 2024 - 01:35 WIB

Trending di RAGAM