Menu

Mode Gelap
Korban Bencana Sumatra Capai 303 Jiwa, Sumut Paling Terdampak Akses Darurat dan Data Tunggal Kunci Penanganan Bencana Sumbar Dana Desa Tahap II Gagal Cair, Program Pembangunan Mangkrak 24 Desa Jember Masih Blank Spot, DPRD Desak Diskominfo Pengamanan Ketat Kawal Pencairan Dana Desa Tolikara Berjalan Lancar

DESA · 10 Mar 2024 10:13 WIB ·

Desa Bonto-Bontoa Susun Rancangan RPJMDes Bersama Masyarakat


					Desa Bonto-Bontoa Susun Rancangan RPJMDes Bersama Masyarakat Perbesar

Bantaeng (DESA MERDEKA) – Desa Bonto-Bontoa, Kecamatan Tompobulu, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) untuk membahas Rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) pada hari Sabtu, 9 Maret 2024. Acara ini dihadiri oleh perwakilan masyarakat, Badan Permusyawarahan Desa (BPD), dan tamu undangan, termasuk Plt Camat Tompobulu yang diwakili oleh Kasi Pemerintahan Ramli, S.Sos, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa Ir. Amir Ali, Pendamping Desa Pemberdayaan Safri, S.kom, Pendamping Lokal Desa Hasan Habibu, S.Pd, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan tokoh masyarakat lainnya.

Musdes ini merupakan langkah penting dalam menyusun RPJMDes, yang menjadi pedoman pembangunan desa selama 6 tahun masa pemerintahan. RPJMDes disusun oleh tim yang terdiri dari 11 orang atau minimal 7 orang, termasuk kepala desa, sekretaris desa, LPM, dan kader desa atau unsur masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya, Kasi Pemerintahan Ramli, S.Sos, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah desa atas keberhasilan tim penyusun Rancangan RPJMDes. Dia mengajak masyarakat untuk bahu membahu dan terlibat aktif dalam pembangunan desa, mulai dari pendataan, pemanfaatan data, hingga penyampaian laporan pemerintah.

Ir. Amir Ali, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa, menuturkan bahwa Rancangan RPJMDes bagaikan “Alquran” desa, yang menjadi pedoman dan petunjuk dalam pembangunan. Dia mengajak masyarakat untuk memeriksa kembali hasil kajian tim penyusun dan memberikan masukan untuk menyempurnakan Rancangan RPJMDes.

Kepala Desa Bonto-Bontoa, H. Syamsuddin. B, dalam tanggapannya, mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan masukan dari para tamu undangan dan masyarakat. Dia menekankan pentingnya solidaritas dan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa.

Musdes ini menghasilkan tambahan poin kegiatan dari peserta yang akan diproses dan dimasukkan ke dalam penyusunan dokumen RPJMDes sebelum penetapan. Ada juga usulan dari masyarakat untuk memekarkan satu dusun lagi menjadi dua, mengingat Dusun Bulu-Bulu yang dimaksud terlalu luas.

Musdes diakhiri dengan sesi foto bersama kepala desa, kepala dusun, RT/RW, dan masyarakat lainnya.

 

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 185 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ironi Bonibais: Ayam Potong Prioritas, BLT Warga Malas Cair?

12 Januari 2026 - 22:00 WIB

Mandeh Kian Mempesona: Mandi di Laut, Bilas di Air Terjun

12 Januari 2026 - 17:46 WIB

Wajah Baru Sidomulyo: Aspal BKKD Ubah Rute Penghambat Menjadi Penggerak

11 Januari 2026 - 17:14 WIB

Polisi Wonogiri Turun Sawah, Motor Penggerak Swasembada Jagung Nasional

10 Januari 2026 - 17:32 WIB

Kapolres Wonogiri bersama Wakil Bupati dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Wonogiri, Kamis (8/1/2026

Dana Desa Simalungun Amblas, Koperasi Merah Putih Jadi Beban?

10 Januari 2026 - 15:08 WIB

Dana Desa Anjlok, Desa Pakubalaho Tetap Prioritaskan Ketahanan Pangan

8 Januari 2026 - 17:21 WIB

Trending di DESA