Padang [DESA MERDEKA] – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam melanjutkan pembangunan meskipun dihadapkan pada tantangan keterbatasan anggaran. Hal ini disampaikannya saat membuka Entry Meeting Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran di Auditorium Istana Gubernuran, Senin (10/02/2025).
“Kita harus terus berupaya mewujudkan harapan masyarakat, meski kondisi keuangan daerah terbatas,” tegas Mahyeldi. Ia menekankan bahwa perencanaan dan penganggaran yang matang menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan pembangunan.
Untuk memastikan efektivitas perencanaan dan penganggaran, Gubernur mendorong sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. “Semua pihak harus bekerja sama untuk mencapai tujuan pembangunan yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan BPKP Sumbar, Arif Ardiyanto, menjelaskan bahwa evaluasi yang dilakukan kali ini mencakup lima sektor prioritas, yaitu pendidikan, kesehatan, pengentasan kemiskinan, penanganan stunting, dan pariwisata. Pemilihan sektor-sektor tersebut didasarkan pada tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sumbar.
“Evaluasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi ketidakefektifan dalam perencanaan dan penganggaran, sehingga langkah perbaikan dapat segera dilakukan,” kata Arif.
Gubernur Mahyeldi juga mengingatkan pentingnya mengacu pada Program Asta Cita yang dicanangkan pemerintah pusat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mengurangi angka kemiskinan, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Kita harus bekerja keras untuk mencapai target-target yang telah ditetapkan dalam Program Asta Cita,” tegas Mahyeldi.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.