Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Sumatera Barat sedang berada di titik balik untuk memulihkan martabat daerahnya. Gubernur Mahyeldi Ansharullah secara tegas menyerukan gerakan preventif total untuk memutus rantai kasus asusila yang kian mencoreng filosofi “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah”. Tidak hanya melalui jalur hukum, Pemprov Sumbar kini mengandalkan kekuatan kearifan lokal Minangkabau sebagai benteng pertahanan utama.
Dalam seminar di Auditorium Gubernuran, Kamis (18/8/2026), Mahyeldi mengungkapkan bahwa krisis moral ini merupakan masalah sosial kompleks yang memerlukan sinergi tanpa sekat. Ia menargetkan pengaktifan kembali peran tokoh agama, tokoh adat, dan cerdik pandai untuk menjaga moralitas lingkungan hingga ke level terkecil di masyarakat.
Pendidikan Seks Sejak Dini: Memecah Tabu
Salah satu langkah radikal yang diambil adalah memperkuat pendidikan seks di institusi pendidikan, termasuk pesantren. Pemerintah ingin memecah stigma tabu dengan memberikan edukasi tentang perlindungan bagian tubuh sensitif sejak dini. Anak-anak di Sumbar kini didorong untuk berani bersuara dan melaporkan segala bentuk kekerasan seksual yang mereka temui atau alami.
“Anak-anak harus paham bahwa mereka punya hak atas perlindungan. Mereka tidak boleh diam jika mengalami pelecehan,” ujar Mahyeldi. Langkah ini akan didukung oleh sosialisasi masif melalui berbagai kanal, mulai dari konten video digital hingga materi khotbah Jumat di seluruh masjid.
Restorasi Nilai Tali Tigo Sapilin
Mahyeldi menekankan bahwa solusi masalah ini ada pada akar budaya sendiri. Ia mengajak masyarakat kembali pada konsep Tali Tigo Sapilin dan Tungku Tigo Sajarangan. Dengan mengembalikan fungsi pengawasan kepada tokoh masyarakat, diharapkan pengawasan sosial menjadi lebih ketat dan responsif.
“Kita harus memperkuat kembali peran tokoh masyarakat dalam menjaga nilai-nilai luhur kita,” tambahnya. Melalui integrasi pendidikan modern dan nilai adat, pemerintah optimis dapat menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi generasi muda Sumbar, sekaligus menekan angka kekerasan seksual secara signifikan.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.