Menu

Mode Gelap
Pj Bupati Banyuasin Koordinasi Langkah Strategis Penguatan Implementasi SAKIP Untuk Peningkatan Nilai AKIP Perangkat Desa Sulut Meninggal Dunia, BPJAMSOSTEK Serahkan Santunan Program Jaksa Garda Desa, Jadikan Gampong Sukaraja Contoh Pengelolaan Dana Desa Rp 7,5 Miliar Tambahan DD Untuk 65 Desa di Konawe Selatan Muhammadiyah Purbalingga :Kolaborasi Multipihak Wujudkan Zero Waste

LINGKUNGAN · 7 Apr 2023 13:54 WIB ·

Inovasi Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo, Olah Sampah Plastik


 Inovasi Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo, Olah Sampah Plastik Perbesar

Bandung ( DESA MERDEKA ) – Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo melakukan penyelesaian Kawasan Pengolahan Plastik di Jl. Pasir Panjang No. 122 Desa Cilapeni Kecamatan Katapang, Kab. Bandung, Selasa (04/04/2023).

Kawasan Pengolahan Plastik merupakan kawasan yang mendaur ulang limbah plastik yang selama ini menjadi suatu permasalahan yang kerap membuat kumuh suatu lingkungan.

Grup Amerta Cakra Lestari (Rekanan PT Nawasena Bumi Abadi dan Puskop Kartika Siliwangi) dalam pengolahan limbah plastik memanfaatkan inovasi Kodam III/Slw yang pernah dilaunching oleh Pandam III/Slw di Kab. Bandung Jawa Barat yang membahas Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan sejumlah pemangku kepentingan.

Direktur Operasional Amerta Cakra Lestari Surya Suhendy mengatakan spesifikasi mesin cuci daur ulang ulang limbah plastik 1 unit mesin rajang basah,1 unit bak rendam plastik sebelum dicuci,1 set mesin cuci plastik hak cipta,1 unit spinner dan 1 unit mesin pengering.

Mesin pencucian daur ulang limbah plastik merupakan inovasi Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo beserta tim Bapak Indra sudah ada paten hak cipta, mesin ini menggunakan desinfektan yang dapat dinetralisir sehingga tidak mencemari lingkungan .

“Selama ini pencucian plastik menggunakan media sabun/detergen yang tidak dapat dinetralisir sehingga dapat mencemari lingkungan. Sementara dengan Mesin pencucian daur ulang limbah plastik ini menggunakan desinfektan yang dapat membunuh bakteri, jamur, virus serta dapat menetralisir pencucian udara, pencucian udara tersebut walaupun diisi ikan tetap hidup seperti biasa.

Plastik hasil olahan mesin tersebut selanjutnya dapat digunakan sebagai bahan bijih plastik dengan kapasitas pencucian 500 kg per jam .

Selain meninjau kawasan pengolahan limbah plastik, Pangdam juga meninjau pemanfaatan mesin pengolah limbah sampah menjadi briket (mesin pencetak briket) di Kp. Ciburahol Desa Rajamandala Kec. Cipatat Kab. Bandung Barat.

Masih dikatakan Surya mesin pencetak briket digunakan untuk mencetak sampah yang telah dicacah/dipotong dengan sistem press sehingga dapat digunakan untuk menjadi bahan bakar baru,

Dijelaskannya juga, sebelum limbah sampah dimasukkan ke dalam mesin pencetak briket terlebih dahulu limbah sampah tersebut diolah oleh Mesin Pencacah. Mesin pencacah ini dengan kapasitas 1 unit mesin pencacah mampu mengolah sampah 1.5 ton per jam.

Hasil cacahan dari mesin pengolah sampah ini dimasukkan ke dalam mesin pengolah briket dengan terlebih dahulu sampah rumah tangga yang sudah dicacah dengan mesin pencacah, ditambah aditif dan perekat dari singkong selanjutnya dicetak menjadi briket bahan bakar sebagai co-firing (pendamping) batubara sehingga dapat menjadi solusi menindak lanjuti permasalahan sampah rumah tangga yang selama ini belum bisa diselesaikan. Briket bahan bakar tersebut setelah digunakan tidak meninggalkan residu yang berbahaya. Panas yang dihasilkan dari pembakaran briket dapat mencapai suhu 900 derajat celcius.

“Saya secara pribadi merasakan terima kasih kepada Bapak Pangdam III/Slw atas inovasi mesin pengolah sampah sehingga dengan kehadiran mesin ini, selain meningkatkan usaha saya dalam mengelola limbah plastik maupun limbah lainnya juga dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru sehingga perekonomian masyarakat meningkat,” sambungnya.

Surya berharap Pangdam III/Slw terus melakukan inovasi-inovasi terutama inovasi teknologi terapan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Turut mendampingi Pangdam III/Slw, Asrendam, Asops, Aster Kasdam III/Slw, Kazidam, Kapendam, Dandenmadam III/Slw, serta Dandim 0618/Kota Bandung. (Y CHS/Rls-Pendam III/Siliwangi).

 

Artikel ini pernah Tayang di indofakta.com

Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

PAC Pemuda Pancasila Pebayuran Bagikan Takjil

29 Maret 2024 - 18:38 WIB

Peduli Pelestarian Alam Ansor Banser Gajah Tanam 500 Pohon Pule

9 Maret 2024 - 18:48 WIB

Komitmen Selamatkan 20.000 Jiwa, Polres Banyuasin Musnahkan Barang Narkotika

16 Januari 2024 - 13:44 WIB

Sinergritas DLH kabupaten Malang , Pemdes dan KSM desa Sitiarjo untuk lingkungan hidup

10 Januari 2024 - 14:06 WIB

Kisah Sukses Zailani dan Bukit Asam Budidaya Tanaman Berbasis Otomasi

31 Oktober 2023 - 17:30 WIB

DPRD Kabupaten PALI Mediasi Antara PT GBS  dan EMAB, Ini Hasilnya

24 Oktober 2023 - 21:41 WIB

Trending di LINGKUNGAN