Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 20 Feb 2026 15:37 WIB ·

Masjid Al-Hakim Jadi Pusat Gaya Hidup Halal Sumatera Barat


					Masjid Al-Hakim Jadi Pusat Gaya Hidup Halal Sumatera Barat Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Citra masjid sebagai tempat ibadah kini kian meluas menjadi episentrum penguatan ekonomi umat. Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, resmi membuka Ramadan Halal Fest 2026 di Masjid Al-Hakim, Jumat (20/2/2026). Inisiatif ini menandai pergeseran masjid menjadi pusat halal lifestyle yang memadukan spiritualitas dengan pemberdayaan ekonomi syariah secara modern.

Berlokasi strategis di bibir Pantai Padang, festival ini menghadirkan 50 booth UMKM unggulan yang semuanya telah mengantongi sertifikat halal. Pengunjung tidak hanya disuguhi aneka menu buka puasa berkualitas, tetapi juga diajak menikmati suasana ngabuburit di area palanta pantai yang nyaman sembari menunggu matahari terbenam.

Kolaborasi Strategis dan Digitalisasi Ekonomi
Ramadan Halal Fest merupakan buah kolaborasi apik antara pengurus Masjid Al-Hakim dengan Bank Indonesia dan Bank Nagari. Selain transaksi konvensional, kegiatan ini mendorong masyarakat untuk beralih ke transaksi digital sebagai bagian dari edukasi keuangan syariah. Sinergi ini dirancang untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus mengendalikan inflasi selama bulan suci.

“Masjid harus menjadi pusat gaya hidup halal. Ini adalah ruang silaturahmi sekaligus tempat pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil,” tegas Mahyeldi dalam sambutannya.

Integrasi Ibadah, Sosial, hingga Otomotif Listrik
Tahun ini, rangkaian acara yang bertajuk RAMAH (Ramadan di Masjid Al-Hakim) 1447 H tampil lebih inovatif. Direktur Eksekutif KDEKS Kota Padang, Dr. Muhammad Sobri, mengungkapkan bahwa festival selama 25 hari ini (20 Februari – 17 Maret 2026) turut mengusung konsep ramah lingkungan dengan melibatkan sektor otomotif listrik.

Selain aspek ekonomi, sisi spiritual tetap menjadi ruh utama dengan jadwal padat yang meliputi:

  • Salat Tarawih dan Itikaf.
  • Kajian Subuh dan Muhasabah.
  • Lomba Nasyid, Hadrah, hingga Da’i Cilik.
  • Talkshow bisnis syariah dan pembagian paket Lebaran.

Destinasi Wisata Religi Baru di Pantai Padang
Ketua Harian Pengurus Masjid Al-Hakim, Muamar, optimistis kegiatan ini akan menarik 500 hingga 1.000 pengunjung setiap harinya. Dengan fasilitas yang terbuka bagi masyarakat umum, Masjid Al-Hakim bertransformasi menjadi destinasi wisata religi yang inklusif.

Integrasi antara ibadah yang khusyuk, hiburan islami, dan belanja produk halal bersertifikat menjadikan Ramadan Halal Fest sebagai model ideal bagaimana masjid mampu menghidupi ekosistem ekonomi warga sekitarnya.

Informasi SEO
Frasa Kunci Utama:

 

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sumpah Pemuda di Obi: Konsolidasi 200 Armada Lokal Melawan Ketimpangan Logistik Desa

29 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Menantang Ombak Pesisir Domas Lewat Racikan Probiotik Kampus

22 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Gadai Bawah Tangan: Benturan Transaksi Informal dengan Hukum Formal

21 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Tragedi Desa Sugi: Trauma Mafia Tanah dan Apatisme Nelayan Mangrove

12 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Pasir Pantai Merah Putih Obi Dikeruk Ilegal, APH dan Pemda Didesak Bertindak

3 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Bertahan di Ruas Kaputusan: Nestapa dan Resiliensi Warga

29 September 2026 - 16:06 WIB

Trending di RAGAM