Pekalongan [DESA MERDEKA] – Gelora semangat intelektual Nahdlatul Ulama (NU) kembali menyala di Kabupaten Pekalongan. Pimpinan Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Jawa Tengah secara resmi melantik tiga kepengurusan tingkat kecamatan (Pimpinan Anak Cabang/PAC), yakni PAC Kajen, Tirto, dan Kedungwuni. Acara khidmat yang berlangsung di Ruang Meeting Gedung FTIK UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan pada Senin (12/5/2025) ini menjadi momentum penting bagi penguatan peran sarjana NU di akar rumput.
Dalam sambutannya yang penuh inspirasi, Dr. Fakhrudin Aziz, salah satu tokoh penting di PW ISNU Jawa Tengah, menekankan bahwa ISNU adalah representasi nyata dari wajah intelektual NU. Beliau mengajak para kader yang baru dilantik untuk tidak hanya sekadar berperan, namun juga menunaikan amanah organisasi dengan ketulusan hati. “Saya seringkali memaknai, ISNU itu ya NU itu sendiri,” ujarnya dengan nada penuh keyakinan.

Lebih lanjut, Dr. Fakhrudin menyoroti tantangan utama yang dihadapi ISNU saat ini, yaitu membangun kemandirian. Kemandirian yang dimaksud bukan hanya dalam aspek ekonomi, tetapi juga dalam bersikap. “Dengan kemandirian yang kokoh, kita sebagai intelektual NU tidak akan mudah ‘dibeli’ atau ‘ditawar’ oleh kepentingan pihak manapun, terutama dalam ranah politik,” tegasnya. Beliau berharap ISNU dapat menjadi garda terdepan sebagai gerakan intelektual yang mampu menginspirasi perubahan positif dan mentransformasikan gagasan untuk masa depan NU yang lebih gemilang, khususnya di kalangan generasi muda.
Ketua PC ISNU Kabupaten Pekalongan, Dr. Nasrudin, M.Pd., dalam kesempatan yang sama, mengupas sejarah singkat berdirinya ISNU. Beliau menjelaskan bahwa organisasi ini lahir di Surabaya pada tahun 1999, namun baru mendapatkan pengakuan resmi sebagai Badan Otonom NU pada Muktamar ke-32 di Makassar tahun 2010. “Banyak yang bertanya tentang esensi ISNU. Jika harus diringkas dalam satu frasa, maka jawabannya adalah: kerja intelektual. Inilah ruh utama keberadaan ISNU,” tandasnya.
Rektor UIN Gus Dur Pekalongan, Prof. Dr. Zaenal Mustakim, M.Ag., yang juga merupakan Dewan Penasehat PC ISNU Kabupaten Pekalongan, memberikan pesan mendalam kepada para kader. Beliau mengingatkan untuk fokus pada program-program yang secara nyata dapat membangkitkan semangat intelektual di kalangan generasi muda NU. “Saya memiliki harapan besar agar ISNU di Pekalongan semakin bangkit dan memberikan kontribusi nyata, mengingat saya juga pernah menjadi bagian dari sejarah awal ISNU di kota ini,” kenangnya.
Acara pelantikan ini dihadiri oleh jajaran pengurus PCNU Kabupaten Pekalongan dari berbagai tingkatan serta para tokoh penting lainnya. Prof. Dr. Muhlisin, M.Ag., yang mewakili PCNU Kabupaten Pekalongan, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada para pengurus ISNU yang baru dilantik atas kesediaan mereka untuk berkhidmat kepada NU.
Pelantikan PAC ISNU Kabupaten Pekalongan ini bukan sekadar seremoni belaka. Lebih dari itu, ini adalah langkah awal yang penuh harapan untuk kembali menyalakan obor keilmuan di tengah dinamika zaman. Dari Pekalongan, ISNU menatap masa depan dengan visi yang jelas: mengokohkan jaringan intelektual, memperkuat kontribusi nyata, dan menapaki hari esok dengan cahaya ilmu pengetahuan, berlandaskan tradisi dan semangat inovasi.
Kontributor : Khairul Anwar
Editor : Sahrul



















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.