Menu

Mode Gelap
Korban Bencana Sumatra Capai 303 Jiwa, Sumut Paling Terdampak Akses Darurat dan Data Tunggal Kunci Penanganan Bencana Sumbar Dana Desa Tahap II Gagal Cair, Program Pembangunan Mangkrak 24 Desa Jember Masih Blank Spot, DPRD Desak Diskominfo Pengamanan Ketat Kawal Pencairan Dana Desa Tolikara Berjalan Lancar

EKBIS · 20 Jan 2025 19:59 WIB ·

Investasi Besar Dorong Pembangunan Sumbar, Mahyeldi Yakin Tak Rugikan Masyarakat


					Investasi Besar Dorong Pembangunan Sumbar, Mahyeldi Yakin Tak Rugikan Masyarakat Perbesar

Solok Selatan [DESA MERDEKA] –  Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, meyakini bahwa investasi besar merupakan kunci percepatan pembangunan daerah. Hal ini disampaikannya saat meninjau langsung operasional PT Supreme Energy Muara Laboh di Solok Selatan, Sabtu (18/1/2025).

“Kita membutuhkan suntikan investasi besar untuk mengakselerasi pembangunan. Tanpa itu, sulit, mengingat keterbatasan fiskal daerah,” tegas Mahyeldi.

Ia juga memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa pemerintah daerah telah melakukan kajian mendalam sebelum memberikan izin kepada investor. “Masyarakat tidak perlu khawatir. Pemerintah tidak akan memberikan izin jika investasi tersebut berpotensi merugikan masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.

Sebagai contoh, PLTP Muara Laboh telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Solok Selatan. Selain menyerap tenaga kerja lokal, proyek ini juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. Perusahaan juga aktif dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan membangun fasilitas umum dan memberikan beasiswa pendidikan.

“Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari PLTP ini juga cukup signifikan, mencapai Rp16 miliar per tahun. Ini sangat membantu dalam membiayai berbagai program pembangunan,” tambah Mahyeldi.

Mahyeldi berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam menyikapi isu investasi. “Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Percayalah pada pemerintah yang selalu bekerja untuk kepentingan masyarakat,” pesannya.

Rencana Perluasan PLTP Muara Laboh

Sementara itu, Founder & Chairman Supreme Energy, Supramu Santosa, mengungkapkan rencana perusahaan untuk memperluas kapasitas PLTP Muara Laboh. Setelah berhasil menghasilkan listrik 85 Megawatt pada tahap pertama, perusahaan berencana membangun unit kedua dan ketiga dengan total kapasitas 140 Megawatt.

“Investasi untuk perluasan ini mencapai US$900 juta. Kami menargetkan unit kedua beroperasi pada awal 2027 dan unit ketiga pada 2033,” ujar Supramu.

Perluasan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan listrik bagi 760.000 rumah tangga dan mengurangi emisi karbon sebesar 900.000 ton per tahun. Selain itu, proyek ini juga akan menciptakan 1.500 lapangan kerja baru.

Keberhasilan PLTP Muara Laboh menjadi bukti bahwa investasi besar dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. Pemerintah daerah pun diharapkan dapat terus memfasilitasi masuknya investasi yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bupati Minut Tawarkan Likupang ke Investor Global di Forum UCLG

4 Desember 2025 - 21:20 WIB

Ditemukan Hama, Bulog Tarik Seluruh Beras Bantuan di Jepara

4 Desember 2025 - 21:10 WIB

Inovasi Ecoprint Desa Bojong Cianjur Tembus Pasar Interior

22 November 2025 - 03:24 WIB

Modal Konsisten, Gadis Desa Rawaheng Raup Cuan Puluhan Juta

22 November 2025 - 02:04 WIB

Jagung Pipil Ciperna Subur: Bukti Nyata Ketahanan Pangan Prabowo

21 November 2025 - 11:14 WIB

APOKI Tetapkan Pengurus Inti, Siap Perkuat Industri Kelapa Nasional

20 November 2025 - 06:25 WIB

Trending di EKBIS