Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

DESA · 7 Mar 2025 20:15 WIB ·

Bukan Lagi Tanaman Hias, Alpukat Bicak Jadi Tambang Emas


					Bukan Lagi Tanaman Hias, Alpukat Bicak Jadi Tambang Emas Perbesar

Blora, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Desa Bicak di Kecamatan Todanan, Blora, kini tidak lagi sekadar desa agraris biasa. Lewat program unggulan “Gerbang Blora” (Gerakan Pengembangan Buah Lokal Nusantara), desa ini sukses bertransformasi menjadi lumbung alpukat raksasa. Keberhasilan ini ditandai dengan panen perdana alpukat varietas Aligator seberat lebih dari 1 kilogram per buah yang dipimpin langsung oleh Bupati Blora, Arief Rohman, Kamis (6/3/2025).

Langkah strategis yang dimulai sejak pembagian bibit pada 2018 lalu kini membuahkan hasil nyata. Dari total 2.900 batang pohon yang tertanam di lahan warga, sebanyak 350 pohon telah memasuki masa produktif. Menariknya, varietas Aligator mendominasi sebesar 60 persen, disusul varietas Mentega dan Kendil masing-masing 20 persen.

Satu Pohon Menghasilkan 80 Kilogram
Kepala Desa Bicak, Winto, mengungkapkan bahwa produktivitas lahan di wilayahnya sangat menjanjikan. Satu pohon alpukat Aligator mampu menghasilkan rata-rata 80 kilogram buah. Potensi ini dirasakan langsung oleh petani lokal, seperti Mbah Pardi, yang memiliki 20 pohon produktif sebagai sumber pendapatan tambahan.

“Kami berharap harga jual di tingkat petani bisa terdongkrak naik dari kisaran Rp13.000 hingga Rp15.000 per kilogram,” ujar Mbah Pardi optimistis.

Mendorong Konektivitas dan Desa Wisata
Bupati Arief Rohman melihat potensi Bicak bukan hanya soal penjualan buah, melainkan sebagai ekosistem ekonomi terpadu. Ia menginstruksikan Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan (DP4) Blora untuk segera menjembatani petani dengan distributor toko buah modern agar rantai pasok lebih pendek dan harga lebih menguntungkan.

Tak hanya soal perut, Bupati juga mengaitkan keberhasilan pertanian ini dengan sektor pariwisata. Pemerintah Kabupaten Blora berkomitmen melanjutkan pembangunan jalan rute Kacangan–Bicak–Sendang. Infrastruktur yang mumpuni diharapkan mampu menghidupkan kembali destinasi wisata Bukit Cengklik yang sempat viral, dengan konsep agrowisata petik alpukat.

“Bicak harus jadi inspirasi bagi desa-desa lain di Todanan. Jika infrastruktur jalan bagus dan produk pertaniannya unggul, kesejahteraan masyarakat akan meningkat dengan sendirinya,” pungkas Arief Rohman.

Informasi SEO:

Frasa Kunci Utama:

 

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kades Plosokandang “Sidang” Isu Viral di Tengah Pengajian

20 Januari 2026 - 02:46 WIB

Sungai Luar Siapkan Cetak Biru Desa Sehat Tahun 2027

19 Januari 2026 - 14:58 WIB

Kadus Petenangan Didemo Mundur Akibat Dugaan Skandal Mesum

19 Januari 2026 - 12:32 WIB

Cara Unik Desa Sungai Meranti Ubah Pajak Jadi Rezeki

19 Januari 2026 - 11:05 WIB

Bukan Cuma Wisata, Desa Kaliwedi Sragen Juara Nasional Pangan

19 Januari 2026 - 09:44 WIB

Aspal Mulus Desa Tinduk: Memutus Isolasi, Merajut Harmoni Sosial

18 Januari 2026 - 10:02 WIB

Trending di DESA