Menu

Mode Gelap
Pj Bupati Banyuasin Koordinasi Langkah Strategis Penguatan Implementasi SAKIP Untuk Peningkatan Nilai AKIP Perangkat Desa Sulut Meninggal Dunia, BPJAMSOSTEK Serahkan Santunan Program Jaksa Garda Desa, Jadikan Gampong Sukaraja Contoh Pengelolaan Dana Desa Rp 7,5 Miliar Tambahan DD Untuk 65 Desa di Konawe Selatan Muhammadiyah Purbalingga :Kolaborasi Multipihak Wujudkan Zero Waste

SOSBUD · 26 Jul 2023 14:49 WIB ·

Kampung Zakat Hadir Di Pattaneteang, Apa Yang di Lakukan…???


 Kampung Zakat Hadir Di Pattaneteang, Apa Yang di Lakukan…??? Perbesar

Bantaeng (DESA MERDEKA) : Pandemik Covid dinyatakan telah berlalu dan pembatasan pemberlakuan kegiatan masyarakat atau biasa di sebut PPKM telah di cabut oleh pemerintah. Pasca Covid-19 tersebut pemerintah berinisiatif meningkatkan percepatan pemulihan ekonomi masyarakat non BLT khususnya yang berada di pelosok Daerah, salah satunya membentuk Kampung Zakat yang telah banyak di lakukan di bergai daerah dan Desa Pattaneteang kecamatan Tompobulu salah satu yang di tunjuk untuk menjadi kampung Zakat melalui Kementerian Agama dan Baznas Kabupaten Bantaeng.

Bertepatan dengan pelaksanaan sosialisasi dan penggalian data desa untuk perencanaan TA 2024 yang di mulai dari tingkat dusun, pihak kementerian Agama bersama ketua Baznas Kabupaten menemui kami dan memaparkan rencana atas kunjungannya yaitu di tunjuknya Pattaneteang dalam program Kampung zakat. Lebih Jauh Ketua Baznas Ustadz Abdul Karim Bagada menyatakan, kriteria kampung Zakat yakni terpencil, tertinggal dan terluar dengan upaya pengentasan kemiskinan dan mengungkit ekonomi ummat yang di sinergikan antara Ditjen Bina Islam klementerian Agama dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) serta badan pengelola zakat lainnya, tandas Ustadz Karim. Namun secara teknis belum terlalu  di jelaskan mengingat program ini baru untuk di Bantaeng sehingga masih butuh kajian khusus dan pembelajaran dalam pengelolaannya, Insya Allah nanti kita terangkan lebih jelas lagi, ujarnya menambahkan

Selama pandemik covid-19, kondisi ekonomi masyarakat memang butuh pembenahan, semua lembagapun turun tangan untuk mengatasi hal tersebut tak terkecuali kementerian agama mengambil peran di dalamnya kompak untuk satu solusi dengan nama programnya Kampung zakat dengan kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam hal perekonomian dengan bantuan dan permodalan yang telah di siapkan agar usaha masyarakat yang mandet kembali aktif seperti sebelumnya. Berbagai usahapun yang ada di desa kembali ingin di bangkitkan seperti perbengkelan, ternak unggas, usaha kreatif seperti kopi bubuk yang di olah langsung oleh masyarakat, menjahit, kue-kue tradisional dan lain-lain.

Lebih lanjut siti Husnaeni, S.Ag menerangkan bahwa program Kampung zakat salah satu bentuk pembinaan dan pemberdayaan untuk mengedukasi masyarakat dalam meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga tujuan pemberdayaan masyarakat bisa di wujudkan adapun keberadaan Kementerian agama merupakan inisiator dan koordinator selanjutnya di eksekusi oleh Baznas sebagai lembaga yang membidangi Zakat, infaq dan sedekah. kurang lebih makna yang tersirat dalam penjelasannya bersama awak media di Dusun katabung Rabu 26/7/2023

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Akibat Perubahan Iklim, Tantangan Petani Dalam Berbudidaya Rumput Laut

15 Mei 2024 - 19:20 WIB

Aktifitas Cabor Karate Vakum Karena Kinerja Buruk Pengprov FORKI Malut, M. Said Hanafi Didesak Mundur dari Jabatan Ketua

29 Maret 2024 - 14:45 WIB

Dusun Biringere Desa Pattaneteang, Menjadi pilot Proyek Kampung Zakat, 33 Orang Mustahiq Mendapatkan Sentuhan Baznas

25 Januari 2024 - 19:58 WIB

Kapolres Banyuasin Pimpin Langsung Binrohtal Personel Polres

11 Januari 2024 - 13:34 WIB

7.000 Warga Purbalingga Lakukan Longmarch Dan Galang Dana Sebagai Wujud Solidaritas Untuk Palestina Untuk Palestina

3 November 2023 - 22:00 WIB

Karang Taruna Naragere Adobala Gelar Aneka Kegiatan Mengisi Bulan Bahasa dan Songsong Hari Sumpah Pemuda 2023

23 Oktober 2023 - 21:31 WIB

Trending di SOSBUD