Menu

Mode Gelap
Korban Bencana Sumatra Capai 303 Jiwa, Sumut Paling Terdampak Akses Darurat dan Data Tunggal Kunci Penanganan Bencana Sumbar Dana Desa Tahap II Gagal Cair, Program Pembangunan Mangkrak 24 Desa Jember Masih Blank Spot, DPRD Desak Diskominfo Pengamanan Ketat Kawal Pencairan Dana Desa Tolikara Berjalan Lancar

RAGAM · 7 Apr 2023 13:43 WIB ·

Indonesia Dapat Kartu Kuning  dari FIFA, Erick Thohir Bilang Alhamdulillah


					Indonesia Dapat Kartu Kuning  dari FIFA, Erick Thohir Bilang Alhamdulillah Perbesar

Jakarta [DESA MERDEKA] – Kabar melegakan bagi seluruh pencinta sepak bola Tanah Air akhirnya tiba. Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, mengumumkan hasil pertemuannya dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino, terkait dampak dari pembatalan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 di Indonesia. Berita baiknya, Indonesia terhindar dari sanksi terberat, yakni pengucilan dari kancah sepak bola dunia.

Pertemuan krusial tersebut, yang diumumkan Erick Thohir melalui akun Instagram pribadinya @erickthohir pada Kamis (6/4/2023) lalu, menjadi momen penentu nasib sepak bola Indonesia ke depan. Dalam unggahannya, Erick membagikan dua potret signifikan. Satu foto menunjukkan keakraban dirinya bersama Gianni Infantino, sementara foto lainnya menangkap momen Erick Thohir tengah serius memaparkan visi dan rencana besar transformasi sepak bola Indonesia.

“Sesuai arahan Presiden @Jokowi, saya bernegosiasi sekaligus mempresentasikan blueprint transformasi sepak bola Indonesia kepada @FIFA,” tulis Erick Thohir dalam keterangan unggahannya. Upaya diplomasi dan presentasi komprehensif ini tampaknya membuahkan hasil positif.

Erick menjelaskan bahwa Indonesia tidak dijatuhi sanksi berat yang dikhawatirkan banyak pihak. “Atas rahmat Allah SWT dan doa dari seluruh rakyat Indonesia, khususnya para pencinta sepak bola, Indonesia tidak dikenakan sanksi berat seperti dikucilkan dari sepak bola dunia,” ungkapnya penuh syukur.

Sanksi yang diterima Indonesia bersifat administratif. Hal ini berarti, Tim Nasional Indonesia masih memiliki kesempatan untuk terus berjuang dan mengukir prestasi di berbagai ajang internasional, termasuk SEA Games yang dijadwalkan pada akhir bulan April tahun itu. “Kita hanya diberikan sanksi administratif, sehingga timnas Indonesia masih bisa mencetak prestasi di SEA Games pada akhir bulan ini,” jelas Erick lebih lanjut.

Dengan penuh kelegaan, Erick Thohir menganalogikan sanksi tersebut sebagai “kartu kuning”. “Indonesia hanya mendapat ‘kartu kuning’, bukan ‘kartu merah’. Alhamdulillah,” bebernya, menggambarkan bahwa Indonesia masih diberi peringatan dan kesempatan untuk berbenah, bukan dikeluarkan dari permainan.

Sebelumnya, pasca-keputusan FIFA membatalkan status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20, Erick Thohir memang telah berjanji untuk segera menemui Presiden FIFA. Tujuannya jelas, melobi agar Indonesia mendapatkan keringanan sanksi dan memastikan masa depan sepak bola nasional tetap berjalan di jalur yang benar. Pertemuan ini menjadi bukti keseriusan PSSI di bawah kepemimpinannya untuk memperbaiki dan memajukan sepak bola Indonesia, meski menghadapi tantangan berat. Langkah ini diharapkan menjadi titik balik untuk pembenahan menyeluruh demi prestasi gemilang di masa mendatang.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 11 – Harmoni dalam Perbedaan

13 Januari 2026 - 08:10 WIB

Bukan Air Sakti, Sinkhole di Limapuluh Kota Bahaya Dikonsumsi

12 Januari 2026 - 16:12 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 10: Menyulam Masa Depan di Lembah Pusako

12 Januari 2026 - 08:40 WIB

Komunitas Digital ISG “Skakmat” Keramaian di Wisata Kepulungan

11 Januari 2026 - 20:16 WIB

Lima Hari Terombang-ambing, Nelayan Sabalana Selamat di Selayar

11 Januari 2026 - 19:12 WIB

Filter Ketat BKKD Bojonegoro: Dana Terserap, Masalah Hukum Terdepak

11 Januari 2026 - 16:11 WIB

Trending di RAGAM