Menu

Mode Gelap
Korban Bencana Sumatra Capai 303 Jiwa, Sumut Paling Terdampak Akses Darurat dan Data Tunggal Kunci Penanganan Bencana Sumbar Dana Desa Tahap II Gagal Cair, Program Pembangunan Mangkrak 24 Desa Jember Masih Blank Spot, DPRD Desak Diskominfo Pengamanan Ketat Kawal Pencairan Dana Desa Tolikara Berjalan Lancar

RAGAM · 14 Agu 2024 07:34 WIB ·

Kendala Teknis dan Koordinasi Hambat Pencegahan Stunting di Desa


					Kendala Teknis dan Koordinasi Hambat Pencegahan Stunting di Desa Perbesar

Jakarta [DESA MERDEKA] – Upaya pemerintah dalam mencegah stunting di tingkat desa terkendala oleh sejumlah masalah teknis dan koordinasi yang belum optimal. Hal ini terungkap dalam diskusi daring Cakap SDGs Desa episode 353, yang melibatkan para petugas pendamping keluarga (TPPS) dari berbagai daerah.

Salah satu kendala utama yang dihadapi para TPPS adalah kesulitan dalam mengunggah template Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang melibatkan dana Desa Simpan Desa (DDS). Banyak TPPS melaporkan bahwa sistem yang ada belum dapat memverifikasi data penyertaan modal dengan sumber dana DDS. Akibatnya, proses pencairan dana untuk program pencegahan stunting menjadi terhambat.

Selain masalah teknis, para TPPS juga mengeluhkan adanya ketidaksesuaian data antara berbagai sumber. Data yang dikumpulkan oleh TPPS seringkali berbeda dengan data yang tercatat dalam sistem elektronik lainnya seperti eHDW. Hal ini menyebabkan kesulitan dalam menyusun laporan yang akurat dan membuat perencanaan program menjadi kurang efektif.

Kurangnya koordinasi antara berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat dalam program pencegahan stunting juga menjadi sorotan. Para TPPS merasa bahwa mereka seringkali menerima arahan yang berbeda-beda dari berbagai pihak, sehingga membuat mereka bingung dalam menjalankan tugas.

“Kami sudah melakukan pendataan rutin sejak lama, tetapi laporan yang diminta selalu berbeda-beda,” ujar Anin Sapta, seorang TPPS dari Karanganyar. “Ini membuat kami kewalahan dan kurang efektif dalam bekerja.”

Para ahli menilai bahwa kendala-kendala tersebut dapat menghambat pencapaian target penurunan stunting secara nasional. Oleh karena itu, pemerintah perlu segera mengambil langkah-langkah untuk mengatasi masalah tersebut.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

  • Penyempurnaan sistem: Pemerintah perlu memperbaiki sistem pengunggahan APBDes agar dapat mengakomodasi berbagai jenis sumber dana.
  • Standarisasi data: Perlu dilakukan upaya untuk menyatukan standar data yang digunakan oleh berbagai pihak yang terlibat dalam program pencegahan stunting.
  • Peningkatan koordinasi: Perlu dilakukan koordinasi yang lebih baik antara berbagai OPD yang terlibat dalam program pencegahan stunting.
  • Peningkatan kapasitas TPPS: Pemerintah perlu memberikan pelatihan yang lebih intensif kepada para TPPS agar mereka memiliki kompetensi yang memadai dalam melaksanakan tugasnya.

Dengan mengatasi kendala-kendala yang ada, diharapkan program pencegahan stunting dapat berjalan lebih efektif dan target penurunan stunting nasional dapat tercapai.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 237 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 11 – Harmoni dalam Perbedaan

13 Januari 2026 - 08:10 WIB

Bukan Air Sakti, Sinkhole di Limapuluh Kota Bahaya Dikonsumsi

12 Januari 2026 - 16:12 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 10: Menyulam Masa Depan di Lembah Pusako

12 Januari 2026 - 08:40 WIB

Komunitas Digital ISG “Skakmat” Keramaian di Wisata Kepulungan

11 Januari 2026 - 20:16 WIB

Lima Hari Terombang-ambing, Nelayan Sabalana Selamat di Selayar

11 Januari 2026 - 19:12 WIB

Filter Ketat BKKD Bojonegoro: Dana Terserap, Masalah Hukum Terdepak

11 Januari 2026 - 16:11 WIB

Trending di RAGAM