Menu

Mode Gelap
Pj Bupati Banyuasin Koordinasi Langkah Strategis Penguatan Implementasi SAKIP Untuk Peningkatan Nilai AKIP Perangkat Desa Sulut Meninggal Dunia, BPJAMSOSTEK Serahkan Santunan Program Jaksa Garda Desa, Jadikan Gampong Sukaraja Contoh Pengelolaan Dana Desa Rp 7,5 Miliar Tambahan DD Untuk 65 Desa di Konawe Selatan Muhammadiyah Purbalingga :Kolaborasi Multipihak Wujudkan Zero Waste

EKBIS · 8 Agu 2023 19:23 WIB ·

Gus Halim: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Beri Efek Positif Bagi Desa


 Gus Halim: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Beri Efek Positif Bagi Desa Perbesar

Jakarta (DESA MERDEKA) – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menyambut gembira atas pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,17 persen pada kuartal II tahun 2023.
Meskipun desa umumnya memiliki struktur ekonomi yang lebih sederhana, pertumbuhan ekonomi nasional dapat memberikan berbagai efek positif pada sektor-sektor ekonomi di desa
Apalagi, kata menteri yang akrab disapa Gus Halim ini, pertumbuhan di atas 5 persen ini telah terjadi selama tujuh triwulan berturut-turut.
“Pertumbuhan ini melampaui harapan pasar dan menunjukkan penguatan ekonomi Indonesia di tengah perlambatan ekonomi global,” ujar Gus Halim.
Menurut Gus Halim, Pertumbuhan ekonomi yang stabil cenderung meningkatkan daya beli masyarakat. Dengan peningkatan daya beli, masyarakat di desa akan memiliki lebih banyak pengeluaran untuk membeli barang dan jasa, baik dari produk lokal maupun luar desa. Ini akan merangsang aktivitas perekonomian lokal.
Gus Halim menjelaskan bahwa desa juga akan diberdayakan untuk meningkatkan ekonomi melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa). BUMDesa adalah badan usaha yang dimiliki oleh desa, dengan tujuan ekonomi dan sosial yang bertujuan untuk keadilan dan kesejahteraan masyarakat desa.
“Kemendes mendukung pengembangan Desa Wisata yang dikelola oleh BUMDesa, untuk memastikan bahwa segala aspek terkait pengembangan wisata akan mendapatkan dukungan dana dan perlindungan hukum,” jelas Gus Halim disela-sela kunjungannya di Yogyakarta, Selasa (08/08/2023).
Diketahui, pertumbuhan ekonomi nasional mengungguli mayoritas negara dan wilayah lain, termasuk Vietnam, Uni Eropa, Amerika Serikat, dan Korea Selatan yang masing-masing mengalami pertumbuhan 4,1%; 0,6%; 2,6%; dan 0,9% (yoy) pada periode yang sama.
Dari segi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi nasional yang kuat didukung oleh pertumbuhan konsumsi masyarakat sebesar 5,23% (yoy). Daya beli masyarakat terus terjaga dengan penurunan inflasi yang berkelanjutan.
Kemendes PDTT
Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Indosat Ooredoo Hutchison Ajak Masyarakat Bersama Rayakan Indah Ramadan Lewat Gerakan Sosial dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal

28 Maret 2024 - 20:43 WIB

Presiden Joko Widodo berkunjung pasar diwonogiri

2 Februari 2024 - 05:59 WIB

PBI Gerbangmassa Fasilitasi 1.000 NIB UMKM Sragen

22 Desember 2023 - 16:04 WIB

PBI Gerbangmassa Fasilitaasi 1.000 NIB

KPPU Lakukan Sosialisasi Peran KPPU Bersama Anggota Komisi VI DPR RI Luluk Nur Hamidah

5 Desember 2023 - 11:46 WIB

KPPU Lakukan Sosialisasi Peran KPPU Bersama Luluk Nur Hamidah

Pinang Wangi Sikucua Padang Pariaman menjadi Varietas Unggul Baru 2023

30 Oktober 2023 - 10:29 WIB

Benarkah Nasib Usaha Kecil Dilibas Social Commerce?

16 Oktober 2023 - 23:11 WIB

Trending di EKBIS