Menu

Mode Gelap
Pj Bupati Banyuasin Koordinasi Langkah Strategis Penguatan Implementasi SAKIP Untuk Peningkatan Nilai AKIP Perangkat Desa Sulut Meninggal Dunia, BPJAMSOSTEK Serahkan Santunan Program Jaksa Garda Desa, Jadikan Gampong Sukaraja Contoh Pengelolaan Dana Desa Rp 7,5 Miliar Tambahan DD Untuk 65 Desa di Konawe Selatan Muhammadiyah Purbalingga :Kolaborasi Multipihak Wujudkan Zero Waste

RAGAM · 10 Mar 2024 22:54 WIB ·

Danau Warna Di TTU Obyek Wisata Desa.Nitizen Menyebutnya Menyerupai Danau Kelimutu Di Ende


 Danau Warna Di TTU Obyek Wisata Desa.Nitizen Menyebutnya Menyerupai Danau Kelimutu Di Ende Perbesar

Kefamenanu_desamerdeka.id

Pelukis agung yang maha besar membuat ciptaan dan segala alam semesta beserta isinya yang mengagumkan.suasana pedesaan yang asri dan natural akan ditemui jika ada kesediaan berjalan jauh walaupun dengan insfrastruktur jalan yang seadanya bahkan harus dengan nyali ekstra khusus untuk melewati jalur tertentu

semakin jauh berjalan meninggalkan kota menuju kepuncak gunung maka suasana udara akan terasa lebih sejuk bahkan di tempat2 tertentu akan terasa lebih dingin dibanding udara dan suasana di kota

Jika anda adalah salalah satu orang yang suka dengan suasana pedesaan maka kami pastikan tempat yang direkomendasikan ini adalah tempat berpinik yang tepat untuk melepas penat dari rutinitas serta hiruk pikuk kehidupan di kota.berada di desa tubu kecamatan bikomi nilulat kabupaten timor tengah utara propinsi nusa tenggara timur

Jaraknya sekitar 20 an kilo dari pusat kota kefamenanu dengan jarak tempuh kurang lebih 2 jam menggunakan sepeda motor sedangkan mobil bisa memakan waktu 3 jam lebih karena jalan sebelum memasuki trans sabuk merah putih yg belum di perbaiki atau di beberapa titik rusak parah.jika berada di kota kefamenanu maka jalur yang dilalui bisa menggunakan jalur letkase nunpo atau bisa juga melewati jalur nimasi nunpo sampai bertemu jalan sabuk merah putih maka teruslah berjalan mengikuti jalan perbatasan menuju arah kecamatan mutis maka kita akan sampai pada tujuan

apa saja yang unik dari desa yang berbatasan lansung dengan negara republik demokratic timor leste ini,
sama seperti bebrapa tempat yang berada di ketinggian tidak ada yang berbeda,namun ciri khas dan yang unik adalah pandangan yang memanjakan mata dan menyejukan jiwa kepuasan hati akan terasa ketika memasuki desa ini

jika berjalan bersama keluarga maka akan serasa berada di luar negeri,karena udara yang dingin ditambah kabut yang menyelimuti laksana salju di eropa.jika bersama pasangan atau kekasih hati maka serasa dunia ini hanya milik berdua,sedangkan yang lain cuman numpang/mengontrak karena sejauh mata memandang terbentang luas hutan belantara,gunung bukit dan lereng serta keheningan tepat di tepi jalan terlihat gunung tinggi miomaffo sebagai latar untuk ber swafoto

dan yang tidak kalah menarik adalah sebuah waduk berkapasitas kecil di RT 06 RW 02 Dusun II yang tidak menyerupai danau kelimutu di kabupaten ende-flores namun ada beberapa kesamaan yg dikaitkan dengan danau alam yang memiliki tiga warna ini

Pada hari sabtu 9/3/2024 media ini mewawancarai kepala desa di kantor desa,setelah selesai mengunjungi lokasi waduk yang berada tepat dilokasi di desa tubu ada sebuah gunung kecil yang merupakan tanah adat suku binsasi yang diberikan kepada perusahaan yang mengerjakan jalan sekitar tubu pada tahun 1986-1990 untuk mengambil tanah sertu

Setelah selesai pekerjaan waktu itu muncul 3 mata air berkapasitas kecil dari pusat penggalian sertu di kaki bukit kecil tuiniti dan sejak itu juga masyarakat sekitar menggunakan sumber mata air tersebut untuk kebutuhan air minum karena air pipa dari mata air mutis belum masuk ke desa ini waktu itu

Blasius nesi kefi selaku kades menambahkan bahwa setelah pengerjaan sabuk merah masuk melewati desa tubu maka dilanjutkan lagi penggalian untuk mengambil sertu guna kepentingan pengerjaan jalan perbatasan ini,dan setelah selesai mengambil sertu pada akhir desember 2023 lalu menambah debet air tersebut sampai terbentuk seperti dum tampungan.

Keunikan dari danau ini adalah gratifitasinya sangat tinggi sehingga untuk menarik air keluar dari dalam tidak bisa menggunakan alat bantu,walaupun dilakukan di dataran yang lebih rendah dari waduknya,kecuali menimba lansung.
jika dalam cuaca tertentu air bisa berubah warna dari biru menjadi hijau kabur.

Kades juga menghimbau agar para pengunjung bisa tidak sembarang mendaki keatas gunung tanpa ditemani suku asli setempat karena tempatnya sakral dan mistis/dalam bahasa setempat adalah ume,bale tola

Ia juga berencana untuk memasukan penglolaan dana desa untuk menata tempat tersebut menjadi tempat rekreasi yang dikelilingi oleh kedai kopi asli yaitu kopi robusta dari Bumdes pala opat tubu yang juga merupakan produk unggulan dari tubu. Ia berharap pendampingan pemerintah daerah agar desanya juga desa2 yang berpotensi di kabupaten ini,baik di bidang soial budaya seperti ceremoni adat maupun desa yang berpotensi bisa dijadikan desa wisata atau desa adat dengan tujuan untuk meningkatkan kemadirian desa dan menambah pendapatan asli desa.

Artikel ini telah dibaca 269 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

INTERVENSI SERENTAK PENCEGAHAN STUNTING DI CIKULUR

12 Juni 2024 - 12:03 WIB

Terbukti Langgar AD/ART dan Kode Etik, FORKI Malut Beroleh SP-Satu Dari KONI Malut

10 Juni 2024 - 21:00 WIB

Ajak jaga Keamanan Lingkungan, Polres Metro Bekas Laksanakan Kunjungan Ke Wilayah Hukum Polres Metro Bekasii

9 Juni 2024 - 11:34 WIB

Dukung Kiayi Aep, Milenial di Lebak Inginkan Lebak Melesat Berkemajuan

4 Juni 2024 - 19:01 WIB

Ketum dan Sekum Jalan Sendiri, Pengprov Perguruan dan Pengprov FORKI Malut Gelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov)

27 Mei 2024 - 07:18 WIB

Dipulangkan, Tim Karate Malut Urung Berlaga di Kejurnas Karate Antar PPLP PPLPD dan SKO 2024 di Manado

14 Mei 2024 - 18:50 WIB

Trending di RAGAM