Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

PENDIDIKAN · 12 Mei 2025 22:09 WIB ·

ISNU Pekalongan Lantik Tiga PAC untuk Perkuat Gerakan Intelektual


					ISNU Pekalongan Lantik Tiga PAC untuk Perkuat Gerakan Intelektual Perbesar

Pekalongan [DESA MERDEKA] Gelora semangat intelektual Nahdlatul Ulama (NU) kembali menyala di Kabupaten Pekalongan. Pimpinan Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Jawa Tengah secara resmi melantik tiga kepengurusan tingkat kecamatan (Pimpinan Anak Cabang/PAC), yakni PAC Kajen, Tirto, dan Kedungwuni. Acara khidmat yang berlangsung di Ruang Meeting Gedung FTIK UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan pada Senin (12/5/2025) ini menjadi momentum penting bagi penguatan peran sarjana NU di akar rumput.

Dalam sambutannya yang penuh inspirasi, Dr. Fakhrudin Aziz, salah satu tokoh penting di PW ISNU Jawa Tengah, menekankan bahwa ISNU adalah representasi nyata dari wajah intelektual NU. Beliau mengajak para kader yang baru dilantik untuk tidak hanya sekadar berperan, namun juga menunaikan amanah organisasi dengan ketulusan hati. “Saya seringkali memaknai, ISNU itu ya NU itu sendiri,” ujarnya dengan nada penuh keyakinan.

Prosesi Pelantikan Tiga Pimpinan Anak Cabang (PAC) ISNU Kabupaten Pekalongan

Lebih lanjut, Dr. Fakhrudin menyoroti tantangan utama yang dihadapi ISNU saat ini, yaitu membangun kemandirian. Kemandirian yang dimaksud bukan hanya dalam aspek ekonomi, tetapi juga dalam bersikap. “Dengan kemandirian yang kokoh, kita sebagai intelektual NU tidak akan mudah ‘dibeli’ atau ‘ditawar’ oleh kepentingan pihak manapun, terutama dalam ranah politik,” tegasnya. Beliau berharap ISNU dapat menjadi garda terdepan sebagai gerakan intelektual yang mampu menginspirasi perubahan positif dan mentransformasikan gagasan untuk masa depan NU yang lebih gemilang, khususnya di kalangan generasi muda.

Ketua PC ISNU Kabupaten Pekalongan, Dr. Nasrudin, M.Pd., dalam kesempatan yang sama, mengupas sejarah singkat berdirinya ISNU. Beliau menjelaskan bahwa organisasi ini lahir di Surabaya pada tahun 1999, namun baru mendapatkan pengakuan resmi sebagai Badan Otonom NU pada Muktamar ke-32 di Makassar tahun 2010. “Banyak yang bertanya tentang esensi ISNU. Jika harus diringkas dalam satu frasa, maka jawabannya adalah: kerja intelektual. Inilah ruh utama keberadaan ISNU,” tandasnya.

Rektor UIN Gus Dur Pekalongan, Prof. Dr. Zaenal Mustakim, M.Ag., yang juga merupakan Dewan Penasehat PC ISNU Kabupaten Pekalongan, memberikan pesan mendalam kepada para kader. Beliau mengingatkan untuk fokus pada program-program yang secara nyata dapat membangkitkan semangat intelektual di kalangan generasi muda NU. “Saya memiliki harapan besar agar ISNU di Pekalongan semakin bangkit dan memberikan kontribusi nyata, mengingat saya juga pernah menjadi bagian dari sejarah awal ISNU di kota ini,” kenangnya.

Acara pelantikan ini dihadiri oleh jajaran pengurus PCNU Kabupaten Pekalongan dari berbagai tingkatan serta para tokoh penting lainnya. Prof. Dr. Muhlisin, M.Ag., yang mewakili PCNU Kabupaten Pekalongan, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada para pengurus ISNU yang baru dilantik atas kesediaan mereka untuk berkhidmat kepada NU.

Pelantikan PAC ISNU Kabupaten Pekalongan ini bukan sekadar seremoni belaka. Lebih dari itu, ini adalah langkah awal yang penuh harapan untuk kembali menyalakan obor keilmuan di tengah dinamika zaman. Dari Pekalongan, ISNU menatap masa depan dengan visi yang jelas: mengokohkan jaringan intelektual, memperkuat kontribusi nyata, dan menapaki hari esok dengan cahaya ilmu pengetahuan, berlandaskan tradisi dan semangat inovasi.

Kontributor : Khairul Anwar
Editor : Sahrul

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 136 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pemerataan Hak Sekolah: Bedah Aturan Pendidikan di Pasaman

14 Maret 2026 - 10:58 WIB

Borok Program Makan Gratis Jombang: Gizi Buruk Hingga Suap

14 Maret 2026 - 10:20 WIB

SMKN 1 Sasak Pasaman Barat: Pabrik Talenta Masa Depan

12 Maret 2026 - 16:26 WIB

Punya Fasilitas Kelas Wahid, edOTEL SMKN 1 Jombang Didorong Khofifah Jadi BLUD

11 Maret 2026 - 18:16 WIB

Kuota PTN Dibatasi, PTS Sambut Era Baru Pendidikan Berkeadilan

11 Maret 2026 - 07:01 WIB

Pramuka UIN RIL: Tiga Hari Hidup Bareng Warga Margodadi

10 Maret 2026 - 21:21 WIB

Trending di PENDIDIKAN