Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

RAGAM · 7 Agu 2024 18:24 WIB ·

Gubernur Mahyeldi Terima Pin Emas Tokoh Masyarakat Padang


					Gubernur Mahyeldi Terima Pin Emas Tokoh Masyarakat Padang Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Di balik kemeriahan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-355, sebuah simbol pengabdian disematkan pada kerah baju Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah. Pin emas dan piagam penghargaan sebagai Tokoh Masyarakat Kota Padang 2024 resmi diserahkan dalam Sidang Paripurna di DPRD Kota Padang, Rabu (7/8/2024).

Penghargaan ini bukan sekadar tanda penghormatan rutin. Mahyeldi dinobatkan atas dedikasi luar biasanya di bidang keagamaan, menjadikannya salah satu dari 12 tokoh inspiratif yang dianggap sebagai motor penggerak kemajuan kota. Pj Wali Kota Padang, Andree H. Algamar, menyebut apresiasi ini sebagai pengakuan atas komitmen panjang dalam membangun fondasi moral dan sosial di jantung Sumatera Barat.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menerima piagam penghargaan dan pin emas sebagai Tokoh Masyarakat Kota Padang Tahun 2024.

Menuju Wajah Metropolitan Barat Indonesia
Mahyeldi memandang penghargaan ini dengan perspektif yang lebih luas. Baginya, Padang adalah “wajah” Indonesia di gerbang barat. Ia menekankan bahwa status Kota Inti Metropolitan tidak bisa diraih hanya dengan perayaan, melainkan melalui gaya kepemimpinan yang evaluatif dan prediktif.

“Kita harus berani mengevaluasi kinerja yang lalu dan memprediksi kebutuhan masa depan. Identifikasi sumber daya yang ada dan tuntaskan pekerjaan rumah yang tersisa,” tegas Mahyeldi di hadapan para tokoh penting, termasuk mantan Menteri ESDM RI, Archandra Tahar.

Kolaborasi Ranah, Rantau, dan Investasi
Strategi “Out of the Box” yang ditawarkan Mahyeldi untuk memajukan Padang terletak pada harmonisasi tiga kekuatan besar: potensi geografis lokal, jejaring perantau, dan kemudahan investasi. Ia mendorong penyederhanaan regulasi agar investor asing maupun domestik melirik Padang sebagai destinasi bisnis yang menjanjikan.

Optimasi peran perantau Minang yang selama ini telah menjadi tulang punggung ekonomi lokal juga akan diperkuat. Hubungan “Ranah dan Rantau” ini diharapkan menjadi katalisator bagi transformasi Padang dari kota administratif menjadi pusat ekonomi modern yang tetap memegang teguh nilai-nilai religi.

Penyerahan pin emas ini diharapkan menjadi pemantik bagi tokoh-tokoh lain di berbagai sektor—mulai dari lingkungan hidup hingga teknologi informasi—untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan warga Padang.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 57 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Asa dari Kalaotoa: Saat Bupati Peluk Keluhan Warga

22 April 2026 - 10:54 WIB

Asa Petani Selayar: Jagung Bersemi, Kelapa Menanti Data

21 April 2026 - 18:24 WIB

Bukan Beban Anggaran, Pers Adalah Perisai Antikorupsi Desa

21 April 2026 - 12:33 WIB

Hentakan Kuntau Bonerate: Memuliakan Pemimpin dengan Ketulusan Adat

20 April 2026 - 22:34 WIB

Luka di Bacan Barat: Saat Dana Kesehatan Desa Dikorupsi

20 April 2026 - 22:18 WIB

Bukan Sekadar Plakat: Vasko Ruseimy dan Solidaritas Kebencanaan Sumbar

17 April 2026 - 14:54 WIB

Trending di RAGAM