Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

RAGAM · 17 Mei 2023 07:46 WIB ·

Magelang Lautan Merah Putih: Nobar Final SEA Games Berakhir Manis


					Ketegangan ratusan suporter Timnas Indonesia di Desa Pancuranmas, Magelang saat nobar, Selasa (165) malam. (Image courtesy; RADAR SEMARANG) Perbesar

Ketegangan ratusan suporter Timnas Indonesia di Desa Pancuranmas, Magelang saat nobar, Selasa (165) malam. (Image courtesy; RADAR SEMARANG)

Magelang, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Suasana di Lapangan Bagas Bagus Pancuranmas, Kabupaten Magelang, Selasa (16/5) malam, pecah dalam euforia tak tertahankan setelah Timnas Indonesia U-22 berhasil mengalahkan Thailand dan meraih medali emas SEA Games 2023. Ratusan warga Pancuranmas dan sekitarnya yang memadati lokasi nonton bareng (nobar) langsung meluapkan sorak gembira atas penantian 32 tahun tersebut.

Kemenangan ini terasa sangat emosional bagi masyarakat setempat, terutama bagi Kepala Desa Pancuranmas, Yuni Puji Istiyono. Ia adalah ayah kandung dari pemain Timnas Garuda Muda, Amiruddin Bagas Kaffa.

“Alhamdulillah bisa juara! Kami sangat senang dengan kemenangan anak-anak Garuda Muda,” teriak Yuni dengan suara bergetar, mencerminkan kebanggaan yang mendalam.

Nobar Penuh Doa dan Ketegangan
Ratusan warga telah tiba di lokasi sejak pukul 19.00 WIB dan langsung merapat ke depan bentangan videotron besar yang difasilitasi oleh Pemerintah Desa Pancuranmas. Sejak peluit pertama dibunyikan, atmosfer dukungan terasa menggebu. Teriakan “Indonesia, Indonesia, yo ayo Indonesia!” menggema lantang di lapangan, menjadi penyemangat bagi Tim Garuda yang berlaga di Kamboja.

Menurut Yuni Puji Istiyono, sebelum pertandingan dimulai, pihaknya bersama para pemuda dan suporter yang hadir sempat menggelar doa bersama untuk kelancaran dan kemenangan Timnas.

Ketegangan mencapai puncaknya menjelang akhir babak kedua, ketika skor Timnas Indonesia sempat disamakan menjadi 2-2 oleh Thailand. Raut wajah ratusan penggemar sepak bola Indonesia yang haus prestasi ini menunjukkan ketegangan yang mendalam, bahkan lantunan salawat tak henti-hentinya dilantunkan oleh penonton sebagai bentuk ikhtiar spiritual.

Ayah Bagas Kaffa juga menceritakan momen yang sempat membuatnya terkejut, yaitu ketika melihat Bagas Kaffa sempat mengalami cedera dan mengeluarkan darah di lapangan.

“Tadi, kita sempat terkejut melihat kondisi Bagas Kaffa sempat cedera dan mengeluarkan darah. Tapi kami meyakini, darah itu merupakan tetesan darah Merah Putih yang mengalir untuk bangsa,” ujar Yuni, memberikan interpretasi heroik atas perjuangan putranya.

Nobar yang diselenggarakan sukses menghibur dan menyatukan ratusan penonton dalam semangat nasionalisme. Kemenangan bersejarah di final sepak bola SEA Games 2023 ini menjadi momen tak terlupakan, terutama bagi warga Magelang yang menjadi saksi sejarah kelahiran salah satu pahlawan muda Indonesia. Euforia ini sekaligus menjadi penutup manis penantian panjang sepak bola Indonesia di ajang pesta olahraga Asia Tenggara tersebut.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 51 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Unik, Desa Keretak di Bangka Tengah Rayakan Empat Kali Lebaran

25 Januari 2026 - 08:00 WIB

Situbondo Hidupkan Jalur 1.000 KM Lewat Festival Anyer-Panarukan

25 Januari 2026 - 03:12 WIB

Fadli Zon Aktifkan Museum Syafe’i: Pionir Pendidikan Karakter Bangsa

24 Januari 2026 - 20:32 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 18: Pendidikan untuk Semua

24 Januari 2026 - 14:37 WIB

Kolaborasi DKI-Malut: Ahmad Assagaf Resmi Gabung Anggota PPAD

22 Januari 2026 - 19:14 WIB

Cara Gubernur Babel Jinakkan Inflasi, Bagi-bagi 150 Ribu Bibit Cabai ke Dapur Warga

21 Januari 2026 - 19:22 WIB

Trending di RAGAM