Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

RAGAM · 10 Feb 2025 09:09 WIB ·

Desa Sidowangi Banyuwangi Prioritaskan Pelayanan Administrasi Kependudukan untuk Warga


					<em>Kepala desa Sidowangi, Muansin sedang mengecek berkas</em> Perbesar

Kepala desa Sidowangi, Muansin sedang mengecek berkas

Banyuwangi [DESA MERDEKA] – Bagi para pejabat desa di Sidowangi, sebuah desa yang terletak di wilayah Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, memberikan Standar Pelayanan Minimal (SPM) kepada warganya merupakan kebutuhan utama yang harus dipenuhi secara optimal, terutama dalam hal administrasi kependudukan.

Kepala Desa Sidowangi, Muansin, saat ditemui di kantornya pada Senin (10/2/2025), mengungkapkan bahwa setiap hari ada sekitar empat hingga lima warga yang datang untuk mengurus berbagai dokumen administrasi. “Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat dan responsif kepada masyarakat,” tegas Muansin. Salah satu layanan yang paling banyak diminati saat ini adalah pembaruan data Kartu Keluarga (KK), seperti perubahan status pendidikan anak dan penghapusan anggota keluarga yang telah meninggal dunia.

“Sekarang yang banyak adalah pembaruan data KK warga, misalnya status pendidikan anak yang dulu belum sekolah kini sudah sekolah, jadi perlu diperbarui. Begitu juga jika ada anggota keluarga yang meninggal, datanya harus dikeluarkan dari KK,” jelasnya.

Pelayanan di Kantor Desa Sidowangi dimulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB, bahkan sering kali diperpanjang hingga pukul 16.00 WIB. Tak hanya itu, bagi warga yang membutuhkan pelayanan di luar jam kerja, mereka bisa langsung datang ke rumah kepala desa.

Muansin juga menjelaskan bahwa sebenarnya sudah tersedia layanan daring. Namun, banyak warga lebih memilih datang langsung ke kantor desa agar lebih praktis.

“Sebenarnya ada layanan daring, tapi karena kantor desa dekat, warga lebih suka datang langsung. Katanya biar tidak ribet, mereka datang ke kantor, dan kami yang mengurus secara daring,” tambahnya.

Bahkan, tidak jarang warga meminta untuk dilayani langsung di rumah kepala desa agar bisa berdiskusi lebih detail mengenai kebutuhan administrasi mereka.

Muansin pun menginstruksikan kepada seluruh perangkat desa untuk memberikan pelayanan dengan cepat dan tanpa batasan waktu, terutama dalam hal pengurusan SPM.

“Kami berkomitmen melayani masyarakat sebaik mungkin. Jika ada warga yang membutuhkan bantuan, kami siap membantu kapan pun,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Era Baru Karate Malut: SK PB FORKI Terbit, Ahmad Assagaf Siap Bidik Prestasi Internasional

19 Januari 2026 - 19:31 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 16: Festival Lembah Pusako

19 Januari 2026 - 08:12 WIB

Wabup Sambas Kukuhkan 11 Kades: Jangan Terbuai Perpanjangan Jabatan

19 Januari 2026 - 07:48 WIB

Desa Kauman: Bukan Superman, Tapi Superteam Digital Bojonegoro

18 Januari 2026 - 15:05 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 15: Menjaga Alam, Menjaga Budaya

17 Januari 2026 - 16:55 WIB

Kedaulatan Data: Langkah Cirebon Akhiri Drama Bansos Salah Sasaran

17 Januari 2026 - 09:08 WIB

Trending di RAGAM