Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 10 Jun 2023 23:02 WIB ·

Jalan Tani Baru Branti Raya, Petani Sumringah!


					Jalan Tani Baru Branti Raya, Petani Sumringah! Perbesar

Lampung Selatan [DESA MERDEKA] – Kabar gembira datang dari Desa Branti Raya, Kecamatan Natar, Lampung Selatan. Pemerintah desa setempat membangun jalan usaha tani baru untuk meningkatkan produktivitas pertanian, Jumat (9/6/2023). Jalan berbentuk onderlagh dengan dimensi 300 x 3 meter ini menelan anggaran sebesar Rp91.250.000.

Kepala Desa Branti Raya, Rizal, mengungkapkan bahwa pembangunan jalan usaha tani ini merupakan wujud perhatian pemerintah desa kepada para petani di wilayahnya. “Peningkatan jalan usaha tani ini adalah bentuk dukungan kami kepada para petani,” katanya.

Sebelum pembangunan dimulai, diadakan uji coba lapangan yang dihadiri oleh Camat Natar, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta pendamping desa dan pendamping lokal desa Kecamatan Natar. Dalam uji coba tersebut, pendamping desa memberikan arahan teknis terkait tata cara pembangunan jalan onderlagh yang benar.

Menurut Arif, pendamping desa, seluruh proses pembangunan harus sesuai dengan desain dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), termasuk volume pekerjaan. Tahapan awal pekerjaan meliputi pemasangan tali panduan di sisi kanan, kiri, dan tengah jalan agar hasilnya lurus dan rapi. Selanjutnya, dilakukan penghamparan dan perataan pasir urug di area jalan yang akan dibangun.

“Setelah itu, pasang batu pokok berukuran 15/20 secara berdiri di sisi kanan dan kiri, serta dipasang tidur di bagian tengah,” jelas Arif. Kemudian, batu berukuran 10/15 dipasang berdiri secara rapat. Rongga atau celah di antara batu-batu tersebut diisi dengan batu berukuran 5/7 atau pecahan batu kecil. “Setelah semua pemasangan selesai, lakukan pemadatan menggunakan vibrator roller, lalu hamparkan pasir urug,” tambahnya.

Camat Natar, Supi’ah, mengingatkan pentingnya kelengkapan administrasi kegiatan dan pelaksanaan pekerjaan yang sebaik mungkin untuk menghindari potensi masalah di kemudian hari. “Mudah-mudahan jalan yang dibangun ini nantinya bermanfaat dan meningkatkan produktivitas pertanian di Desa Branti Raya,” harap Supi’ah. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga hasil pembangunan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah desa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 80 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Di Bawah Teduh Pepohonan, Tripika Pasimarannu Dampingi Warga Terdampak Gempa

15 Agustus 2026 - 12:07 WIB

Keteladanan 2 Kades di Biboki Selatan Tambal Jalan

14 Agustus 2026 - 16:34 WIB

Warga Dusun 2B Karang Sari Bangun Gapura Sambut HUT ke-81 RI, Semarakkan Desa HELAU

12 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Merah Putih di Gerbang Penyangga: Menjahit Swadaya Lewat Desa HELAU

11 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Pertahankan Ruang Hidup Pesisir, Nagari Ketaping Daulatkan Mitigasi Bencana

9 Agustus 2026 - 18:11 WIB

Tinggalkan Asumsi, RKP Banjararum 2027 Kini Berbasis Data!

9 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Musdes Penetapan ID Banjararum2.
Trending di KABAR DESA