Sragen (DESA MERDEKA) – Rencana mutasi bidan Desa Katelan ke Puskesmas Tangen, menuai respon penolakan dari 163 kader kesehatan Desa Katelan dan tokoh masyarakat setempat, lantaran kuatnya motif politis dibalik kepindahan Bidan desa Umaningsih.
“Lantaran kami masih membutuhkan ibu Umaningsih sebagai Bidan Desa Katelan. Bila permintaan kami ditolak, maka kami tidak akan mendukung program kesehatan di Desa Katelan,“ tegas salah satu kader kesehatan yang membubuhkan tanda tangan pernyataan bersama menolak pergantian bidan desa itu, Minggu (15/10).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, bahwa semenjak Kunto Cahyono menjabat sebagai Kepala Desa Katelan, keberadaan Bidan Desa sudah mulai di goyah. Bahkan kades ditengarai mendesak bidan desa untuk segera diganti, setelah melakukan komunikasi dengan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sragen. Permintaan itu akhirnya mendapatkan sinyal lampu hijau dari Dinkes Sragen, bahwa bidan Desa Katelan, Umaningsih, ditarik ke Puskesmas Tangen untuk digantikan dengan pegawai Puskesmas Tangen.
“Saya menjalankan tugas sebagai bidan desa dengan sepenuh hati melayani kesehatan masyarakat dan hubungan secara kelembagaan Desa Katelan juga baik. Kinerja layanan Poliklinik Kesehatan Desa ( PKD) tiap hari kerja buka. Saya justru banyak kegiatan dengan masyarakat di posyandu di empat kebayanan,” terang Umaningsih.
Bidan Desa Katelan Umaningsih mengungkapkan, bahwa dirinya hanya menjadi korban politik saja, lantaran dirinya merasa tidak memiliki masalah pribadi maupun kedinasan. Menurut Umaningsih, keinginan menggeser dirinya sebagai bidan Desa sudah lama. Bahkan Kades Katelan sudah mengadu ke Camat Tangen, namun mental, lantaran kewenangan pemindahan Bidan Desa Katelan bukan kewenangan camat, melainkan kewenangan Dinkes Sragen.
“Tentunya yang menjadi pertanyaan, kok ngebet banget memindahkan diri saya. Kalo memang ada ada alasan yang kuat saya terima, kalau tidak ada alasan kuat, saya akan melawan,” tandas Umaningsih.

Terkait polemik tersebut, Kepala Puskesmas Tangen dr Nuning Ekowati, membenarkan bahwa memang ada permintaan Kades Katelan Kunto Cahyono untuk mengganti bidan desa. Namun hal itu merupakan kewenangan Dinkes Sragen.
“Yang kami tahu, ibu Umaningsih ditarik sementara dan nanti bidan Binwil yang akan menjalankan tugas sebagai bidan Desa Katelan. Namun soal SK pergantian tersebut saya belum tahu. Namun secara pribadi saya merasa kasihan dengan mbak Uma,” papar kepala Puskesmas Tangen.
Sementara Kades Katelan Kunto Cahyono saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa pemindahan ASN ataupun bidan desa bukan kewenangan dirinya selaku Kades Katelan.
“Urusan mutasi maupun mindah memindah tidak ada hubungan atau kewenangan saya,” kilah Kunto.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.