Atambua [DESA MERDEKA] – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Belu, Ignatius Ati Koli, mengungkapkan temuan mengejutkan usai melakukan kunjungan kerja ke beberapa desa di wilayah tersebut. Dalam kunjungan yang dilakukan pada Januari 2025, Komisi I menemukan sejumlah kejanggalan dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) di beberapa desa, termasuk Desa Maumutin, Desa Dualasi, Desa Mane Ikun, dan Desa Fatulotu.
Menurut Ignatius, tujuan kunjungan kerja ini adalah untuk melakukan pengawasan langsung terhadap pengelolaan APBDes di tingkat desa, serta mendengarkan aspirasi masyarakat. Hasilnya, Komisi I menemukan indikasi penyimpangan penggunaan dana desa yang cukup serius di beberapa desa.
Salah satu contohnya adalah Desa Maumutin. Di desa ini, ditemukan sejumlah proyek yang diduga tidak sesuai dengan perencanaan dan anggaran yang telah ditetapkan. Selain itu, terdapat tunggakan pembayaran untuk berbagai program, seperti BLT ekstrem, honor linmas, dan kader posyandu.
Tidak hanya di Desa Maumutin, permasalahan serupa juga ditemukan di desa-desa lain. Di Desa Raiulun, misalnya, ditemukan kesalahan dalam pengelolaan keuangan desa yang cukup signifikan. Sementara itu, di Desa Mane Ikun dan Desa Fatulotu, terdapat temuan terkait pekerjaan yang tidak selesai sesuai kontrak dan pengadaan barang yang tidak sesuai spesifikasi.
Menanggapi temuan ini, Komisi I DPRD Kabupaten Belu merekomendasikan beberapa hal. Pertama, Pemerintah Kabupaten Belu melalui Dinas Sosial PMD diminta untuk meningkatkan pengawasan terhadap pengelolaan APBDes di setiap desa. Kedua, Inspektorat Kabupaten Belu diminta untuk melakukan audit mendalam terhadap seluruh desa guna mengungkap potensi penyimpangan lainnya. Terakhir, jika ditemukan indikasi tindak pidana korupsi, Komisi I akan membawa kasus ini ke aparat penegak hukum.
Ignatius menegaskan bahwa dugaan penyimpangan penggunaan dana desa merupakan tindakan yang sangat merugikan masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya akan terus mengawal proses penanganan kasus ini hingga tuntas.
Pentingnya Pengawasan terhadap Pengelolaan Dana Desa
Temuan ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pihak terkait, terutama pemerintah desa, untuk selalu transparan dan akuntabel dalam mengelola dana desa. Dana desa yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak boleh disalahgunakan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.