Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Purbalingga :Kolaborasi Multipihak Wujudkan Zero Waste Kunjungan di Klaten, Wamendes Paiman Ingatkan BUMDesa Maju Jika Inovatif dan Kreatif Wamendes Paiman : UMKM Desa Dapat Manfaatkan BUMDes Untuk Perluas Pasar Desa Digital Bakal Tingkatkan Ekonomi dan Percepat Pembangunan Desa BSKDN Kemendagri Dorong Perangkat Desa Fokus Gali Potensi Daerahnya

DESA · 29 Mei 2023 05:57 WIB ·

Delapan Kades di Jember, Telah Diberhentikan Lantaran Berbagai Sebab.


 Pejabat DPMD Jember saat menghadiri rapat dengar pendapat mengenai rencana pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak dan Pilkades PAW tahun 2023 di Ruang Komisi A DPRD Jember, belum lama ini. (Image courtesy: Radar Jember) Perbesar

Pejabat DPMD Jember saat menghadiri rapat dengar pendapat mengenai rencana pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak dan Pilkades PAW tahun 2023 di Ruang Komisi A DPRD Jember, belum lama ini. (Image courtesy: Radar Jember)

Jember (DESA MERDEKA) – Sejumlah alasan, sudah mengantar delapan jabatan kepala desa (kades) di Jember yang diberhentikan sebelum masa jabatannya berakhir, sepanjang tahun 2022 hingga Mei 2023.

“Untuk mengisi kekosongan jabatan pada delapan desa tersebut, kini telah ditempatkan seorang Penjabat (Pj) Kades,” papar Nunung Agus Andriyanto, Kabid Pemerintah Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Jember, saat rapat dengar pendapat di Ruang Komisi A DPRD Jember, pekan lalu (29/5).

Kades yang diberhentikan karena telah meninggal antara lain, Kades Kasiyan Kecamatan Puger Mohammad Mahfud, Kades Sumberjambe Kecamatan Sumberjambe Santiawan, Kades Patemon Kecamatan Pakusari, Maryono, Kades Sruni Kecamatan Jenggawah Mohammad Khoeri, Kades Balung Kidul Kecamatan Balung Samsul dan terbaru Kades Ambulu Kecamatan Ambulu Mulyono.

Sementara kades yang diberhentikan karena tersandung masalah hukum adalah Kades Kepanjen Kecamatan Gumukmas Saiful Mahmud. Dia diberhentikan karena tersandung kasus korupsi PTSL. Selanjutnya, Kades Pocangan Kecamatan Sukowono Samsul Muarip yang diberhentikan karena tengah menjalani proses hukum kasus korupsi Dana Desa (DD).

Penggerak Swadaya Masyarakat Bidang Pemdes DPMD Jember, Bukasan, menyebut delapan desa yang masih dijabat oleh Pj itu nantinya akan melaksanakan Pilkades pergantian antar waktu (PAW).

Untuk jadwalnya, Bukasan memperkirakan akan berbarengan dengan jadwal Pilkades serentak tahun 2023 yang diikuti enam enam desa dari lima kecamatan. Mulai Juni ini sampai 22 Agustus 2023 mendatang.

“Kalau untuk pelaksanaannya kami serahkan kepada desa, karena anggarannya melekat di desa,” imbuh Bukasan.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

GARAM KRISTAL PRODUKSI DESA PARANG, POTENSI DAN KENDALA

21 September 2023 - 20:56 WIB

Bisa di contoh, ini 7 Unit Usaha Bumdes Ds. Kaliaman Kembang Jepara

21 September 2023 - 16:25 WIB

Tangkil Dikunjungi Inspektorat Provinsi Jawa Tengah

18 September 2023 - 17:55 WIB

Tangkil Dikunjungi Inspektorat Provinsi Jawa Tengah

Warga Desa Adobala Gotong Royong Bersihkan Lokasi JUT Yang Siap Dirabatbetonkan

14 September 2023 - 07:12 WIB

MUSRENBANGDESA PARANG RKPDESA 2024

13 September 2023 - 11:27 WIB

PBI Gerbangmassa Advokasi Badan Hukum BUM Desa di Pengkol

13 September 2023 - 10:43 WIB

PBI Gerbangmassa advokasi badan hukum BUM Desa di Desa Pengkol, Tanon
Trending di DESA