Menu

Mode Gelap
Pj Bupati Banyuasin Koordinasi Langkah Strategis Penguatan Implementasi SAKIP Untuk Peningkatan Nilai AKIP Perangkat Desa Sulut Meninggal Dunia, BPJAMSOSTEK Serahkan Santunan Program Jaksa Garda Desa, Jadikan Gampong Sukaraja Contoh Pengelolaan Dana Desa Rp 7,5 Miliar Tambahan DD Untuk 65 Desa di Konawe Selatan Muhammadiyah Purbalingga :Kolaborasi Multipihak Wujudkan Zero Waste

PENDIDIKAN · 3 Jun 2023 15:52 WIB ·

Gus Halim: Pondok Pesantren Pilar Pembangunan Desa


 Gus Halim: Pondok Pesantren Pilar Pembangunan Desa Perbesar

Sampang (DESA MERDEKA) – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menegaskan pondok pesantren telah menjadi pilar pembangunan desa.

Pasalnya, pondok pesantren diberbagai pelosok desa selama ini telah menjadi pusat-pusat pendidikan hingga pusat gerakan ekonomi maupun budaya masyarakat sekitar.

Selain itu, jaringan alumni pondok pesantren yang sudah terbangun luas dapat digunakan desa untuk percepatan pembangunan.

“Pendidikan khususnya dari pesantren itu penting karena bangsa Indonesia sampai kapan pun tidak pernah lepas dari alumni pondok pesantren. Alumni dibutuhkan sepanjang masa karena kita membangun bangsa yang besar, negara yang besar,” tegas Abdul Halim Iskandar di Sampang, Jawa Timur pada Sabtu (3/6/2023).

Maka dari itu, Gus Halim sapaan akrab Abdul Halim Iskandar akan terus mendorong sinergitas antara pesantren dan desa terutama dibidang pendidikan.

Pendidikan khususnya berbasis pesantren diyakini Gus Halim, memiliki banyak kelebihan. Kendati demikian, ia mengimbau agar masyarakat tidak hanya fokus pada pendidikan keagamaan namun juga sekolah formal sebagai bekal kehidupan.

“Generasi muda sangat penting dalam membangun Indonesia mulai dari desa hingga kota-kota besar. Jangan sampai generasi terputus pendidikannya kalau bisa sebisa mungkin bisa kuliah,” imbuhnya.

Tentu saja pendidikan tersebut harus didapatkan dari pondok pesantren sehingga seimbang antara kebutuhan agama dan negara.

“Minimal kalian semua harus lulus SMA atau SMK. Seyogyanya yang sudah lulus setara SMA juga bisa melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Supaya matang, dapat pendidikan untuk bekal kehidupan di luar sana,” papar Doktor Honoris Causa UNY itu.

Berkaitan dengan pentingnya pendidikan di tingkat perguruan tinggi, Kemendes PDTT turut serta membuka kesempatan. Dalam hal ini melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang dapat diikuti seluruh perangkat desa mulai dari S1 hingga S2.

Senada dengan Gus Halim, Bupati Pamekasan Badrut Tamam sangat mendukung pentingnya pendidikan pesantren salam pembangunan desa. Menurutnya, ada tiga hal penting bagi generasi milenial.

Mulai dari agama, pendidikan, hingga adaptasi perkembangan zaman sangat dibutuhkan untuk membangun negara.

“Iman, ilmu pengetahuan, dan kolaborasi keduanya sesuai dengan tantangan zaman,” jelas Badrut Tamam.

Kemendes PDTT

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

PNP Kembangkan Destinasi Wisata Berkearifan Lokal

18 Mei 2024 - 00:28 WIB

Kekhalifahan dan Reformasi Bumi Prof. Dr. Nurcholish Madjid

15 Mei 2024 - 23:12 WIB

Praktik Baik Pemanfaatan Buku Bacaan Bermutu bagi Literasi Anak di Kota Batam

1 Maret 2024 - 22:59 WIB

Praktik baik prmanfaatan buku bagi literasi anak

Perjuangan Seorang Ayah Untuk Menjadikan Sarjana Anaknya Dengan Keluar Masuk Tempat Sampah

1 Maret 2024 - 07:48 WIB

Gol A Gong, Duta Baca Indonesia Bertandang Diskusi Dan Beri Apresiasi Warung Baca Pasinaon Ungaran

21 Februari 2024 - 23:28 WIB

Mengintip TBM “Rumah Sastra” sebagai Ruang belajar bagi Calon Penulis Handal

29 Januari 2024 - 13:23 WIB

Trending di PENDIDIKAN